
Setelah beberapa hari di Jersey City,akhirnya Jimmy dan Anita bertolak ke New York.Setelah semua urusan dengan Steve dan Fara selesai,dengan perasaan lega Anita meninggalkan sahabatnya itu.Jimmy mentransfer dua ratus ribu US dollar ke rekening Fara atas permintaan Anita walau pun Fara bersikeras menolak.Anita memgancam akan meminta Jimmy membatalkan kerjasama dengan Steve kalau Fara tidak mau menerimanya.Anita hanya ingin Fara punya pegangan uang kalau suatu saat terjadi masalah yqng sama,walau Anita tidak berharap kejadian semacam itu terulang.Jimmy juga meminta ayahnya mengundur waktu sehari karena menunggu Steve segera menerbitkan Obligasi supaya ia bisa segera mentransfer dana pinjaman ke dirinya.
Sebelum masuk ke area pesawat,Anita menciumi Charlie yang sangat lucu.Dan mengatakan kepada Brian untuk menjaga Mami dan adiknya.Brian tersenyum saat Anita mencium pipinya. Ia tampak sangat menyukai Anita, beberapa hari di rumahnya,ia mendapatkan semua barang dan mainan yang sangat diinginkannya.
Saat tiba di New York,Nora menjemput merekan di Bandara.Seperti biasa Nora selalu heboh kalau ketemu Anita. Ayah dan ibu mertuanya memginap di hotel sementara Jimmy dan Anita menginap di rumah Nora.
Julian Anggoro juga sibuk melakukan pertemuan bisnis dengan kolega koleganya di New York.Sementara Jimmy melakukan transaksi saham di Wall Street bersama Darren dan Jack yang menyusulnya langsung dari Boston.
Sementara itu Anita membantu Nora di kantornya.Jin Shu sangat senang karena Anita berhasil meyakinkan ayahnya supaya tidak memaksanya buru buru menikah,asalkan dia tidak menolak dikenalkan dengan beberapa pilihan ayahnya.Shu Ruan,ayah Jin Shu sangat senang berbicara dan bercerita banyak dengan Anita.Ia masih ingat saat menjadi CEO di Impack International, Anita adalah karyawan baru.Ia hanya beberapa bulan saja di Indonesia saat itu menggantikan kakek Jin Shu yang sedang sakit.Walau pun sebelumnya ia selalu bergantian beberapa tahun sekali menjadi CEO di perusahaan itu. Sampai akhirnya Jin Shu yang harus menggantikan kakeknya karena sakit yang berkepanjangan.Kakek Jin Shu adalah teman akrab Julian Anggoro dan ayah Jack.Jimmy menjadi lebih akrab dan menjadi rekan bisnis ayah Jin Shu setelah kakek Jin Shu meninggal dunia. Karena pada saat ditinggal oleh kakek Jin Shu,perusahaan mereka yang di Amerika menjadi tidak stabil dan Julian Anggoro meminta Jimmy untuk membantu mereka.
Suatu kebetulan yang luar biasa, orang orang kepercayaan Jimmy menemukan Anita bekerja di Impack International milik Shu Ruan ayah Jin Shu.
Setelah lima hari di New York,mereka kembali ke Chambridge dan mendarat di terminal milik keluarga Mc.Clear.
Anita langsung minta pulang karena merasa kurang enak badan.Sementara ayah dan ibu mertuanya masih tinggal di kediaman Mc.Clear.
Sampai di rumah Jimmy langsung membalurkan minyak kayu putih dan memijit ringan punggung istrinya.
"Aku ingin tidur,Jim," kata Anita.
"Ya,akan kutemani."
Jimmy memindahkan kepala Anita di lengannya.Dengan lembut diciuminya pipi,mata,hidung dan bibir Anita bergantian.Anita yang sangat mengantuk hanya bergumam sebentar lalu tertidur pulas.***
Pagi sekali Jimmy mengajak Anita jalan ke luar.Suasana jalan agak sepi karena weekend.Jimmy memarkir mobilnya dan mengajak Anita berjalan kaki di sekitar Jembatan Chambridge.Banyak orang berlalu lalang dan ada beberapa orang yang berperahu.
"Di sini dulu aku sering nongkrong sama Jack dan teman teman kalau lagi nggak ada kerjaan," kata Jimmy.
"Kapan Jack kembali ke Indonesia?" tanya Anita seraya mengutak atik ponselnya.
