CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption110


__ADS_3

Jim memanggil Jack untuk sarapan di restoran hotel sebelum check out.Jack tampak bingung melihat di meja penuh dengan makanan.Jim menggaruk kepalanya.


"Bukan aku," katanya.


"Nona, apa kamu yakin makan sebanyak ini?" tanya Jack.


"Makan saja, aku kelaparan.Akan kubayar sendiri pakai uangku," jawab Anita.


Jim mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Jack untuk tidak banyak protes dan makan saja.Mereka bertiga makan dalam diam.Pagi itu mood Istrinya sedang buruk, jadi ia lebih memilih diam saja dan membiarkan Anita melakukan yang dia mau. Jim memanggil pelayan dan memberikan kartu debitnya.


"Ee tunggu, Jack tolong bayarin dulu ya. Dompetku ketinggalan di Green House." Jim menarik kembali kartunya.


"Sayang, aku kan suamimu.Biar aku yang bayar ya," kata Jim.


"Nggak, aku sudah banyak hutang padamu. Biar Jack yang bayar nanti kuganti.Please Jack, aku sudah berhutang dua ronde tiap malam.Kalau dia yang bayar dia minta tambahan dua ronde lagi aku bisa mati," kata Anita.

__ADS_1


Jim terbatuk batuk karena tersedak makanan yang dalam mulutnya.Jack menepuk punggung Jim sambil menutup mulutnya.Ia terkikik melihat muka Jim memerah dan mengambilkan segelas air putih untuknya.


"Yang dipakai bayar sama Jack juga kartu debit milikku.Pakai ini saja, simpan untukmu. Belilah semua keperluanmu dengan ini, aku ingin tiap kali memakainya kau selalu teringat padaku." Jim tersenyum lembut.


"Aku sudah punya milikku sendiri,biar aku kembalikan uangnya nanti," jawab Anita.


"Apa kau sedang menolak suamimu ini? Jangan memancing kemarahanku Anita.Jack bayar dulu, sekalian check out. Tanyakan juga berapa ganti rugi kerusakan yang kubuat," kata Jim.Jack segera pergi ke kasir restoran dan resepsionis Hotel.


Sementara Jim menatap Anita dengan intens, ia perhatikan gestur tubuh Anita.Ia juga bingung kenapa pagi pagi istrinya itu punya mood seburuk itu.Ia masih berusaha menebak apa sebabnya.


"Kenapa? Apa kau masih ingin menginap di sini? Kita bisa menginap semalam lagi kalau kau ingin," tanya Jim.


" Kakiku sakit," jawab Anita.


"Ayo kugendong, kenapa tidak bilang dari tadi kalau kakimu masih sakit." Jim memeriksa telapak kaki Anita.Sedikit membengkak dan kemerahan.

__ADS_1


"Maafkan aku, ini pasti sakit sekali." Jim menggendong Anita dan mendudukkannya dikursi belakang mobil Jack.


"Mobilmu ?" tanya Anita.


"Sudah diambil sama Dimas tadi pagi pagi. Ayo Jack," Jack segera melajukan mobilnya sementara Jim menyandarkan kepala Anita di dadanya.


"Kita ke klinik terdekat Jack, Kaki Anita perlu ditangani dokter.Bisa infeksi kalau dibiarkan. Biar kutelpon Anastasia dulu dia bisa langsung tangani atau tidak."


Jim mengetikkan sesuatu di ponselnya. Beberapa saat kemudian ia mendapat balasan.


"Dia ada di klinik Hadi Husada,kita ke sana," kata Jim.Jack segera berputar arah menuju Klinik Hadi Husada.


"Aku hanya perlu analgesik dan anti biotik.Kita pulang saja,aku hanya perlu istirahat," kata Anita.Jim tidak menjawab, ia tidak mau perdebatan semakin memanas dengan istrinya.


"Istriku Sayang, aku sangat mencintaimu.Kita ke dokter dan semua akan baik baik saja. Setelah ini kita pulang ke rumah, di sana banyak pelayan yang bisa melayanimu.Kau tetap di rumah sampai bisa berjalan normal."

__ADS_1


Sampai di klinik, kaki Anita mendapatkan perawatan.Lukanya dibersihkan dan diberi plester anti air.Diberikan beberapa obat untuk segera diminum.Setelah itu mereka kembali ke Green House yang sudah tampak sepi. Bu minah menyambut mereka dan mengatakan semua orang sudah pergi.Anita merebahkan diri sementara Jim dan Jack membicarakan sesuatu di balkon kamarnya.


__ADS_2