Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta

Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta
Raja Siluman Ular Ke Benteng Dewa


__ADS_3

...Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta...


...Episode 243...


Bayu Aruna si Rajawali Merah dan Arya Murid utama perguruan tangan dewa itu memasuki ruang pusaka perguruan tangan dewa. Mengapa bisa Arya mengetahui keberadaan pusaka peninggalan malaikat bertangan Sakti padahal pusaka ini hanya  ketua yang boleh memasukinya. Bayu sebagai ketua memberikan perlakuan khusus untuknya, ibarat kata Arya adalah wakil ketua perguruan itu. Sehingga bila bayu tidak ada di tempat, maka dialah yang menjadi ketua bagian tangan dewa saat itu.


“Ini kitab itu ketua,” ucap Arya seraya menyerahkan sebuah buku kepada Bayu.


Bayu pun menerima buku itu, dan kemudian  membuka lembaran demi lembaran buku itu sambil membacanya. Buku itu memang menceritakan  dua mahluk keramat yang ada di dunia sekarang ini. Hanya  saja keterangan yang ada di sana tak jauh berbeda dengan yangnia ketahui. Namun secara khusus di sana dijelaskan bahwa mahluk keramat burung api ini memiliki dua kepribadian, satu baik dan satunya jahat.


Makhluk keramat burung api apabila menitis ke tubuh manusia masing-masing kepribadian akan berebut untuk  menguasai raga barunya. Apabila kepribadian baik yang menang maka ia akan menyerahkan sepenuhnya ke jiwa pemiliknya. Namun apabila kepribadian buruk yang menang maka ia akan mencoba mengambil alih raga yang di tempatinya.


Sudah beberapa kali para tokoh  terdahulu mencoba memisahkan dua kepribadian ini. Konon  katanya hanya orang yang memiliki kekuatan penguasa naga yang mampu memisahkan dua kepribadian mahluk keramat burung api  itu. Hanya saja apabila keduanya dipisahkan, maka kepribadian yang satunya akan memiliki sifat jahat pembawa kehancuran. Dengan kata lain apabila mereka dipisahkan akan melahirkan kembali sebuah kekuatan jahat di muka bumi, walau di sisi lain ada penyeimbang sebagai kekuatan baiknya.


“Hmmm rupanya seperti itu. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan kekuatan penguasa naga itu? Apakah pedang penguasa naga yang berada padaku ini ada hubungannya?” gumam Bayu bertanya kepada dirinya sendiri.


“Ketua, bisa jadi pedang yang ada di tanganmu itulah merupakan kekuatan penguasa naga. Hanya saja resiko yang diakibatkan dengan pemisahan dua kepribadian makhluk keramat Roh burung api itu akan menjadi momok menakutkan bagi dunia persilatan. Memang selama ketua masih ada di dunia ini, kekuatannya masih bisa diatasi,” ungkap Arya.


“Hmmmm.. aku belum meikirkan sampai ke sana. Biarlah kita pikirkan itu nanti sambil berjalan waktu. Biarlah takdir yang menentukan. Sekarang yang harus dipikirkan adalah dua orang puasa baru di dunia persilatan ini. Entah apa tujuannya mereka membangkitkan manusia-manusia siluman itu lagi.”

__ADS_1


“Ketua, apa mungkin mereka merupakan orang-orangnya raja Barat, atau orang-orang Raja Iblis  kelelawar?”


“Entahlah, saat ini ada tiga pihak yang sedang bersengketa. Pertama pihak kerajaan Selatan, kedua kerajaan Barat dan ketiga pihak pemberontak yang berada di negeri Selatan ini. Semua pihak memungkinkan dan memiliki alasan untuk melakukan itu,” jawab Bayu.


“Pergerakan pasukan kerajaan barat menyerang Negeri ini memang terlihat begitu cepat pergerakannya. Sudah dua kota besar yang jatuh ke tangan Raja Barat. Apabila nanti pasukan mereka berusaha untuk menguasai tempat tinggal kita ini, apa yang harus kita lakukan ketua?”


“Selama mereka tidak mengganggu kita, dan juga tidak mengganggu rakyat di sekitar, kita sebaiknya kita diam dulu. Namun apabila Mereka mengganggu habisi saja pasukan pasukan itu,” sahut Bayu.


Mendengar ucapan dari ketuanya, Arya merasakan kengerian di balik ucapan itu. Ucapan sang ketua menyuruh membasmi  pasukan musuh apabila data mengganggu, mengingatkannya pada cerita beberapa orang anggota perkumpulan istana Lembah neraka waktu itu. Mereka bercerita sang ketua  menghadang dan menghalau pasukan pasukan kerajaan Selatan yang ingin menghancurkan lebah neraka, hanya seorang diri. Padahal jumlah prajurit kerajaan saat  itu sekitar seribuan.


