CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption16


__ADS_3

Jim meletakkan bantal di punggung Anita supaya ia bisa bersandar dengan nyaman. Diambilnya teh hangat di meja dekat tempat tidurnya dan meminumkannya ke mulut Anita.


"Kau ada di rumahku, di kamarku,di tempat tidurku yang sebentar lagi juga menjadi tempat tidurmu.Jim mengetik sesuatu di ponselnya.Beberapa saat kemudian muncul seorang wanita dengan pakaian rapi membawa makanan."Masih ada yang lain Tuan?" tanyanya.


"Nanti kalau perlu aku panggil Yuki," jawab Jim.Wanita itu pun pergi dan menutup pintu tanpa suara.Jim mengambil jus dan meminumnya.Setelah meletakkan kembali gelasnya, ia mengambil semangkuk bubur ayam dan menyuapkannya ke mulut Anita.


"Habiskan, kau tidak makan dari siang bukan?" Anita merengut kesal.


"Adikmu itu yang membuat hidupku hampir tamat." Jim menyuapkan lagi sesendok bubur.


"Dia malah tidak makan seharian,Anita,jangan marah padanya.Dia hanya makan sepotong roti dan dua cangkir expresso sebelum pergi denganmu.Julian hanya melakukan seperti instruksiku,jangan salahkan dia.Aku mengerjainya kemarin malam?" Jim tertawa kecil.Anita melihat wajah Jim, eh dia bahagia mengerjai semua orang.


"Jangan sering menindas bawahanmu, kalau tidak bisa tidur ya cari cara supaya bisa tidur. Bukan membangunkan semua orang seperti itu," gerutu Anita.

__ADS_1


"Ko tahu? Julian pasti ya."


"Iya dia menyalahkanku," jawab Anita.Jim tersenyum tipis.


Anita mulai merasa ada yang aneh dalam dirinya.Ia meraba pakaiannya.


"Hei kenapa kau ganti pakaianku waktu aku pingsan?Apa yang sudah kau lakukan padaku?" Anita memeriksa bagian dalam bajunya,meraba bawah perutnya,tidak terasa sakit.Jim tertawa ngakak sambil memegangi perutnya.


"Aku tidak tertarik melakukannya waktu kau tidak sadar.Aku lebih bahagia kalau kau sendiri yang memintaku memasukkan milikku ke dalam sini," Jim menunjuk bawah perut Anita.Gadis itu memukul lengan Jim dan mengambil mangkuk bubur ayam yang ada di tangannya.Terdengar suara ketuka di pintu, Jim menyuruhnya masuk.Jack masuk dan berdiri di samping Jim.


"Ok Sir, I will rearrange the guards for monitoring," jawab Jack.


"Thanks Jack, you help me so far.I promise will give you a long vacation after all clear and finished." Jim berdiri dan menepuk pundak Jack.Lelaki bule itu tersenyum.

__ADS_1


"I won't leave you in a big problem Sir.Enjoy your time."Jack beranjak ke luar pintu.


Anita meletakkan mangkuk kosong di meja samping tempat tidur.Anita melihat kakinya, ia merasa risih karena celana yang dipakainya terlalu pendek.


"Jim, yang kupakai ini baju siapa?"tanya Anita.


"Aku yang membelinya beberapa hari yang lalu.Kenapa? kekecilan ya?"Jim tertawa jahil.


"Jim apa aku harus tidur di sini? Sebaiknya aku tidur di kamar Yuki saja," kata Anita kemudian.Jim tampak kesal.


"Coba saja, aku akan mengusir Yuki dan tidur di sana bersamamu.Lagipula siapa yang ingin menghabiskan malam ini bersamaku?" Anita kembali memukul lengan Jim, tetapi tangan kecil itu segera digenggam erat olehnya.


"Anita,ayo kita habiskan malam ini bersama, hanya kau dan aku.Aku ingin mencurahkan rasa cintaku padamu, yang terpendam dari lebih dari sepuluh tahun yang lalu.Malam ini akan kulepaskan kebekuan dalam hatiku."

__ADS_1


Jim melumat bibir Anita tanpa ampun, gadis itu berusaha melepaskan diri namun lengan kekar itu tak membiarkan dirinya bebas.


__ADS_2