CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption149


__ADS_3

Jim menatap ke arah Marcel dan Corvin bergantian.


“Dari mana kalian mendapatkan foto foto lama ini?” tanyanya.


“Itu saya ambil dari brankas data milik keluarga Anggoro Tuan. Pria yang ada di foto itu akun medsosnya memang terkait dengan Tuan Bayu dan masih aktif berkomunikasi. Memang tidak terlalu sering.Ini adalah transkrip percakapan pesan mereka dalam setahun ini, Tuan Hiroshi selalu menanyakan apakah Tuan Bayu ada informasi tentang Nona Anita.Baru beberapa bulan ini Tuan Bayu membahas tentang Nona dengannya.” Jimmy mengepalkan tangannya saat membaca print out percakapan Bayu dan Hiroshi.Bayu menghianatiku geramnya dalam hati.


“Katakan siapa pria yang ada di sebelah kakekku ini,” perintah Jimmy.


Corvin tampak sedikit merasa ragu dengan perubahan sikap dari Tuannya itu.


“Anggoro Dharmawangsa adalah kakek Tuan Jimmy, yang di sebelah kakek Tuan Jimmy adalah Danuarta Dharmawangsa adiknya.Dia memiliki dua orang anak,laki laki dan perempuan.Alan Danuarta dan Kinanti Danuarta.Alan Danuarta adalah ayah Hiroshi.Dia menikah dengan seorang wanita Jepang.Saat ini Alan Danuarta dan istrinya tinggal di Tokyo, mengelola perusahaan farmasi milik keluarga istrinya.Hiroshi dan kakaknya Ryohei saat ini mengelola sebuah rumah sakit swasta yang cukup terkenal di Jogja.Itu adalah rumah sakit yang didirikan mendiang kakeknya beserta rekan rekannya.” Corvin menarik nafas panjang.


Sementara Jimmy masih tertegun menatap foto foto lama tersebut.Rahangnya tampak mengeras saat mengetahui kenyataan kalau Hiroshi yang pernah disukai Anita adalah anak dari sepupu ayahnya.


“Apa dia sudah berkeluarga saat ini?” tanya Jimmy lagi.


“Belum Tuan,hanya kakaknya yang sudah berkeluarga dan memiliki dua anak yang berumur sekitar delapan dan lima tahun,” jawab Corvin.

__ADS_1


“Cari tahu di mana dia tinggal dan dengan siapa saja dia berhubungan.Aku ingin informasi ini paling lambat besok siang.Temui pak Firman dan tanyakan padanya,apa saja yang Daddy bicarakan dengan Hiroshi waktu itu,” kata Jimmy.


“Baik Tuan,kami permisi.” Corvin dan Marcel beranjak pergi.


“Marcel, tempatkan beberapa orang kita dalam perusahaan yang baru diakuisisi.Tidak perlu perubahan direksi terlebih dahulu.Sediakan laboratorium kimia untuk pengecekan bahan baku yang masuk tanpa terkecuali.Periksa juga tempat penyimpanannya. Apa ada kesulitan mengenai ini?” kata Jimmy sebelum mereka ke luar.


“ Tidak Tuan,akan saya bicarakan hal ini dengan Hans dan Tuan Jack,” jawab Marcel.


“Corvin, ganti petugas keamanan gerbang dengan orang orang kita.Awasi gerak gerik petugas keamanan perusahaan yang sekarang.Aku mencurigai bahan baku terkontaminasi sesuatu yang mengakibatkan kegagalan produksi.Perbanyak juga CCTV mikro wireless tanpa sepengetahuan siapa pun di perusahaan.Ganti semua password server.Liburkan semua pegawai selama tiga hari kecuali bagian marketing,gudang dan pengiriman.Petugas keamanan juga liburkan semua,” kata Jimmy.


“Baik Tuan,” jawab Corvin dan Marcel bersamaan.


Jimmy segera membereskan berkas yang diberikan Corvin dan memasukkannya ke dalam brankas.


Ia bergegas menemui Anita di kamarnya.Ia melihat istrinya itu sedang duduk menyandarkan punggungnya di kepala ranjang.Jim duduk di sebelahnya dan memeluknya.Anita mendaratkan ciuman singkat di pipinya.


“Apa yang kau baca?” tanya Jimmy.

__ADS_1


“Hmm, komik.Aku mengambilnya di perpustakaan tadi.Ini belum pernah aku baca,penasaran saja.Ini koleksimu kan?” tanya Anita.Jim melihat ke atas nakas,ada setumpuk juga.


“Komik itu aku beli tapi belum pernah membacanya. ini ada tiga puluh lebih serinya. Sayang, kau tidak akan tidur sampai pagi kalau bawa sebanyak ini.”


Anita hanya menyeringai, ia segera meletakkan komiknya dan memeluk suaminya.


“Anita.”


“Hmm?”


“Apa kau masih sering mengingatnya?”


“Mengingat apa?” tanya Anita.


“Hiroshi,” jawab Jimmy. Anita melepaskan pelukannya tapi Jim tidak mau membiarkannya.


“Kaulah yang membuatku teringat padanya.Apa kau masih merasa cemburu padanya? Ayo lah Suamiku, Semua milikku sudah kau ambil, bahkan aku tidak sanggup memalingkan wajahku darimu,” kata Anita.Jimmy tersenyum, hatinya mulai menghangat.

__ADS_1


“Siapa yang mengajarimu merayu ha?” Jim mencium lembut bibir istrinya.Anita hanya tersenyum manja.


“Tidurlah, aku akan lanjut ngobrol sama Jin Su,” Jim menyelimuti Anita lalu beranjak pergi dari kamarnya.


__ADS_2