CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption122


__ADS_3

Jim menelpon Jack dengan ponselnya supaya Jack segera datang.


"Lim, berikan padaku harga sewajarnya.Aku akan membantumu kalau kau sedang dalam kesulitan," kata Jim akhirnya.


"Aku tidak mau merepotkan siapa pun Jim, aku memerlukan banyak uang,biarkan aku melakukan dengan caraku," jawab Lim.


"Lim, almarhum ayahmu dulu sering memberiku uang untuk membeli ice cream saat aku menemani ayahku mancing sama ayahmu. Dia begitu memanjakanku saat aku kecil.Sekarang anaknya dalam kesulitan apa aku diam saja?Aku akan mengirim orangku untuk membantumu, dia akan datang ke tempatmu.Bekerjasamalah,jangan pikirkan berapa banyak yang kukeluarkan," kata Jimmy.Terdengar suara isakan di ujung sana.


"Terima kasih Jim." Sambungan itu pun terputus.Beberapa saat kemudian Jack datang dengan membawa motor matic.


"What's wrong(ada apa)?" tanyanya.


"Selidiki Xiu Lim xiang,dia sedang dalam masalah apa.Kirim orangmu untuk membantu selesaikan masalahnya.Kalau perlu pengeluaran, ok bantu dia.Kalau lebih dari 2M you have to confirm to me first(harus konform dulu padaku)," kata Jim.


Jack mengangguk mengerti.Tiba tiba Jack menjewer telinga Lucas.


"Hey,What did I do wrong Uncle(Apa salahku)?" Lucas memegangi telinganya.


"Because you never hear what I say.I told you don't disturb him,Why you still do that(Karena kau tidak pernah mendengarku.Sudah kubilang jangan ganggu dia,kenapa masih saja melakukannya)?" kata Jack.

__ADS_1


"You know, this is urgent Jack(Ini darurat tahu)" Lucas ngeyel.


"Jack,it's Ok.Do this asap (lakukan secepatnya)," kata Jim.


Jack segera mengajak Lucas pergi, sementara Jim kembali melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah.Anita tampak sedang memencet mencet saluran TV dan Jim duduk menyebelahinya.


"Kenapa?" tanya Jim yang melihat wajah kesal istrinya.


"Nggak ada yang bagus, siaran berita sama kartun.Beritanya juga itu itu saja," jawab Anita.Jim memencet tombol On DVD player dan memutar lagu lagu kesukaannya.


"Pilih saja yang kamu suka.Ada seratusan lagu lagu faforitku.Kalau tidak suka akan kucarikan yang lainnya," kata Jim.Anita memencet mencet remote.Ia memilih lagu "Creep" Radiohead.Jim tersenyum.


"Kenapa? Nggak boleh? Ngomong ngomong siapa band yang paling kau sukai?" tanya Anita.Jim merengkuh Anita ke dalam pelukannya.


"U2, aku penggemar Bono.Penggemar saja, tidak pakai gila.Ada lagi, aku suka Bon Jovi," Jim mencium pucuk kepala Anita.


"Aku juga suka Bon Jovi," kata Anita.Jim mengeratkan pelukannya.


"Anita...Just like he said you're so fuckin special for me (Seperti yang dia katakan, kau sangat istimewa untukku)." Anita menoleh ke arahnya, Jim segera memagut bibir indahnya dengan rakusnya.Anita meremas kuat rambut belakangnya dan itu membuat Jim semakin memperdalam ciumannya.

__ADS_1


Mereka kembali melakukan penyatuan hingga beberapa kali, Jim tersenyum puas dan memeluk Anita hingga keduanya tertidur pulas.


Jim dan Anita kembali ke rumah saat senja menjelang.Jim mengajak Anita mampir ke kebun sayuran.Anita mengambil beberapa tomat merah yang tampak segar dan besar.


"Pak Slamet, punya kantong plastik ndak?" teriak Jim.Pengurus kebun itu segera menghampiri mereka dan memberikan kantong plastik.Anita segera menerima dan meletakkan tomat tomat itu di dalamnya.


"Sudah nanam Paprika Pak?" tanya Jim.


"Sudah Tuan Muda, semua jenis paprika saya tanam dan sudah tumbuh," jawab pak Slamet.


Anita menarik baju suaminya dan menunjuk nunjuk ke arah pohon mangga.


"Apa?" tanya Jim.


"Ambilkan mangga itu, sudah kekuningan," jawab Anita.Jim tersenyum, Anita pasti ingat kalau dirinya dulu suka manjat pohon waktu SMP, bukan cuma pohon, tapi pagar sekolah juga.


"Sayang, tubuhku tidak seramping dulu.Kalau aku jatuh dari atas pohon kamu yang tanggung jawab lho," katanya.


"Biar aku panjat sendiri,dasar pelit," marah Anita.

__ADS_1


"E ee e, nggak usah.Biar aku saja," jawab Jim lalu mengambil tangga di dekat pohon.


__ADS_2