
...Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta...
...Episode 199...
“Siapa lagi yang berani ke panggung?” tantang Pendekar Macan Putih sambil kembali memasukan sesuatu ke dalam mulutnya. Keadaan Pendekar Macan Putih yang tadinya sudah kepayahan seketikan menjadi segar bugar seperti semula.
“Entah apa yang di makannya itu, tiba-tiba saja keadaannya kembali seperti semula.” Ucap Pertapa Sakti Tanpa Nama.
“Biar aku yang coba menyerangnya.” Sahut Iblis Muka Hitam.
Iblis Muka Hitam melompat ke atas panggung. Keadaannya yang kini hanya memiliki sebelah tangan tak menghilangkan kegagahannya. Tatapan tajamnya ke arah Pendekar Macan Putih Membuat lelaki itu sedikit gentar. Pedekar Macan Putih tau siapa tokoh yang berada di depannya ini. Dedengkot Iblis yang kesaktiannya seimbang dengan Pertapa Sakti Tanpa Nama.
“Majulah!” ucap Iblis Muka Hitam dingin.
Keduanya telah mengerahkan tenaga saktinya masing-masing pada tingkat tertingi. Seluruh tubuh Pendekar Macan Putih berubah menjadi hitam di tambah sesekali asap hitam keluar dari telapak tangannya. Bau amis darah seketika menyebar di tempat itu.
Dipihak lawan Iblis Muka Hitam telah menggunakan Ilmu kesaktiannya, Telapak Iblis Beracun. Nampak kedua telapak tangannya berubah menjadi hitam kelam. Bau busuk seperti Bangkai menyebar. Para Hadirin yang berilmu rendah sudah Banyak yang menjauh menghindari bias racun yang menyebar.
Hiyaaattt..
Keduanya memekik keras kemudian saling terjang. Masing-masing mengincar titik vital lawan. Hingga berlalu dua puluh jurus tak ada satupun yang mampu menyentuh tubuh lawan. Mereka sama-sama mengerti menghindari serangan adalah cara terbaik untuk selamat.
Blaammm..
Bentrokan tenaga tak bisa lagi di hindari. Sepasang telapak tangan Pendekar Tangan Putih bertemu dengan sebelah telapak tangan Iblis Muka Hitam. Keduanya terlempar jauh sampai keluar lapangan.
Pendekar Macan Putih Roboh tak bergerak lagi. Mata, telinga, hidung dan mulutnya mengeluarkan cairan hitam berbau amis dan busuk. Racun kelabang Hitam dan Racun pukulan milik Iblis Muka Hitam bercampur di tubuhnya. Rupanya Ketua Perguruan Macan Putih itu telah keracunan Ilmunya sendiri dan terhantam pukulan Iblis Beracun milik lawan.
__ADS_1
Di sisi lain Iblis Muka Hitam masih hidup. Namun keadaannya tidak bisa dikatakan baik-baik saja. Seluruh tubuhnya kini menghitam. Sahabat dekat Pertapa Tangan Sakti itu telah mengalami keracunan akibat pukulan lawan.
“Tuanku, apabila kau tak menolongnya, dalam waktu setengah hari orang itu pasti tewas akibat Racun Kelabang yang bersarang ditubuhnya.” Ucap Iblsi Muka Hitam memberitahukan Bayu.
“Biarlah.. Orang tak meminta, kita tak perlu bertindak.” Sahut Bayu.
Tubuh Iblis Muka Hitam diangkat dan di letakan dekat tenda rombongan Pertapa Sakti Tanpa Nama. Melihat sahabatnya dalam keadaan sekarat Pertapa Sakti Tanpa Nama sangat cemas. Beberapa kali ia melakukan pengobatan sendiri tanpa menyentuh tubuh sahabatnya itu namun sia-sia. Bukannya menyembuhkan malah makin memperparah keadaan sahabatnya itu.
“Jaka, kau berpengalaman dengan luka dalam akibat terkena pukulan racun langka kelabang hitam. Kau pasti mampu mengobati Amok Seta yang sekarat itu.” Ucap Pertapa Sakti Tanpa Nama penuh harap.
“Bukan aku yang melakukan pengobatan terhadap racun kelabang hitam waktu itu eyang,” sahut Jaka sambil menggelengkan kepala. Tapi Rajawali Merah yang melakukannya.”
“Ahhh.. kenapa harus bocah itu lagi.” keluh Pertapa Sakti Tanpa Nama.
Pertapa Sakti Tanpa Nama melihat ke arah Iblis Muka Hitam yang sedang terbaring sekarat. Nafasnya terlihat sangat lemah. Matanyapun terpejam dengan wajah meringis menahan rasa sakit.
“Jaka kau bawalah Amok Seta ke tempat pemuda itu. Mohonlah kepadanya atas namaku untuk menyembuhkan sahabatku itu. Selain aku di dunia ini tak ada lagi sanak keluarganya.” Ucap Pertapa Sakti Tanpa Nama mengalah dengan keegoannya.
“Bayu, maukah sekali lagi kau berbaik hati?” ucap Jaka kepada Bayu setengah berbisik saat berada di hadapan pemuda itu.
Bayu menatap lekat ke mata Pendekar Halilintar. Ia berusaha menembusi pikiran suam Cempaka itu untuk mengetahui keinginanya. “Katakanlah kak Jaka!” ucap Bayu.
