CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption139


__ADS_3

Jim menghela nafasnya lalu melanjutkan ceritanya.


“Hari berikutnya Daddy mengajakku ke rumah temannya,ternyata Daddy punya beberapa teman karena dulu sempat tinggal selama beberapa tahun di sana.Pindah pindah sih.Rumahnya cukup besar dan terawat.Aku dan Daddy disambut dengan hangat.Mereka sangat akrab dan Daddy memperkenalkanku pada mereka.Kami semua kaget karena tiba tiba Jack datang dan memukulku.Yah siangnya kami berkelahi karena dia kalah cepet dariku ngambil buku di perpustakaan hehe, tinggal satu satunya.Aku juga tidak mengerti kenapa selalu saja ketemu dia di setiap kesempatan.Uncle Jose langsung memegangi Jack dan mendorongnya ke kursi.”Jim bercerita dengan Antusias.


Flashback on.


Julian Anggoro memegangi Jimmy yang bermaksud membalas pukulan Jack.


“Jack, apa yang kau lakukan? Kenapa memukul Jimmy, apa kalian saling mengenal?” Jose Rofano Mc.Clair dengan gusar menanyai putranya.

__ADS_1


“Dia itu menyebalkan,dia selalu saja membuatku kesal. Aku malas bertemu dia tapi selalu saja ketemu di kampus. Dia selalu cari masalah denganku Dad,” jawab Jack.


“Jimmy?” Julia Anggoro meminta penjelasan dari putranya.


“Dad,aku ini pendatang kenapa harus cari masalah di negeri orang.Kebetulan saja kami satu jurusan,dia hanya tidak menyukaiku,” jawab Jimmy.


“Aku memang tidak menyukaimu karena kau selalu cari muka di depan dosen dan teman temanku.Kau selalu mengambil apa yang aku inginkan.Shit!” umpat Jack.


“Jack, kenapa kau ini senang sekali berkelahi? Jangan kau pikir Dad tidak mengetahui kelakuanmu di luar sana. Jangan lagi datang ke tempat gangster itu. Daddy minta belajarlah dengan benar, Daddy tidak pernah memaksamu bersokolah di mana.Daddy hanya ingin kelak kau mengurus perusahaan.” Jose terengah engah.Julian Anggoro memegangi dan menepuk pundaknya.

__ADS_1


“Jose,kita ini orang tua.Harus lebih sabar pada anak anak kita.” Jose menganggukkan kepalanya dan lebih tenang.


“Jack, dengarkan Daddy.Ayah Jimmy yang ada di depanmu ini, adalah orang yang menyelamatkan Daddy saat tenggelam di laut tujuh tahun lalu.Daddy berhutang satu nyawa padanya,jadi kumohon baik baiklah pada anaknya. Kau tidak akan melihatku di depanmu saat ini kalau waktu itu dia tidak di sana,” Jose mengusap matanya yang tiba tiba saja berair.


“Jose, apa apaan kau ini? Kenapa mengungkit kejadian waktu itu? Aku hanya kebetulan ada di sana, kau selamat karena belum waktunya mati.Kalau pun tidak ada aku, pasti ada orang lain yang menolongmu.Jack, ayahmu tidak berhutang apa pun padaku,jadi tidak perlu sungkan padaku.Aku hanya ingin kalaian bisa berteman, seperti aku dan ayahmu. Jimmy, apa kau bisa berjanji padaku? Kalau kau terus berkelahi di sini sebaiknya kau pulang saja,” Julian Anggoro menatap tajam ke arah putranya.


“Aku bisa janji, tapi bagaimana dengannya? Dia memukulku karena aku tersenyum pada seseorang atau masalah sepele yang lainnya.Apa aku tidak boleh membela diri?” tanya Jimmy.


“Kalau kau tidak tahu mengatasi masalamu, ke luar saja dari MIT,” kata Julian Anggoro.

__ADS_1


“Tidak Julian, biar Jack saja yang kuliah di Universitas lain,” sahut Jose.


“Jack kau bisa mencoba pindah di Harvard atau Cambridge University,” kata Jose.Jimmy tertawa keras sampai ayahnya membekap mulutnya.


__ADS_2