"Entahlah,tergantung Laura sepertinya. Bisa juga dia tidak kembali.Terserah dia lah,aku harus sedikit pusing kalau Jack tidak mau kembali ke Indonesia," jawab Jimmy.
"Sebentar lagi dua satelitku akan diluncurkan,salah satunya adalah satelit yang akan kugunakan untuk media.Jadi aku berencana untuk mendirikan sebuah stasiun televisi dan juga menyewakannya. Aku butuh Lucas untuk mengurusnya. Castle Food juga sangat membutuhkan pimpinan seperti Jack,Marcel akan kewalahan kalau tidak ada dia. Sementara Hans akan bekerja denganku," kata Jimmy.
"Jim,setelah pulang aku ingin bekerja. Dua bulan saja ya.. Aku pasti bosan ada di rumah," pinta Anita.
"Tapi perutmu sudah sebesar ini,nanti kita tanya Mom dulu ya,bahaya nggak kalau kamu bekerja," kata Jimmy.
"Ya,Laura itu seorang Accounting sama denganku.Kalau dia ikut ke Indonesia kan bisa bantu Yuki.Dia juga bagus bahasa Indonesianya,dia mengajar anak anak yang ingin belajar bahasa Indonesia. Muridnya lumayan banyak,dari Indonesia juga banyak lho,dia ngajar bahasa Inggris," kata Anita.
"Laura sudah lama belajar bahasa Indonesia,dia memang ambil kelas khusus bahasa Indonesia.Dia sudah bertekad ikut ke manapun Jack pergi. Yang pasti Jack pasti tinggal di mana pun aku tinggal.Sepertinya Laura akan cocok denganmu," kata Jimmy.
"Kita di Eropa sebentar saja ya,kapan kita berangkat?" tanya Anita.
"Lusa,sepertinya Lucas bakal maksa ikut. Kemarin waktu di New York Darren mengeluh padaku habis bertengkar dengan Lucas.Dia ngotot ikut pergi ke Eropa meskipun ibunya nangis nangis."
"Kalau dia nggak ikut,siapa dong yang terbangkan pesawat?" tanya Anita.
"Ada Rony dan Faisal kan? John juga bisa.Mereka semua juga punya lisensi," jawab Jimmy seraya mengangkat ponselnya yang berbunyi.
"OK,Dad," kata Jimmy seraya menutup telponnya.
"Ada apa?" tanya Anita.
"Daddy menyuruh kita pulang,keluarga Mc.Clair datang semua ke rumah," kata Jimmy seraya menyingkirkan anak rambut di dahi Anita.
"Ayo," kata Anita seraya memeluk lengan Jimmy.
Jimmy tersenyum dan mencium dahi Anita.Ia segera memeluk erat istrinya itu.
"Berjanjilah padaku untuk tetap bersamaku seumur hidupmu,Anita."
"Aku akan bersamamu selama kau menginginkannya.Jawabanku akan sama seperti itu," jawab Anita.
"Tentu saja,aku selalu mnginginkan kau ada bersamaku,dalam keadaan susah maupun senang,sehat maupun sakit, menjadi jelek dan keriput sekalipun," kata Jimmy.Anita tertawa sampai gigi kelincinya kelihatan.
Jimmy melajukan mobilnya ke suatu tempat.Ia berhenti di depan sebuah karavan yang menjual sosis bakar dan hot dog yang berisi rendang.
"Mas,bungkus paket komplit sepuluh ya," kata Jimmy.
Anita hanya melongo Melihat Jimmy memanggil mas pada seorang cowok bule yang sedang sibuk melayani pelanggan.
"Woke," jawab pria itu lucu. Anita tertawa sambil mengelus perutnya.Amit amit jabang bayi pikirnya.
__ADS_1
"Saya lama tinggal di Jogja,so tidak masalah dipanggil Mas," katanya seraya melihat ke arah Anita.
Anita tertawa lagi karena logat bicaranya terdengar lucu.
Beberapa saat kemudian datang seorang pria yang lebih Indonesia sambil menenteng box putih.
"Josh,kamu nggak bikin kacau kan? Awas ya pelangganku kabur semua," katanya.
"Nggak,banyak yang beli.Joshua ganteng sekali," katanya.
"Udah pulang ono, dicari mak lu.Mas Jimmy pesan apa ya?" tanyanya.
"Paket komplit Van,sepuluh," jawab Jimmy.
Pria itu dengan cekatan membuatkan pesanan Jimmy dibantu oleh Joshua si mas bule.
