CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Captìon27


__ADS_3

Jim meminum segelas air jeruk yang tadi dibuatnya dan membiarkan segelas lagi tetap di nampan.Tak lama setelah itu Arman menyajikan dua piring sandwich di depan majikannya.


"isi daging cincang lada sama garam kan?" tanya Jim,Arman mengangguk, Jim memberi isyarat kalau dia boleh pergi.


"Yuki," Jim meletakkan satu piring di atas nampan.Yuki segera menghampiri Jim yang sedang menikmati sandwichnya.


"Taruh di atas nakas, jangan sampai Nona terbangun." Yuki segera menjalankan seperti yang diperintahkan Tuannya.Ia membuka pintu pelan dan berjalan tanpa suara, ia meletakkan nampan di atas nakas.Ia meletakkan tulisan tangan Tuannya di bawah gelas supaya terbaca waktu Nonanya bangun. Saat Yuki kembali ke meja makan, Jim sudah tidak lagi di tempatnya.


Sementara itu di dalam kamar, Anita mengerjapkan matanya, kepalanya masih pusing.Ia melihat jam di ponselnya, Anita kaget karena sudah jam delapan lebih.Ia menggerutu karena Jim pergi tanpa membangunkannya.Alarm di ponselnya juga mati, mungkin Jim yang mematikannya. Sedikit gontai ia berjalan ke kamar mandi, ia merasakan ganjalan saat dirinya berjalan.


"Aduh beneran bengkak nih,kau membuatku susah berjalan Jim, kenapa harus sekencang itu melakukannya." Anita membuka pintu kamar mandi, ia terdiam di tepi bathtub yang penuh kelopak bunga mawar, ada lilin aroma terapi di sisi bathtub, harum sekali.Anita mulai mengompres bagian bawah perutnya dengan air hangat dan segera berendam setelah dirasa cukup.Anita cepat cepat membilas tubuhnya karena sudah terlalu siang.Ia membalut tubuhnya dengan handuk dan kembali ke kamar untuk berganti pakaian.Ia tersenyum melihat air jeruk dan sandwich di atas nakas, ia segera mengambil memo yang diletaķkan di bawah gelas.

__ADS_1


"Sayang, aku dan Jack harus pergi pagi2 untuk urusan usahaku di USA.Mungkin sore baru kembali karena harus pergi ke beberapa tempat.Jeruknya diminum ya,I made this with love.Jangan lupa sarapan dan itu kesayanganku jangan lupa dikonpres atau nanti tunggu aku saja. I love you,Jim." Anita terkekeh kecil.Anita mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan untuk Jim.


"Kesayanganmu sudah tidak apa apa Tuan. Thanks for loving me." Anita meletakkan ponselnya kemudian beranjak ke kamar ganti.


Tiba tiba ponselnya berbunyi, Jim menelpon dengan video call.


"Hai," sapanya.


"Baru minum air jeruknya, enak.Jangan bilang kau membuat keributan di dapur ya," jawab Anita, Jim tertawa.


"Aku mengacak acak dapur tadi.Sayang, kau suka air mawarnya? Itu tadi aku ambil dari kebun belakang.Mumpung pak Pur lagi nggak ada." Anita tertawa.Dasar, siapa yang berani melarang singa sepertimu, gumam Anita.

__ADS_1


"Iya aku suka.Sayang dah ya aku mau ganti baju,Arron pasti sudah menunggu balasan emailku."


"Baiklah, nanti tunggu aku pulang ok.," Anita mengerlingkan mata kemudian menutup telponnya.


Sementara itu di dalam mobil Jim berkali kali membuang nafas dan memegangi dadanya. Jack yang duduk di sebelahnya hanya tersenyum melihat tingkahnya.


"Oh Jack, I feel so crazy now.I can't live without her even one minute.Thanks for CCTV in my room.I can see her whenever I want," Jack tersenyum.Ia tahu kalau tuannya itu sedang mabuk cinta.Jadi ia memasang beberapa CCTV di ruang kerjanya yang sekarang dipakai Anita dengan server tersendiri.


"But I think now you have to more control your emotion.You are really posesif now. Better make her feel really comfort with you," kata Jack menasehati.


"Yes you right.You always right Jack," kata jim sambil menepuk pundak Jack.

__ADS_1


__ADS_2