
Jim tidak mau mempedulikan teriakan Anita.Ia terus saja memilah milah beberapa lingerie yang dulu ia belikan untuk wanita yang sekarang menjadi istrinya itu.
"Suamiku,"Jim reflek menoleh dan tersenyum.
"Iya Sayang,gitu lebih mesra manggilnya. Pingin apa, dicium atau diapain?" Anita mendekatinya.
"Cukup ya, kalau yang dibawa cuma baju seperti ini aku bisa masuk angin." Anita menepikan beberapa baju seksi yang dimasukkan Jim ke dalam kopernya.Tapi tangan Jim sudah mencegahnya.
"Boleh nambah tidak boleh dikurangi.Ini pakaianmu yang aku sukai.Sekarang ambil pakaian yang kamu sukai dan cepat masukkan."Jim mengerucutkan bibirnya. Anita segera mengambil beberapa potong pakaian casual dan beberapa cardigan miliknya.Setelah memasukkan ke dalam koper Anita bermaksud nenarik handlenya,tapi Jim segera menahan dan menutup koper tersebut.Jim memanggil seorang pelayan dengan ponselnya.Beberapa saat kemudian seorang pelayan datang.
"Serahkan pada Lucas,suruh masukkan ke Heli," Jim memberikan koper Anita,dan pelayan itu membawanya pergi.
__ADS_1
"Sampai segitunya,"gerutu Anita.Jim mengambil koper miliknya sendiri.Mengambil beberapa T shirt, polo shirt,celana jeans, hoodie,celana pendek,dan beberapa kaos slim fit lengan pendek.Setelah itu Jim menutup kopernya.
"Yakin nggak ada yang ketinggalan?" tanya Anita.Jim tertawa usil.
"Bra?"
"CD mu Suamiku," kesal anita.
"Celana Dalam bukan Compact Disk," kesal Anita.jim terkikik.
"Sudah lah, mana mungkin aku lupa benda keramat itu." Jim tertawa melihat pipi Anita menggembung kesal.Jim menarik handle kopernya dan beranjak ke luar dari ruangan itu sementara Anita mengikuti dibelakangnya.
__ADS_1
Jim segera menyambar handuknya dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Beberapa saat kemudian ia sudah ke luar dan berganti pakaian.
"Aku ke masjid dulu ya,Mandilah dan bersiap. Kita langsung pergi setelah ini," katanya lalu buru buru pergi.Dengan malas Anita pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Selesai mandi Anita segera ke kamar ganti. Dipilihnya sebuah slim fit warna pastel dan sebuah Cardigan warna senada.Sebuah celana Jeans berwarna biru mentah kesukaan nya.Setelah mengeringkan rambutnya,Anita merias wajahnya dengan lipstick pink muda yang sangat pas di bibirnya.Menyapukan bedak two way cake merk terkenal yang dibelikan Jim beberapa waktu yang lalu. Anita menghela nafas, dirinya juga bingung bagaimana suaminya itu tahu barang barang yang pas dengan dirinya. Ia memasukkan beberapa alat kosmetik ke dalam tasnya. Dompet,ponsel dan beberapa kebutuhan lainnya ke dalan tas selempang miliknya. Beberapa saat kemudian Jim datang dengan membawa makanan untuk makan siang Anita.Ia mencium pucuk kepala Anita.
"Istriku,kenapa kau semakin menggemaskan? Aku jadi pingin nambah liburan jadi dua minggu,sekalian berusaha keras untuk membuat Jimmy Junior," katanya seraya menyuapkan makanan ke mulut Anita.
"Nggak mau, bisa pingsan ratusan kali aku kelamaan liburan.Selama tidak melakukan aktifitas kantor,kau pasti nganggur dan terus mengusiliku," jawab Anita.Jim terkekeh.
Anita mengenakan sepatu pantofel flatnya, dan mengambil dua buah sandal santai untuk dipakai di sana nanti.Ia menasukkannya ke dalam sebuah paper bag.
"Aku mencintaimu, kenapa perasaan itu selalu menggebu setiap hari Anita.Aku sangat bahagia akhirnya hari ini bisa memilikimu seutuhnya," Jim meletakkan piring di atas nakas karena ponselnya berbunyi.Ia melihat ponselnya sebentar.
__ADS_1
"Ayo Sayang, Lucas dan Jack sudah menunggu kita di atap." Jim meraih tangan Anita beserta paper bag miliknya.