CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption88


__ADS_3

Jim merenggangkan tubuhnya.


"Sayang aku mandi dulu,ayo kita shalat dulu baru makan.Cepatlah aku sudah lapar," Jim bergegas naik ke lantai dua.Anita segera mematikan kompor dan menyusulnya.Bu Minah segera membereskan semua kekacauan di dapur karena aktifitas memasaknya.


Terdengar suara shower di kamar mandi, Anita menciumi bajunya sendiri,bau cumi. Ia segera melepas pakaiannya dan memakai kimononya. Jim yang baru ke luar kamar mandi tertegun melihat Anita berpakaian seperti itu.


"Apa kau ingin ..." Jim segera mendekatinya.


"Aku ingin mandi,bajuku bau cumi jadi kulepas," Anita berlalu melewati suaminya dan berjalan nenuju kamar mandi. Jim yang tak mau kehilangan kesempatan segera menyusulnya.


"Klekk," Anita menjerit kaget.Tiba tiba saja Jim masuk dan mengunci pintunya.


"Jim, mau apa? Kau sudah mandi kan?"rungut Anita.


"Aku mau mandi lagi.Gerah sekali," tanpa permisi Jim ikutan nyebur ke dalam bath tub.

__ADS_1


"Apa apaan ini, siang siang masa mau gituan. Lapar ni belum makan," gerutu Anita.


"Aku ingin membantumu mandi, aku ini baik hati lho?" Jim mengambil shower puff dan nenuangkan sabun cair milik Anita.Dengan lembut diusapnya punggung mulus Anita. Sesekali ia nembuat gigitan gigitan kecil yang menimbulkan bekas kemerahan.Anita tidak lagi melawan dan hanya diam menikmati sentuhan suaminya.Anita mengangkat kedua tangannya dan meraih tengkuk suaminya dengan posisi membelakanginya.Jim segera bermain bebas di area dada istrinya.Suara lenguhan Anita keluar dari bibirnya.Jim mengulum bergantian puncak dada Anita.


"Do you want it Baby?" Jim mencondongkan tubuh Anita ke depan.


"Yes Hubby do it, aahh," tanpa menunggu Jim menyerang Anita dari belakang.


Itu menjadi pertempuran yang paling melelahkan buat Anita, karena Jim menyerangnya tanpa ampun.Setelah mendapatkan pelepasannya Jim mencium bibir Anita dengan lembut.


"Yah,mandilah.Aku ingin berendam sebentar" jawab Anita. Jim meraih tombol pembuangan dan mengganti dengan air hangat yang baru.


Anita berendam sambil memejamkan matanya.Jim yang sudah selesai mandi segera ke kamarnya untuk mengganti pakaian.


"Sayang,apa masih lama?" Jim membuka pintu kamar mandi.Anita tampak sudah memakai kembali kimononya.

__ADS_1


"Tunggulah di musolla, sebentar lagi menyusul," katanya.Anita segera mengambil air wudlu dan mengganti pakaiannya.


"Jack, kau sudah di sini?" tanya Anita saat tiba di lantai atas.Jack tersenyum.


"Ayo Sayang,cepatlah," kata Jim supaya Anita segera masuk.Jack segera memimpin shalat. Setelah itu mereka bergegas turun ke meja makan.Bu Aminah tampak mempersiapkan makanan di meja makan.


"Sayang, aku akan ke tempat Julian sekarang. Tolong siapkan makanan yang akan aku bawa untuknya," kata Jim seraya menyendokkan makanan ke mulutnya.Ia tampak makan dengan sangat lahap menikmati kari buatan istrinya.Rupanya Jack juga tak kalah banyak makannya.Anita tersenyum senang dan meletakkan dua kotak makanan yang akan dibawa untuk Julian.


"Selain kari aku juga bawakan lima potong pastry dan butter untuknya," kata Anita.


"Baiklah,Ayo Jack." Jim bergegas menuju ke atap gedung dan Jack mengikutinya.


"Nona, mungkin kami sampai malam,jadi tidak usah menunggu kami," kata Jack.


"Okey, hati hati ya," Jim menyalakan mesin heli dan bilah ratornya pun mulai berputar semakin cepat.Anita melihat dari kejauhan kepergian suaminya dan Jack.

__ADS_1


Sebenarnya dia sangat penasaran kenapa Jim begitu buru buru menemui Julian.Akhirnya Anita hanya memendam rasa penasarannya dan turun ke bawah untuk makan siang.


__ADS_2