CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption24


__ADS_3

Anita mencium dahi Jim dan mengacak acak rambutnya.


"Jim aku mau bobo, ngantuk." Anita turun dari pangkuan Jim dan beranjak ke tempat tidur untuk membaringkan tubuhnya.Jim menyusul berbaring di sebelahnya,keduanya saling berhadapan.


"Anita, lusa kita temui orang tuamu.Kalau bisa langsung kita urus surat suratnya,aku tidak mau menunggu lama.Kau benar benar mau menikah denganku kan?"


"Hmm,"jawab Anita.


"Hmm? Apa itu, jawab yang benar."


"Iyaa,aku mau menikah denganmu," jawab Anita.Jim tersenyum dan memeluk Anita.


"Tidurlah Jim," Anita membelai lembut wajah kekasihnya kemudian memejamkan matanya. Gadis itu segera terlelap, sementara Jim kembali menegakkan tubuhnya.Ia meletakkan bantal di punggungnya, sementara tangan kirinya membelai lembut rambut Anita. Jim mengambil Ipadnya dan memainkan game yang tadi siang di downloadnya.Hingga satu jam kemudian ia masih belum bisa tidur. Ia bangkit dari duduknya, duduk di meja kerja dan menyalakan laptopnya.Dibukanya pekerjaan yang tadi masih tertuda, email masuk begitu banyak dan belum sempat dibukanya.Akhirnya Jim kembali mematikan laptopnya karena moodnya memang sangat buruk.


"Shitt!" umpatnya.

__ADS_1


Anita mengerjapkan matanya karena mendengar suara yang sangat berisik, ia mencoba menyadarkan dirinya karena matanya sulit untuk dibuka, suara itu terdengar dari kamar mandi.Ia tidak melihat Jim di sampingnya.Anita beranjak ke kamar mandi dan mengetuk pintunya.


"Jim, kau di dalam?" tidak terdengar jawaban.


"Jim !!" Anita mengetuk lebih keras lagi. Karena tidak ada jawaban Anita membuka pintu kamar mandi yang memang tidak terkunci. Ia melihat Jim berendam dalam bathtub dan semua shower yang ada di dalam kamar mandi itu dibiarkan menyala dengan deras.Anita segera mematikan shower shower itu dan menghampiri kekasihnya.


"Jim.. Jim, oh my God. Kenapa berendam di air dingin? Kau bisa sakit Sayang," Anita menggoyangkan bahu Jim yang masih memejamkan matanya.Anita membuka knop pembuangan Air dan menyalakan tombol air hangat.


"Ada apa? Kenapa berendam malam malam?" Anita duduk di sisi bathtub kemudian mencium pipi kekasihnya yang terasa sangat dingin. Jim menbuka matanya dan meraih wajah Anita.


"Kenapa tidak membangunkanku? Ayo sekarang keringkan badanmu.Aku akan menemanimu sampai kau mengantuk." Anita mengambilkan handuk dan baju ganti untuknya.Anita menunggunya di meja rias dengan hair dryer di tangannya.Tanpa disuruh Jim duduk di dekatnya, dan Anita segera mengeringkan rambut lebatnya.


"Lain kali jangan begini, bangunkan aku kalau tidak bisa tidur," gerutu Anita. Jim meraih dan mencium tangan.


"Tidurmu sangat pulas, aku tidak tega." Jim beranjak ke sofa dan Anita mengikutinya.

__ADS_1


"Apa kau lapar? Apa kau ingin makan sesuatu?" tanya Anita.


"Aku ingin makan kamu Anita," Jim terkekeh, Anita mencubit lengannya. Keduanya terdiam beberapa saat.


"Anita aku serius."


"Serius apa?" tanya Anita.


"Si adek dari tadi bangun, maka dari itu aku tidak bisa tidur."Anita mengernyitkan dahinya.


Jim menarik satu tangan Anita dan nenempelkannya di bawah perutnya. Anita terhenyak kaget dan segera menarik tangannya.Benda itu menegang sekeras kayu.


"Jim apa kita harus melakukannya lagi?Apa tidak ada cara lain untuk menidurkannya." Jim mendesah pelan.


"Dari tadi aku sudah berusaha Anita, dan ini menyiksaku. Sejak kau duduk di pangkuanku tadi ..." Jim tidak melanjutkan kata katanya. Berkali kali ia menelan salifanya.

__ADS_1


__ADS_2