CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption161


__ADS_3

Jimmy duduk di ruang makan sementara Anita menyiapkan piring dan teh hangat untuk suaminya.


“Apa kau mau yang lain Sayang?” tanya Anita.


“Aku mau di suapi,” jawab Jimmy.


Anita melakukan apa yang diminta suaminya,Jimmy pun mengambil sendok dan menyuapkan nasi goreng itu ke mulut istrinya.Ia tampak enggan memalingkan pandangannya dari wajah Anita.


“Ada apa? Kenapa kau masih murung begitu?” tanya Anita.


“Aku akan pergi beberapa hari,” katanya.


“Kau pergi hanya beberapa hari kan? Aku akan menunggumu kembali,” kata Anita.


“Aku tidak pernah berfikir akan meninggalkanmu sendirian walau hanya sehari saja.”


“Kita sudah pernah berjauhan beberapa tahun,berjauhan sehari dua hari tidak masalah. Kau akan menelponku kan?” tanya Anita.


“Tentu saja,sàat aku senggang pasti menelponmu. Pekerjaanku kali ini harus berkonsentrasi penuh, jadi mungkin aku akan mematikan ponselku.Kau kirim pesan saja kalau aku tidak bisa dihubungi. Kalau butuh sesuatu atau ada masalah, carilah Corvin dan Marcel untuk menyelesaikannya.Aku sudah memberitahu mereka.Minta bantuan Yuki bila perlu.” Jimmy menyudahi makannya.


Julian dan Arron duduk di sebelah Jimmy.


“Apaan tuh? Kenapa bentuknya aneh begitu?” tanya Julian.


“Nasi goreng, ini Jimmy yang buat.Enak koq,tidak seburuk tampilannya,” jawab Anita.


Arron dan Julian tertawa.


“Yang penting yang bikin ganteng,melihat wajahku saja rasanya jadi enak,” kata Jimmy.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Lucas datang dan membawa sekotak kue keju.


“Ini buatan Yuki,apa kalian mau?” tanyanya.Jimmy mengernyitkan dahinya.


“Kemarin kemarin kalian masih berkelahi,sekarang buatin kue?” tanya Jimmy.


“Dia kalah taruhan hehe,” Lucas menyeringai.


“Kau pasti berbuat curang,” kata Jimmy seraya mengambil sepotong kue.


“Anita, ni xiang gen women yiqi qu ma (apa kau akan pergi bersama kami?)” tanya Arron setelah menyudahi sarapannya.


“Meiyou,nimen xian zou (tidak,kalian pergilah dulu). Wo jiu dian cai qu (Aku pergi jam sembilan).Pak Edy song wo qu (pak Edy yang mengantarku),” jawab Anita.


“Oh, hao (baiklah),” kata Arron.


“Aku pergi dulu Anita,nanti di kantor cari aku kalau perlu bantuan.Jim aku pergi dulu.” Julian mengikuti langkah Arron yang menuju ke pintu ke luar.


Anita memalingkan matanya ke arah suaminya yang sejak tadi melihat terus kepadanya.


“Aku sudah siapkan pakaianmu,” kata Anita.


“Jim, aku panaskan mesih helinya dulu,” kata Lucas.


“Kita pergi sekitar jam sepuluh, aku akan pergi dengan Corvin sebentar untuk menemui seseorang,” kata Jimmy.


“OK.” Lucas bergegas pergi ke atap.


Sementara Jimmy tiba tiba menggenggam tangan Anita dan menariknya ke dalam pelukannya.

__ADS_1


“Ayo ke kamar sebentar,” Jimmy menarik tangan Anita dan membawanya ke dalam kamar.


“Masih ada sedikit waktu.”


“Hmm,apa maksudnya?” tanya Anita.Tanpa menjawab Jimmy langsung menyambar bibir Anita dan membawanya ke kamar mandi tanpa melepas pagutannya.


“Jimmy, kita semalam sudah ....”


“Aku mau pergi beberapa hari, berikan aku amunisi untuk bisa menemukan cara terbaik menyelesaikan masalah ayahku.”


“Baiklah Tuanku.”


Jimmy menurunkan Anita di dalam bathtub yang sudah terisi air hangat dan taburan kelopak mawar merah beserta essensial oil yang baunya sangat menenangkan.


“Apa suamiku sendiri yang melakukan ini?” tanya Anita seraya menggenggam beberapa kelopak mawar yang mengambang di ata air.


“Suamimu ini adalah raja di rumah ini,pasti ada seseorang yang menyiapkannya kan nyonya Jimmy?” Tanpa menunggu lama keduanya saling membantu melepaskan pakaian dan kembali berpagutan begitu panas.


Kamar mandi itu kembali menjadi saksi adegan demi adegan panas pemiliknya.


“Ah Jimmy...”


Anita mencengkeram bahu suaminya,merasakan setiap kenikmatan yang bertubi tubi datang kepadanya. 💟💓💖💗💙


Author


“Dorrrr”


Awas ngiler 😂😂😂😂😂😂

__ADS_1


__ADS_2