CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption249


__ADS_3

Roma, Italia. Jimmy selesai melakukan pemeriksaan oleh beberapa dokter ahli penyakit dalam yang terbaik dari rumah sakit tempat ibunya bekerja.


"Jack, mana Lucas?" tanya Jimmy.


"Di luar bersama Romeo dan Morale, discuss something maybe (membicarakan sesuatu mungkin)" Jawab Jack.


"Jack I wanna go home (aku ingin pulang)."


"Be a good Boy (jadilah anak yang baik)."


"Aku sudah baikan, aku bahkan sudah bisa berkelahi, " kata Jimmy.


Jack hanya menyeringai mendengar bualan Jimmy.


"Hi Buddy, you are OK yet(Hai teman, kau sudah baikan." Tiba tiba Lucas datang dari luar sambil membawa kopi untuk Jack.


"Lucas, mana untukku? Aku sudah tiga minggu tidak minum kopi, " kata Jimmy.


"Mau mati ya? " kata Lucas.


"Jack, apa kau tahu kira kira ini di mana? Daddy tidak mau menjawab saat kutanya, " kata Jimmy seraya menunjukkan video yang dikirimkan asisten ayahnya kepada Jack.


Video yang menunjukkan beberapa aktivitas Anita.


Lucas meraih ponsel dari tangan Jack.

__ADS_1


"Ini di Jogja," kata Lucas.


Jantung Jimmy tiba tiba serasa sakit seperti dihantam batu besar.


"Are you sure (apa kau yakin)? Bagaimana kau tahu kalau ini di Jogja? "


"Boss, aku pernah menghabiskan waktu sebulan di sana saat liburan. Ini adalah NV hotel dan di sebelahnya GL Mall. Aku tinggal beberapa hari di situ sebelum menemukan rent house.Take alook(lihat), GL Mall Yogyakarta," Lucas memperbesar resolusi gambar hasil screen shot.


Jimmy terkulai lemas, tiba tiba air matanya meleleh.


"Jack take me home (Jack bawa aku pulang).Aku akan kehilangan dia kalau aku tidak segera menemuinya. Dia tidak pernah semarah ini padaku."


Jack segera mengambil ponselnya dan menelpon seseorang. Setelah bicara beberapa saat ia memberikan telpon itu kepada Jimmy.


"Siapa? " tanya Jimmy.


"Halo Tuan, apa kabar Tuan? kami sudah menyebar orang untuk selalu mengawasi dan melindungi Nona. Tuan tidak perlu khawatir, kami tidak akan membiarkan hal hal buruk terjadi pada Nona. Tuan Besar juga sudah berangkat ke Jogja beberapa jam yang lalu. Saya sangat yakin kalau Nona akan segera di tangan Tuan Besar secepatnya," kata Hans.


"Hans, pergilah ke Jogja dan cegah Anita bertemu Hiroshi.Kau tahu Hiroshi kan? Semua data tentangnya ada di brankas data, mintalah pada Corvin," kata Jimmy.


"Tuan Muda, percayalah pada Tuan besar. Beliau sudah memikirkan strategi apa yang digunakan untuk membawa Nona pulang.Tuan besar melarang siapa pun yang dikenal Nona pergi ke Jogja, karena akan mengacaukan rencananya. Bersabarlah sebentar Tuan, Nona juga tidak mungkin semudah itu menyerahkan hatinya untuk pria lain," kata Hans.


"Hans aku tidak bisa duduk di sini dan menunggu. Jack aku sudah pulih, aku sudah bisa jalan bahkan bisa berkelahi denganmu," kata Jimmy.


Lucas tertawa ngakak bahkan Jack pun ikut tertawa.

__ADS_1


"Kau baru bisa jalan paling jauh lima meter. Berkelahi heh, sama kucing?" Lucas tertawa ngakak.


"Tuan pulihkan diri dulu, saya akan kasih kabar setidaknya sehari atau dua hari sekali. Ada kabar baik Tuan, Tuan Besar membeli rumah di Jogja untuk Nona. Mungkin Tuan besar akan membiarkan Nona dan Tuan tinggal di sana. Besok akan saya update informasi, selamat beristirahat Tuan."


Hans mengakhiri panggilan.


"Eh, Hans! Beraninya kau matikan telpon ku," Marah Jimmy.


"Jim, take your medicine (minumlah obatmu), " tiba tiba Ariana ibunya muncul dari balik pintu kamar.


"Mom, I wanna go home (aku ingin pulang)."


"Satu minggu kalau bisa lari sampai helipad sana, just go home(pulang saja)" kata Ariana.


"Promise (janji) ?"


"Sure (tentu), " Jawab Ariana.


Jimmy mengambil segelas air putih di tangan ibunya dan meminum obatnya.


"Juga harus diinjeksi,ambil sample darah juga " kata Ariana.


"Lagi? " teriak Jimmy.


"Siapa yang suruh infusnya dicopot? "

__ADS_1


"Heh, I hate this (aku benci ini). " gerutu Jimmy.


__ADS_2