CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption111


__ADS_3

Jim memanggil pak Hari untuk membawa koper miliknya dan Anita ke atap rumah. Ia menghampiri istrinya sementara Jack pergi ke kamarnya untuk mengambil barang barangnya.


"Ayo kita pulang, Sayang.Maafkan aku, apa sebenarnya yang membuatmu marah?" tanya Jim.


"Apa arti diriku untukmu?" tanya Anita.


"Kau adalah hidupku," jawab Jim.


"Hanya kehidupan sexmu kan?" Jim mencoba untuk tidak terpancing.


"Itu termasuk di dalamnya.Kau adalah sumber kehidupanku.Itu artinya semua aspek dalam kehidupanku aku ingin bersamamu," jawab Jim.


"Tapi kulihat kau lebih bahagia bersama teman temanmu.Apa mungkin kau merindukan kebersamaan dengan mereka?"


Jim memejamkan kedua matanya.Ia


menarik nafas panjang lalu membelai lembut rambut Anita.


"Kebahagiaanku yang paling besar adalah saat ini ,Sayang.Saat aku bisa menghabiskan waktu dan sisa hidupku bersamamu.Dan akan bertambah lagi setelah kau lahirkan anak anakku.Aku ingin menjadi ayah dari anak anakmu," Jim menjawab pertanyaan istrinya dengan sabar.


"Aku ingin tinggal di rumahku setelah dari sini, aku ingin mengambil laptopku.Rumahku pasti sudah satu meter debunya," kata Anita.

__ADS_1


" Boleh, aku akan menbantumu membersihkan rumah dan menginap di sana. Tapi semalam saja okey?Mmm laptopmu sudah kuambil dan kutaruh di ruang rahasiaku.Aku tidak sengaja menemukan di kamarmu."


Jim membuka ponselnya,ia tersenyum melihat Anita memalingkan wajahnya.


"Jauhkan benda itu dariku," katanya.Jim terkekeh.


"Aku tahu kau marah karena tidak ada fotomu di sini kan? Kenapa tidak langsung bertanya padaku? Lihat itu, kakimu jadi korban kan?" Jim mencium bibir Anita, namun istrinya itu secepat kilat memalingkan wajahnya.


"Sebenarnya banyak fotomu di sini, cuma aku hide supaya tak terlihat.Aku tidak mau kalau ponselku hilang ada yang melihat foto foto kita yang sedang bermesraan.Ter upload di medsos bisa terkenal kita," Jim kembali terkekeh.Ia menunjukkan foto foto diri mereka kepada Anita.


"Apa apaan ini? Kenapa foto seperti ini semua yang kau simpan Jim?Ayo hapus, bagaimana kalau ada yang melihat?" Anita berusaha mengambil ponsel di tangan Jim.


"Suamiku please aku malu, kau curang.Kau mengambil gambarku saat aku tidak tahu."


Jim terkekeh, dan memeluk Anita.


"Jangan takut, orang lain tidak akan bisa membukanya karena aku menguncinya.Hanya seorang hacker yang kemungkinan bisa membukanya.Anita, berikan tangan kirimu padaku," kata Jim.


"Mau apa? Mau meramalku?" tanya Anita.


"Berikan saja," jawab Jim.Anita mengulurkan tangannya.Jim mengambil kotak kecil dari saku celananya.

__ADS_1


"Maafkan aku terlambat memberikan ini padamu Anita.Benar kata ayahku, urusan cinta aku ini sangat payah.Mendapatkanmu saja aku harus sampai seperti ini." Jim menyematkan cincin yang sangat indah di jari manis Anita.


"Kenapa tidak kau permasalahkan tentang ini sebelum kita menikah? Bukannya cincin adalah simbol keseriusan sebuah hubungan?" tanya Jim seraya membelai rambut Anita.


"Itu hanya pendapat sebagian orang, menurutku seriusnya seseorang tidak bisa dilihat dari harus ngasih ini dan itu. Sewajarnya saja, kau memberiku lebih dari yang kubutuhkan," jawab Anita. Jim tersenyum dan memeluk istrinya.


"Aku sangat bersyukur bisa mendapatkan cintaku, dan Tuhan memilihkan wanita sepertimu, menumbuhkan perasaan yang begitu besar sejak kita masih remaja.Anita Sayang, apa kau bahagia setelah menikah denganku? Atau kau malah merasa tersiksa dengan posisifnya diriku?"


"Aku bahagia,aku tidak bisa memalingkan diriku pada pria lain selama ini.Bertemu denganmu adalah hadiah dari Tuhan untukku.


Terima kasih Jim," kata Anita.


"Kenapa berterima kasih?"


"Karena tidak menyerah mencariku," jawab Anita.Jim memeluk istrinya dengan hangat.


"Jim! Anita! Apa kalian akan terus bermesraan?" terdengar suara Jack di balik pintu.


"Sorry Jack, we go now. Ayo naik ke punggungku.Barang barangmu sudah kusuruh pak Hari bawa ke atap." Anita mengambil tas selempangnya di atas nakas dan naik ke punggung suaminya.


❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2