CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption127


__ADS_3

Sampai di butik Anita memilih beberapa pakaian untuk acara minggu depan. Mengambil gambar dan mengirimkannya kepada Jimmy.


"Tuan, silahkan pilih salah satu," caption yang ditulis Anita pada gambar itu.


Chat itu segera mendapat balasan.


"Pilihlah salah satu Nyonya, aku akan memakai apa pun yang kau pilih," jawabnya.


Anita tersenyum lalu menentukan pilihannya dan memberikan pada pemilik butik.


"Ukuran ini sudah sangat pas denganmu Nona, kebetulan ya?" dia tertawa ringan.


Anita tersenyum senang.


"Yuki apa ini bagus?" tanya Anita.Yuki mengangguk


"kalau gitu tolong ambil gambarnya ya, akan ku kirimkan pada Jimmy." Yuki melakukan seperti yang diminta.Anita tersenyum kecil, tanpa make up berlebihan pun dirinya sangat cantik.Ia segera mengirimkan foto itu kepada suaminya.


"Oh my goodness honey, you so wonderful.I wanna go home and kiss you (Yaa ampun Sayang, sangat luar biasa.Aku ingin pulang dan menciummu)," balas Jim.

__ADS_1


"Lebay," jawab Anita.Jim mengirimkan emotikon mata berkaca kaca.dan Anita tertawa kecil melihatnya.


"Yuki, apa kau ingin pergi ke suatu tempat? Mumpung di luar rumah.Anggap saja liburan," tanya Anita.Yuki tersenyum, dalam hati ia merasa kasihan pada Nonanya itu.Tuannya begitu mengurungnya di dalam rumah.Aku bisa ke luar rumah semauku Nona, katanya dalam hati.


"Di mall XY ada kopi sangat enak Nona, apa kau mau? Kadang aku ke sana sama Jack," kata Yuki.


"Ayo," jawab Anita.Yuki segera menghubungi supir supaya menjemput merek.Tadi mereka hanya di drop sebab Edy harus standby di pabrik.


Corvin menghentikan mobilnya tepat di depan pintu butik dan segera membukakan pintu belakang untuk mereka.


"Ke mana Nona?" tanyanya.


"Corvin, kenapa dirimu yang menjemput kami? Apa di rumah tidak ada pekerjaan untukmu?" tanya Anita.


"Hari ini menjadi sopirmu adalah pekerjaanku. Ini adalah perintah Tuan Jimmy" jawab Corvin.


"Kenapa kepala keamanan menjadi sopirku? Tak akan ada yang menembakku atau menculikku," protes Anita.Corvin hanya diam tidak menjawab. Sesampai di Mall Anita dan Yuki segera turun.Mereka segera menuju ke kedai kopi yang sangat terkenal di mall itu.


"Silakan kau tulis pesanmu Nona," kata Yuki. Anita segera menuliskan pesanannya. Secangkir kopi hitam dan pastry kacang dengan butter. Anita memberengut kesal karena Corvin sudah duduk di meja sebelah juga sedang memesan kopi.

__ADS_1


Pesanan mereka segera datang, tiba tiba seorang laki laki tinggi, bekulit putih dan berwajah tampan menghampiri mereka.


"Anita? Kamu Anita kan?" tanyanya.Anita segera menoleh ke arahnya.


"Ah hai, Doglas kan ya?" balas tanya Anita. Pria itu segera mengulurkan tangannya dan Anita menyambut uluran tangannya sebentar lalu buru buru menariknya karena Corvin menatap tidak suka padanya.


"Anita,lama tidak ketemu.Kau sangat cantik sekarang, apa suamimu juga seganteng diriku?" tanya Doglas seraya duduk di depan Anita.Yang ditanya hanya tersenyum.


"Ada apa ketua OSIS berkeliaran di tempat ini? Apa kantormu di dekat sini?" tanya Anita.


"Kantorku tidak di sini Sayang, tapi di gedung seberang itu.Aku sedang ada Even di sini, lomba karya tulis remaja, pemenangnya akan di muat di majalah milikku.Kalau bagus ceritanya akan dibuat naskah dan difilmkan," katanya.


"Wah mau tuh, sayangnya aku bukan remaja lagi," Anita tertawa.


"Apa kau mau membantuku dalam even ini? Aku selalu terbuka untukmu Anita, karya karyamu dulu lumayan bagus.Apa kau masih sering menulis?" tanyanya.


"Masih, tapi tidak seintens dulu," jawab Anita. Doglas menyesap kopinya lalu mengambil ponsel Anita dan mengetikkan nomornya sendiri.Ia tersenyum lalu menyimpan nomor Anita dalam ponselnya.


"Tuan, kenapa anda tidak sopan pada Nona? Kau mengambil ponselnya tanpa izin dulu." Tangan Yuki bergerak cepat, tapi Doglas lebih cepat mengamankan ponselnya.

__ADS_1


__ADS_2