“Maukah kau mengobati Iblis Muka Hitam?” ucap Jaka sedikit tertahan. Walaupun ia merasa tak ada permusuhan lagi dengan pemuda ini, tapi ia pun tak bisa menganggap dirinya dekat dengan pemuda itu.”
“Pasti mau.” Sambar Intan mendahului jawaban Bayu.
Bayu hanya tersenyum melihat tingkah gadis itu. Ia sendiri memang tidak keberatan untuk melakukan itu.
“Antar kami kesana kak Jaka.” Ucap Intan lagi sambil menggandeng tangan Bayu.
__ADS_1
Jaka pun mengajak keduanya ke tenda yang ia tempati bersama rombongan. Pertapa Sakti Tanpa Nama memandang Bayu dengan penuh harap. Tak ada lagi tatapan permusuhan dari orang tua itu. Ia hanya menginginkan sahabatnya itu selamat.
Bayu menjura kepada Pertapa Sakti Tanpa Nama sebagai bentuk penghormatan. Sedangkan Intan langsung menghampiri Cempaka dan Canik Kemuning. Ketiga perempuan berbeda usia itu langsung menepi untuk saling berbincang. Sementara Bayu sudah mulai memeriksa Iblis Muka Hitamyang keracunan.
“Awas jangan pegang, bera..” seru Pertapa Sakti Tanpa Nama tertahan. Ia hendak mengingatkan Bayu bahwa tubuh sahabatnya itu beracun. Tapi orang tua itu segera insyaf bahwa pemuda ini memiliki kesaktian yang sulit diukur, sehingga ia pun tak jadi meneruskan perkataannya.
Bayu memalingkan wajahnya saat mendegar seruan Pertapa Sakti Tanpa Nama berseru. Dilihatnya orang tua itu menutup mulutnya. Bayupun tersenyum seraya menganggukan kepala.
Tiba-tiba benda-benda kecil di sekitar tenda rombongan Pertapa Sakti Tanpa Nama bergerak. Beberapa pendekar yang berada di situ merasakan rambut dan bulu kuduk mereka berdiri. Seolah ada kekuatan tak nampak sedang menjalari tempat itu. Mereka tidak tau saat itu Bayu sudah mengerahkan Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta tingkat ke limanya.
Perlahan racun di tubuh Iblis muka Hitam terangkat melalui mulut dan pori-porinya. Hanya dalam waktu singkat semua racun terangkat. Bahkan lebih hebat lagi orang tua yang bernama Amok Seta itu muknya tak lagi hitam. Semuanya kembali normal sesuai dengan warna kulitnya yang kecoklatan.
Dengan sekali hentakan Bayu membuyarkan semua racun yang terangkat. Kemudian Pemuda itu menyentuh perut Iblis Muka Hitam lalu mengalirkan tenaga saktinya di sana. Perlahan seluruh aliran darah dan pusat tenaga yang tadinya tersumbat karena luka dalam oleh pukulan Ilmu Kelabang Hitam mulai sembuh dan normal kembali. Bayupun menarik kembali tangan dan tenaga saktinya. Keadaan di tempat itupun kembali normal.
Perlahan Amok Seta membuka matanya. Sebenarnya dalam keadaan terluka tadi ia masih dapat melihat dan mendengar sekeliling. Hanya saja tenaganya seolah-olah habis membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa. Dalam keadaan lemah tadi ia dapat mengetahui siapaorang yang sedang mengobatinya.
“Terima kasih yang tak terhingga Rajawali Merah. Kau bukan saja telah mengusir racun Kelabang Hitam yang hampir saja membunuhku. Tapi kau juga menyembuhkan luka dalamku akibat kesalahan berlatih Ilmu Telapak Iblis Beracun yang membuat mukaku menjadi hitam dan sering terasa nyeri.” Ucap Amok Seta.
Memang selama ini tidak ada yang mengetahui wajah hitam dari Amok Seta itu diakibatkan oleh kesalahan berlatih. Hanya ia sendiriyang sadar betul apa yang dialaminya. Bermacam ramuan sudah ia coba untuk menghilangkan keracunan di tubuhnya, namun tak satupun berhasil. Ia pun pasrah tak memperdulikan lagi wajahnya yang menghitam itu.
“Terimakasih Rajawali Merah.”
Tiba-tiba Pertapa Sakti Tanpa Nama berlutut sambil mengucapkan terima kasih kepada Bayu dengan rasa haru. Orang tua itu tak dapat lagi membendung air matanya. Ia mengira akan kehilangan sahabatnya dari kecil itu.
“Eh.. jangan bersikap seperti itu Eyang. Tak pantas seorang senior sepertimu berlutut kepadaku yang masih sangat hijau ini.” Ucap Bayu merendah sambil memegang tangan Pertapa Sakti Tanpa Nama untuk membangunkannya dari berlutut.
Bersambung..
Jangan lupa kasih like dan komentar untuk mendukung novel ini dan bentuk apresiasi kepada penulis.
__ADS_1
Telah Terbit karya baru saya yang berjudul "PENDEKAR BAYANGAN DEWA" cerita bergenre Fantasi Xianxia, bercerita tentang Putra Dewa Tertinggi Raja Langit yang terjebak muslihat raja Iblis hingga terdorong ke pintu reinkarnasi manusia. Lalu bagaimana kisahnya, klik profil saya dan temukan ceritanya