
Lucas mengusap pipinya,ia menyeringai senang saat Yuki membulatkan matanya.
"Hei, kau ini tidur atau mati? Aku mendobrak pintu saja kau tidak bangun.Cepatlah, Nonamu membutuhkanmu," kata Lucas lalu melenggang pergi.Yuki memegangi pipinya, bekas gigitan Lucas masih begitu terasa. Kurang ajar,rutuknya.Ia segera beranjak menghampiri Jack yang sedang meminumkan teh hangat pada tuannya.
"Jack ,Tuan kenapa?" tanyanya.
"Sudahlah biar aku yang urus Jim, antarkan teh hangat dan bubur itu untuk Nona.Aku khawatir dia pingsan," jawab Jack.
Yuki segera melaksanakan perintah Jack, ia membuka pintu kamar pelan.Dalam lampu temaram ia melihat Anita tidur meringkuk dalam selimutnya.Ia menghampiri Anita yang tampak lemas tak bertenaga.Yuki segera mengambilkan pakaian untuk Anita dan membantu memakaikannya.Dengan telaten ia mendudukkan Anita dan meminumkan teh hangat ke mulut Nonanya.
Tuan sangat keterlaluan, kenapa dia melakukannya sampai Nona seperti ini batinnya.Ia melihat kissmark hampir di seluruh tubuh Anita. Leher,lengan,dada,punggung, perut bahkan pahanya juga dipenuhi kissmark.Diam diam bibir Yuki menyunggingkan senyum.Pantas saja Tuannya sampai ambruk di sofa tadi. Sebenarnya apa yang sedang terjadi.
"Mmh, Yuki," panggil Anita lemah.
"Makanlah bubur ini Nona,biar kusuapi," katanya kemudian menyuapkan bubur ayam ke mulut Nonanya.Anita dengan patuh menuruti perintah Yuki.
"Apa Jim di luar? Apa dia sudah makan sesuatu?"Yuki menjawabnya dengan anggukan.
"Sekarang istirahatlah Nona, kumpulkan tenagamu untuk besok," kata Yuki.Ia segera menyelimuti tubuh Anita lalu ke luar dari tempat itu.
__ADS_1
Di ruang tengah,Jim menghabiskan bubur ayamnya dengan lahap.
"Lagi Tuan?" tanya Arman.
"Kenyang Man,makasih enak," jawabnya. Arman tersenyum senang.
"Kenapa kalian duduk di sini dini hari begini?" tanya Jim akhirnya.
"Menunggumu ke luar kamar, aku khawatir karena sejak sore tidak melihatmu," jawab Jack.
"Kami kelelahan sampai melewatkan makan malam," Jim tertawa kecil.
"Shut your mouth, Lucas (tutup mulutmu Lucas)," kata Jack kesal.
"I only have one day chance.We're so tired.(Hanya ada satu hari kesempatan.Kami sangat lelah)," jawab Jim.Jack mengambilkan teh hangat dan menyuruh Jim menghabiskan nya.
"Go on sleeping Jim, Let have a sleep Lucas (Tidurlah Jim,Ayo tidur Lucas)," ajak Jack. Jim menganggukkan kepalanya.Lucas mendekati Yuki.
"Mau kuantarkan?" tanyanya.
__ADS_1
"Jangan kurang ajar ya, aku lebih tua darimu.Besok kau harus perbaiki pintunya," ketus Yuki.
"Puff,jutek amat.Iya Nona, besok akan aku copot pintunya.Mendingan gak pake pintu aja, biar gampang banguninnya."
"Dess." Yuki menendang perut Lucas.
"Arrgh, aduh.Hey kau ini laki laki atau perempuan? Kenapa tidak ada manis manisnya," teriak Lucas sambil memegangi perutnya.
Yuki hendak memukul Lucas lagi tapi dengan sigap Lucas menangkap tangan Yuki dan memutarnya ke belakang tubuhnya.
"Gue tahu lo muridnya Jack, asal tahu aja gue juga jago kungfu," kata Lucas.Tiba tiba "Cup" Lucas mencium pipi Yuki.
Gadis itu berontak dan menampar pipi Jack yang bermaksud menyeret Lucas pergi.Ia segera berlari ke kamarnya sambil menangis.
"Hey Bastard, kenapa buat keributan pagi begini?" Jack menarik kerah baju Lucas dan mendorongnya ke sofa.Lucas cuma nyengir.
"Aku cuma gemes sama dia,Yuki manis sekali kalau marah," jawab Lucas santai.
"Awas kalau sampai Yuki ngambek gak mau kerja lagi.Gue hajar lo," kata Jimmy.
__ADS_1
"Lagian gak malu apa berkelahi sama perempuan." Jim bersungut sungut lalu beranjak masuk ke kamarnya.