CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption136


__ADS_3

Jim tersenyum senang saat berhasil mengusir semua orang dari rumah Anita.


"Kenapa senang begitu? Apa tidak ke kantor?" tanya Anita.


"Aku jadi pemalas setelah bersamamu, aku sudah cukup bekerja keras selama ini. Kau juga tidak pernah membelanjakan uangku. Jadi untuk apa aku bekerja keras, aku sudah malas menghitung berapa jumlah uangku. Sekarang aku hanya ingin menghabiskan waktuku bersamamu," jawab Jim seraya meraih tubuh Anita dan mendudukannya di pangkuannya.


Anita mengalungkan tangannya di leher suaminya dan membelai rambut coklatnya.


"Kau ingin melakukan apa kalau tidak ke kantor hari ini?" tanya Anita.


"Kita jalan ke kebun Apel, kebun Strowbery. Aku ingin menemui pemiliknya.Aku ingin mengajak kerjasama setelah pabrik pengolahan susu sudah selesai proses akuisisi," jawab Jim.


"Apa tempatnya jauh?" tanya Anita.


"Tidak, sekitar satu jam dari sini." Tangan Jim sudah mulai nakan masuk ke dalam baju Anita.Ia hanya diam saja membiarkan Jim mempermainkan area sensitif di tubuhnya. Anita hanya diam menyembunyikan wajahnya di ceruk leher suaminya.Ia berusaha keras membungkam mulutnya supaya tidak mengeluarkan suara apa pun.Jim tersenyum merasakan getaran tubuh istrinya.


"Apa yang kau rasakan?" tanya Jim seraya membelai area sensitifnya di bawah sana.


"J Jim, Mmhh aku.." Anita semakin tak kuasa menahan hasratnya.


"Tidak perlu menahannya,aku sudah mengusir mereka kan.Kau boleh berteriak semaumu." Jim melucuti semua pakaian Anita lalu membawanya ke meja makan.

__ADS_1


"Mau apa ?" tanya Anita.


"Melakukannya di sini, di kamarmu kurang luas," Jim mendudukkan Anita di atas meja makan lalu melepas pakaiannya sendiri.


Jim kembali memankan tangannya di area sensitif Anita yang langsung disambut dengan desahan seksi istrinya.


"Jimmy, aku menginginkannya," kata Anita seraya memegang erat bahu suaminya.Jim menyeringai penuh kemenangan.


Ia segera menyatukan tubuh mereka yang membuat Anita mendesah nikmat tanpa henti.


Tiba tiba terdengar suara mobil dan motor berhenti di halaman rumah Anita.


"Shit! Cepat sekali mereka datang," umpat Jim. Ia segera mempercepat gerakannya hingga membuat Anita berpegangan eret pada ujung meja makan miliknya.


"Selamat pagi Tuan," seorang pelayan dan dua pengawal masuk ke ruang tamu.


"Hai pagi, kalian sudah sarapan?" tanya Jim.


"Sudah Tuan.Apa Tuan akan langsung pergi?" tanya salah seorang pengawal.


"Agak siangan dikit,apa kalian bawa mobilku?" tanya Jim.

__ADS_1


"Iya Tuan, ini kunci sama STNKnya." Pengawal itu memberikan benda yang dimaksud kepada Jimmy.


"Thanks," kata Jimmy setelah menerima kunci mobilnya.


"Terima kasih Tuan," kata pengawal itu lagi.


"Untuk apa?" tanya Jim.


"Karena sudi berbicara dengan saya," jawab pengawal itu.


Jim terkikik mendengar jawaban pengawalnya.


"Hei aku ini manusia bukan patung, kau juga manusia bukan pohon.Aku juga punya mulut, jadi tidak perlu berterima kasih kalau aku berbicara padamu." Jim kembali tertawa.


Pengawal itu tersenyum melihat Tuannya bisa tertawa seperti itu. Anita ke luar kamar dengan membawa handuk dan menghampiri suaminya.


"Jangan keras keras kalau tertawa, nanti bisa bisa pak RT datang ke sini dikira ada apa," kata Anita seraya memberikan handuk untuk suaminya supaya mandi.Tanpa protes Jim segera pergi mandi.


"Nona, terima kasih sudah membuat Tuan muda seperti sekarang," kata pengawal itu lagi.


"Dia hanya butuh istri galak sepertiku," kata Anita.Keduanya kemudian tertawa.

__ADS_1


"Hei aku dengar apa yang kalian katakan," teriak Jim dari kamar mandi.Anita dan pengawal itu kembali tertawa.


__ADS_2