CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption90


__ADS_3

Julian meminum kaleng ke dua dan menandaskan isinya.


"Aku sangat kecewa padamu, kenapa akhir akhir ini kau sering meninggalkanku.Tidak berbagi masalah denganku.Merahasiakan banyak hal padaku." Julian memgusap air mata di ujung matanya.


"Kau bahkan menikahi Anita tanpa memberitahuku.Meminta ayahku memanggilku pulang malam itu.Dan tidak mengizinkanku masuk ke rumahmu kemarin. Aku harus tahu diri untuk tidak dekat dekat lagi padamu," lanjut Julian.


"Kenapa kau tidak mencari tahu kenapa aku melakukan itu,Julian?" tanya Jim.


"Untuk apa? Sudah jelas kau tidak mengingin kan aku di dekatmu," jawab Julian.


"Karena aku sangat menyayangimu.Ini pertama kalinya aku tidak memberikan apa yang kau inginkan dariku.Kau akan seratus kali lebih terluka kalau kau ada di sana waktu itu," kata Jim.


"Memangnya apa yang kuinginkan darimu?"

__ADS_1


"Kau menginginkan hidupku,Anitaku," jawab Jim.Julian hanya tertunduk.


"Kalau kau menginginkan Impack International menjadi milikmu,atau perusahaanku yang ada di USA, akan kuberikan seluruh sahamku padamu. Kau meminta seluruh hidupku, tentu saja tak akan kuberikan Julian."


"Kau merasa seperti itu? Bagaimana kau tahu aku menginginkan Anita?" tanya Julian.


"Aku tidak terlalu bodoh untuk tahu hal itu. Dari kecil apa kau pernah menginap di rumahku?"


"Tidak, aku benci rumahmu" jawab Julian.


"Sejak saat itu, kau tidak pernah lagi membawa wanitamu padaku.Aku tak pernah melihatmu buru buru pergi menemui Desi, Alina,Sofia dan entah siapa lagi namanya. Kau lebih senang menghabiskan waktumu di rumahku walau hanya sekedar mengusili Anita atau makan malam, makan siang atau sarapan.Julian,aku tidak mau kau merasakan sakit yang lebih dalam karena Anita hanya milikku."


"Apa salah kalau aku jatuh hati padanya? Dia memang tidak secantik wanita wanitaku. Tapi bisa menahanku untuk berlama lama di rumah tidak dimiliki oleh wanita lain.Apa salah aku menyukainya Jim?"

__ADS_1


"Kau akan terluka,karena aku dan dia saling memiliki perasaan yang kuat dari dulu.Aku juga tidak akan merelakan siapa pun mengambilnya dariku walau pun itu dirimu atau Arron." Jim bangkit dari duduknya. Jim pergi ke ruang tamu untuk mengambil makanan yang dibuatkan Anita untuk Julian.


"Ini titipan dari Anita untukmu,aku masih berbaik hati mau membawakannya untukmu. Kata Anita kau boleh membuangnya kalau tidak suka." Jim meletakkan dua kotak itu di hadapan Julian.


"Kepalaku masih pusing, aku tidak ingin makan," kata Julian.Jim membuka penutup dua kotak tersebut.


"Ini semua dia yang buat,isilah perutmu sedikit lalu tidur.Kata Gustaf kau tidak makan dari kemarin."


Julian mengambil sendok dan garpu yang sudah disediakan Anita.Julian membuka penutup kedua yang ada di kotak yang berisi kari.Julian memakan sediķit, Jim tersenyum melihat Julian akhirnya menghabiskan makanannya.


"Ini Pastry buatannya,makanlah nanti setelah kamu bangun tudur.Sekarang tidurlah, kalau sudah merasa baikan kau bisa kembali bekerja.Untuk saat ini, kuberikan cuti sepanjang apa pun yang kau mau." Jim beranjak ke ruang tamu.


"Jack,apa sudah kau buang ke closet isi whiskynya?"

__ADS_1


"Sudah," jawab Jack.


"Ayo kita kembali ke green house." Jim ke luar dari villa itu.Jack menerbangkan heli menuju ke green house.


__ADS_2