CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption175


__ADS_3

Jimmy membuka matanya, ah ah kenapa ini? Kenapa ada pohon sebesar ini di atas perutku? Ini di mana? Bukannya tadi aku ada di hotel?


“Jimmy,Jimmy.”


“Ah,Anita.Kenapa kau tidur di atas tubuhku?” Jimmy nenegakkan tubuhnya dan memeluk Anita.Pantesan sampai ngimpi ketimpa pohon, gumam Jimmy dalam hati.


“Aku menginginkanmu Jimmy,ayolah aku tidak tahan lagi,” Anita mencium bibir Jimmy yang masih berusaha mengumpulkan nyawanya.


“Sayang ada apa denganmu, tadi kau menolak dipeluk, sekarang jadi tidak sabaran seperti ini,” Jimmy tersenyum lalu membalas ciuman Anita yang sangat liar.


Shit,dia memperkosaku,umpat Jimmy dalam hati.


Anita melepaskan dan membuang pakaian Jimmy ke sembarang arah.


“Jimmy, cepatlah Sayang,” Anita mengalungkan tangannya di leher Jimmy yang segera membawanya ke ranjang.Ia menepikan laptop miliknya dan mengutak atiknya sebentar.


Anita memeluk punggungnya dan menariknya.


Dini hari itu terjadi pertempuran panas hingga beberapa ronde hingga akhirnya Anita tertidur pulas dalam pelukan Jimmy.


“Brengsek,ada yang memasukkan obat ke dalam teko air minerah itu,” marah Jimmy.Ia segera menelpon seaeorang.


“Johan, kirimkan seluruh rekaman CCTV di lantai tiga sejak aku mulai check in,” kata Jimmy.

__ADS_1


“Aku akan minta izin Boss dulu Pak Jimmy.”


“Tidak perlu,Aku pemilik hotel ini kenapa harus izin sama dia. Aku perlu data itu secepatnya. Kirimkan ke emailku,” kata Jimmy.


“Iya Pak Boss.”


Jimmy menunggu dengan tidak sabar.Beberapa saat kemudian ia menerima banyak email dari Johan kepala keamanan dan penanggung jawab operasional hotel.


Ia segera memeriksanya satu persatu.


“Oh,ini dia.Sial, anak sialan itu rupanya.Dengan apa dia kembali ke sini?”


Jimmy mengambil ponselnya.


“Kau senang kan Boss? Siapa yang lebih agresif?” tawa itu semakin keras.


“Kau ini ngawur,aku dan Anita sama sama butuh istirahat. Apa Fortis dan Tisiano sudah balik?” tanya Jimmy.


“Sudah diantar ke Bandara tadi sama Riko,aku suruh beberapa pengawal membuntuti mereka.Riko juga ikut terbang ke Italy untuk berjaga dari kemungkinan buruk.Untung ada seseorang yg batal berangkat,jadi dapat satu tiket penerbangan yang sama.Aku sudah pesen sama agen tiketnya,” jawab Lucas.


“Apa kau memaksakan?” tanya Jimmy.


“Kukasih kompensasi lima kali lipat dari harga tiketnya he he.”

__ADS_1


“Baiklah,aku mau tidur.” Jimmy mematikan ponselnya.


Ia mencium lembut pipi Anita yang hanya bergumam lalu tidur lagi.


“Besok pagi jangan kaget ya, kau yang memelukku seperti ini.” Jimmy tersenyum dan membenamkan wajahnya ke dalam dekapan Anita.♡♡♡


Cahaya matahari masuk ke sela sela tirai yang memang sengaja sedikit dibuka.Anita membuka matanya dan berteriak kaget karena sudah siang. Jimmy diam saja walau teriakan istrinya begitu keras di dekat telinganya.


“Udah siang kenapa tidak membangunkanku?Jimmy apa sudah shalat subuh?” tanya Anita.


“Sudah,” jawab Jimmy malas. Anita melihat jam di ponselnya,sudah jam enam.Ia bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Anita melihat sedikit ada darah di celana dalamnya. Aduh punggung dan perutku agak sakit,mungkin waktunya menstruasi pikirnya.


Jimmy melihat ke arahnya saat ia buru buru mencari tas selempangnya.Setelah menemukannya ia buru buru mengambil panty liner dan kembali masuk ke kamar mandi.


“Anita,Sayang ada apa?” tanya Jimmy seraya mengetuk pintu kamar mandi.


“ Sebentar lagi,tidak apa apa Sayang,” jawab Anita. Akhirnya Jimmy kembali rebahan di kasur. Anita duduk di sebelahnya setelah selesai dari kamar mandi.


“Jimmy apa kau kecewa kalau aku belum hamil juga?” tanya Anita.Jimmy menatap lekat dan mencium pipinya.


“Kita akan coba lagi, dan konsultasi ke dokter.Jangan cemas ya,” jawab Jimmy.


Anita tersenyum lalu memeluk suaminya.

__ADS_1


__ADS_2