Jimmy memberikan lima lembar uang seratus dollar kepada penjualnya.
"Kebanyakan Mas Jimmy," katanya.
"Sudah,buat tambahan uang transport. Thanks ya," kata Jimmy seraya membawa satu kantong penuh kotak hotdog dan sosis bakar.
Saat di perjalanan Anita makan satu hotdog isi sosis campur Rendang pedas manis.
"Kamu kenal mereka Jim?" tanya Anita.
"Evan itu mahasiswa dari Indonesia dan Joshua tadi teman kuliahnya.Dulu aku ketemu di islamic center.Ide jualan itu ya memang dari aku, dulu aku yang bantu kasih dia modal.Saat aku tinggal sudah jalan,tapi sekarang rame juga,lumayan," kata Jimmy.
Anita menganggukkan kepalanya,Jimmy memang hebat dalam hal mempengaruhi dan memotivasi orang.Dia juga ringan tangan kalau membantu orang.Tidak heran juga kalau dia juga mudah mendapatkan uang,seperti air sungai yang tidak pernah kering.
Anita terkejut saat Jimmy mencium pipinya.Rupanya sudah sampai. Anita menyambut uluran tangan suaminya dan masuk ke dalam rumah.
Wah,ramai sekali.Di ruang tengah tampak semua keluarga laki laki berkumpul.Besset deh main gaple, gumam Anita.Ayah mertuanya,Jonathan, Jack,Lucas,Darren,Mattew,ayah Jack Jose dan beberapa cucu laki lakinya yang lain mukanya sudah dicoret coret pake lipstick.Sementara di dapur juga ribut luar biasa.Anita sampai bengong melihat di dapur seperti sedang hajatan. Laura yang melihat kedatangannya segera menghampirinya sementara Jimmy ikut bergabung dengan yang lainnya.
"Anita,kamu duduk saja.Kita lagi buat banyak makanan,buatan Mika nanti kita uji dulu.I think Mika so excited to sow you (aku pikir Mika sangat bersemangat untuk menunjukan padamu),"katanya.
Anita dan Laura tertawa,beberapa saat kemudian Mika datang sambil membawa pie apel buatannya.
"Anita,ayo cicipi pie apel buatanku," katanya.
"Lumayan,teste good," kata Laura.
Anita pun mencicipinya.Ia terdiam beberapa saat.
"Enak? Aku pinter kan?" tanya Mika.
"Mmm iya,enak," kata Anita seraya menelan pie apel itu.
Setelah Mika pergi,Anita langsung menyuapkan sisa miliknya ke mulut Laura yang segera menutup mulutnya dengan telapak tangannya.
"Asin," gerutu Anita
Laura tertawa sampai terkikik,Jack dan Jimmy saling senyum melihat Anita dan Laura bisa akrab.
"I think she doesn't know the difference between sugar and salt(kupikir dia tidak tahu bedanya gula dan garam)."
Keduanya tertawa lagi.
"Jimmy kalah,kuncir rambute," tiba tiba Mattew berteriak seraya menjambak rambut Jimmy yang masih melihat ke arah Anita.
Jack tertawa ngakak karena ia tahu saat Jimmy lengah Lucas mengintip kartu Jimmy dan menukarnya satu.
"Gak mau main,tadi aku punya kartu seri koq.Awakmu paling sing nyolong (kamu paling yang nyuri)," Jimmy balik menjambak rambut Mattew yang memang agak gondrong.
"Ogak lah C0k(nggak lah C0k)," jawab Mattew seraya melepas tangan Jimmy.
Julian Anggoro segera mengambil sendalnya dan menamparkan ke mulut Mattew.
"Auh,buweh."
Mattew mengusap usap mulutnya,Jose kakeknya melihat penuh tanya.
"Ojo misuh misuh terus yo ( jangan ngumpat ngumpat terus ya).Kupingku panas dengar kamu cak c0k terus.Kamu sudah lama nggak di Indonesia tapi jek misuh terus," kata Julian Anggoro.
__ADS_1
Darren dan Lucas tertawa,Jose bertanya pada Julian Anggoro ada apa dan Julian Anggoro pun menjelaskan pada kakek Mattew itu.
"Matt,I don't like that you know?" kata Jose kakeknya.
"Iye iye," jawab Mattew.
"Gusy,let's have eating (semua ayo makan)," kata Ariana.