Dipandang dari sisi kesaktian maupun kebaikan Arya sangat kagum dan sangat mendukung Bayu menjadi ketua perguruan Tangan Dewa. Namun kalau melihat kekejamannya, ia begitu ngeri dan merasa tidak pas seorang ketua perguruan tangan dewa memiliki sifat seperti itu. Memandang jasa-jasa Bayu terhadap perguruan inilah yang membuatnya begitu berbakti terhadap ketuanya yang masih sangat muda itu.


Ketika sedang asyik mereka berdua berbicara tiba-tiba dari luar ruangan penyimpanan pusaka terdengar ketukan pintu tiga kali.


“Sepertinya ada sebuah urusan penting sehingga murid itu datang kesini,” ucap Bayu.


Keduanya pun beranjak meninggalkan ruang penyimpanan pusaka dan menuju pintu keluar. Di luar  ternyata memang sedang menunggu dua orang murid perguruan tangan dewa dan nampak dari wajahnya menunjukkan kecemasan. Bayu dan Arya mengerutkan kening mereka.


“Ada apa?” tanya Arya.

__ADS_1


“Izin melapor ketua, Guru senior.. di luar seorang mirip dengan Raja Iblis Bukit Tengkorak dan orang yang mengaku sebagai Iblis Mayat Hidup ingin bertemu dengan ketua. Kami berusaha menghalangi, namun kekuatan gabungan mereka lebih unggul. Kini dua orang itu sedang berhadapan dengan empat benteng penjuru tangan dewa.”


Mendengar ucapan mereka itu sontak mengejutkan Bayu dan Arya. Keduanya tidak menyangka bahwa begitu cepat orang yang membangkitkan Raja Iblis bukit tengkorak mengirimnya perguruan tangan dewa ini. Sedangkan empat benteng  penjuru Tangan Dewa yang di maksud oleh  murid itu adalah empat murid utama yang di ajari oleh Bayu secara langsung ilmu kesaktian khusus dari  perguruan tangan dewa.


Bayu dan Arya bergegas menuju gedung utama perguruan tangan dewa. Di halaman luas gedung utama itu sedang bertarung empat orang murid utama perguruan Tangan Dewa melawan dua orang lelaki tua yang kita kenal dengan Raja Iblis Bukit Tengkorak di awal-awal cerita ini. Sedangkan yang satunya adalah Ki Madar alias Iblis Mayat Hidup dedengkot aliran hitam yang hidup di masa muda  Pendekar Halilintar. Iblis Mayat Hidup telah tewas ditangan Jaka Pendekar halilintar belasan tahun yang lalu. Oleh  RajaPeramal  Dari Timur ia dihidupkan kembali dengan kekuatan silumannya.


Sebenarnya kemampuan empat orang murid utama perguruan tangan dewa berada diatas dua orang beraliran hitam itu . Namun sayang pengalaman mereka yang kurang dalam menghadapi musuh yang berilmu sihir siluman, membuat empat murid itu keteteran dalam bertarung. Seperti saat ini sering kali mereka kelimpungan mencari lawan yang tiba-tiba lenyap dari hadapan mereka.


“Berhenti!”


Terdengar bentakan Bayu, saat pertarungan mulai memihak kepada dua orang dedengkot aliran hitam. Bentakan yang mengandung aliran tenaga sakti itu membuat semua orang yang ada di sana bergetar terutama dua orang musuh yang menyantroni perguruan Tangan dewa ini. Seketika pertarungan berhenti kini di antara mereka berdiri Bayu dan Arya menghadap ke arah dua manusia kejadian itu.


“Hmmm.. rupanya kau sudah di bangkitkan lagi Raja Siluman Ular. Apa maumu mengacau di sini? Apakah kau ingin kejadian yang menimpamu di alam lelembut itu terjadi lagi di sini.”


Betapa terkejutnya Raja siluman ular yang bersemayam di tubuh raja iblis Bukit tengkorak itu saat mendengar ucapan Bayu. Ia tidak menyangka Bayu bisa mengetahui siapa dirinya sebenarnya. Ditambah lagi ancaman yang hendak menjadikan dirinya mengalami hal sama di waktu lalu. Tak sadar dia mundur satu langkah ke belakang.


Bayu sendiri mengetahui siapa orang yang ada di hadapannya ini menggunakan ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat ke enam yang di alirkannya pada kedua matanya. Sehingga siapa yang berada di balik jasad kakek angkatnya itu ia pun dapat mengetahui. Ia melakukan itu sesaat saja, sehingga tidak sempat dilihat orang perubahan yang terjadi pada matanya.


Bersambung..

__ADS_1


Ditunggu like dan komentarnya.


__ADS_2