CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption85


__ADS_3

Anita terbangun karena ingin ke toilet.Ia melihat baju tidur seksi itu menempel sempurna di tubuhnya.Ia tersenyum sendiri, pasti Jim yang memakaikannya saat dirinya sudah tidur.Manis sekali suamiku,katanya dalam hati.Perlahan ia membuka selimutnya, belum sempat turun,pergelangan kakinya sudah dipegang erat tangan seseorang. Anita kaget dan spontan menyingkap selimutnya.


Jim menyeringai senang melihat kepanikan Anita.


"Sayang,aku mau ke toilet.Lepaskan kakiku," katanya.


"Mau apa?" tanyanya.


"Pertanyaan apa itu? Cepatlah Sayang,sudah di ujung ngompol nanti," Anita mencoba melepaskan kakinya.Jim langsung memeluk dan menggendongnya ke kamar mandi. Anita menurut saja.Jim mendudukkannya di closet.


"Keluarlah dulu," pinta Anita.


"Cepatlah,kita masih punya kegiatan lain setelah ini," jawab Jim.Anita terpaksa melakukan ritual kamar mandinya dengan ditunggui suaminya.Segera ditekannya tombol pembuangan yang ada di closetnya.


Jim memeluk dan mengangkat tubuh Anita hingga wajah mereka saling berhadapan. Anita melingkarkan kakinya di punggung Jim.

__ADS_1


"Kita mau apa?" tanya Anita.Jim menyeringai Nakal,ia berjalan ke bawah shower dan menyalakannya.Anita menjerit kaget diguyur air dingin.Dibawah guyuran air Jim kembali mencumbui Anita.Ia tidak mampu menolak karena suaminya pun tak akan membiarkannya.


"Aahh Jim," desahan desahan pun keluar dari bibir Anita.Akhirnya kejadian semalam terulang yang ketiga kalinya di dalam bath tub.Setelah mendapatkan pelepasannya Jim segera membersihkan diri begitu pun Anita.


Ia segera mengeringkan rambut panjangnya dengan hair dryer sementara Jim sudah terlebih dahulu pergi ke musolla lantai atas. Anita segera mengambil mukena dan menyusulnya karena sudah terdengar suara azan dari kejauhan.Bukan hanya Jim yang ada di situ, tapi Jack juga sedang duduk menunggunya.


"Maaf nunggu ya," kataku basa basi.Jack tersenyum lalu berdiri diikuti oleh Jim di belakangnya.Kali ini Jack yang jadi imamnya.


Jack membaca bacaan shalat dengan fasih, beda saat dia berbahasa indonesia masih ada kagognya.


Selesai melaksanakan shalat Anita segera turun ke dapur yang ternyata sudah ada ibu Aminah di sana.


"Mau buat apa Nyonya, biar saya saja," kata bu Aminah.Anita tersenyum kecil.


"Panggil saya Anita Bu, saya masih terlalu muda dipanggil nyonya.Ini saya mau buat pastry buat sarapan.Ibu tolong buatkan jahe hangat ya di dalam teko, biar mereka ambil sendiri mau berapa banyak.Jangan terlalu manis," kata Anita.Bu Aminah mengangguk mengerti.

__ADS_1


"Ibu hari ini masak apa?" tanya Anita.


"Cumi asam manis Mbak Anita, sama sup kakap pedas.Semua kesukaan Tuan Jimmy," jawab Bu Aminah. Anita segera membuka open listrik dan mengambil pastry pastry cantik yang sudah pas matangnya. Ia meletakkannya di meja makan dan mengambil sekotak butter beku di dalam kulkas.Ia melihat Jim dan Jack turun dan duduk di meja makan.


"Jack Lucas masih tidur?" tanya Jim.


"Tadi dia sudah mandi, mungkin sebetar lagi .." Jack tidak melanjutkan kata katanya karena Lucas sudah duduk di sebelah Anita.


Jim yang duduk di sebelah Jack menatapnya kurang senang.


"iya, iya tahu.Nona Anita hanya milikmu," Lucas beringsut duduk di sebelah Jack di sisi lainnya.


"Kalian mau makan apa?" tanya Anita.


"Pastry sama cumi enak kayanya," kata Jim. Anita mengambilkan suaminya di piring. Lucas dan Jack mengambil sendiri karena mereka tahu Jim pasti ngambek kalau Anita mengambilkan mereka juga. Anita tersenyum melihat ketiga pria tampan di depannya itu makan dengan lahap.

__ADS_1


"Sayang kamu nggak makan?" tanya Jim.


"Iya,aku juga kelaparan," jawab Anita seraya mengambil pastry dan butter yang ada di meja.Jim tersenyum, ia tahu istrinya pasti kehilangan banyak tenaga karena aktifitas olahraga pagi hari mereka.


__ADS_2