Semua orang segera menghampiri meja makan.Anita sampe bingung karena banyak makanan enak.Akhirnya ia mengambil sedikit sedikit yang ia sukai.
Jimmy menunjuk beberapa dan Anita pun mengambilkan untuknya.Seperti biasa Jimmy memintanya makan dalam piring yang sama.
Laura juga mengambil beberapa makanan kesukaan Jack dan memintanya makan seperti Jimmy dan Anita.
Jack terpaksa menuruti,karena tidak terbiasa makan seperti itu,ia juga merasa sedikit malu karena kakak perempuan dan keponakan keponakannya juga meledek dirinya.
Anita mengambil beberapa makanan di dekat Laura dan membisikkan sesuatu.
"Pepet terus,jangan dikasih ampun," kata Anita lalu duduk di sebelah Jimmy.
"Makanlah buah ini,bagus buat junior."
Jimmy menyuapkan salad buah yang tadi diberikan Ariana.
Anita dengan lahap memakannya.Ia juga menyuapkan beberapa potong pie apel dan dan sosis panggang buatan Laura. Anita menunjukkan jempolnya dan Laura tersenyum karena senang.Untunglah, Jack memberinya bocoran makanan apa saja kesukaan Anita.
"Jim I will go with you to Europe,two weeks enough.I will back here and go to Indonesia with Laura(Aku akan pergi bersamamu ke Eropa,dua minggu saja. Setelah itu aku akan kembali ke sini dan pergi ke Indonesia dengan Laura)," kata Jack.
"OK.Sayang kau ada teman ngobrol," kata Jimmy.
"Thanks Jack,Laura kita bisa lihat tempat yang bagus di sana," kata Anita.
"Jack tidak mengajakku," kata Laura sedih.
"Jack!" teriak Anita.
"What?"
"Kamu nggak boleh ikut kalau Laura tidak ikut.Kamu mau ngajak Jimmy nonton bola kan? Mau ngajak nonton F1 kan, ngaku aja," marah Anita.
"Haish,OK Darling kamu juga ikut deh," kata Jack seraya menepuk bahu istrinya.
Laura tersenyum sumringah dan mencium pipi Jack.
"Jim,Let me go with you(aku juga mau ikut)," kata Mattew.
"Noo!" teriak ibunya.
"Mom,I'm not go anywhere for many years(Bu,aku sudah lama tidak ke mana mana).Only two weeks and I'l be back with Uncle Jack (Hanya dua minggu, aku akan kembali dengan paman Jack)," rengeknya.
"Mom,let Him go.I will take him wherever and whatever he wanna do.Don't worry and trust me (Bu,biarkan dia pergi.Aku akan membawanya ke manapun dia mau dan apa pun yang ingin dia lakukan. Jangan khawatir dan percaya padaku)," kata Lucas.
"No,Lucas.You had gone for a long time and now you refuse to stay.I can't let Mattew go with you(Tidak Lucas.Kamu pergi begitu lama dan sekarang menolak untuk tinggal.Aku tidak bisa membiarkan Mattew pergi)," kata Alice dengan bercucuran air mata.
"Honey,it's OK.Jack and Laura will be back here in two weeks.(Sayang,tidak apa.Jack dan Laura akan kembali setelah dua minggu)," kata Darren.
"Alice,biarkan dia ikut.Dia pasti kabur kalau dilarang ini itu,he is not a child anymore(dia bukan anak kecil lagi). Kalau dia tidak mau pulang,I will take him home by my self( aku akan antar dia pulang)," kata Julian Anggoro.
"Mom,Grandpa?" mohon Mattew.
Jose menganggukkan kepalanya, sementara Alice masih tidak mau merelakannya.
"Jim,kenapa sampai gini sih?" bisik Anita.
"Ibunya Lucas takut Mattew juga nyantol di Indonesia.Teman teman Matt di Indonesia banyak sekali,mungkin ada yang masih kontekan sampai sekarang," jawab Jimmy.
"Tapi kita mau ke Eropa bukan ke Indonesia."
"Bisa saja dia nggak mau pulang setelah dari sana.Matt lebih keras kepala daripada Lucas, kalau Lucas nakal tapi tahu tempat dan tanggung jawab. Adiknya itu lebih semaunya.Dia hanya menurut pada kakeknya," kata Jimmy.
Anita mengangguk angguk.Akhirnya setelah perdebatan panjang,Alice mengizinkan putra keduanya itu ikut.
***
__ADS_1
Aouthor NB : Guys,maaf upnya super lelet