
...Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta...
...Episode 227...
Sepeninggal orang-orang yang mengaku diri mereka sebagai suku api, ketua perkumpulan elang sakti memerintahkan anak buahnya membenahi tempat tersebut. Beberapa bagian di tempat itu porak poranda dikarenakan pertarungan dahsyat Kedua belah pihak. Sementara Bayu dibantu oleh Intan mengobati gadis yang mereka selamatkan.
Tak menunggu waktu lama, hanya memerlukan waktu sepeminuman teh Bayu sudah berhasil mengeluarkan racun yang berada di tubuh gadis y keturunan Raja barat terdahulu itu. Pemuda itu menyuruh si gadis untuk beristirahat memihkan tenaganya.
“Sewaktu mereka menghilang tadi mengapa kau tidak mengikutinya, Kak Bayu?” tanya Intan. “Entah kenapa aku merasa bahwa gadis yang berpakaian serba hitam dan menutupi kepalanya dengan Caping itu adalah kak Nalini.” Ungkap Intan lagi.
“Sebenarnya aku sudah mencoba mengejar mereka pada saat menggunakan ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat Ke enam tadi. Namun entah mengapa aku kehilangan jejak mereka. Seolah-olah ada kekuatan yang menghalangi penglihatanku.” Sahut Bayu.
“Akupun merasakan hal yang sama kak. Tidak seperti biasanya sulit untuk menemukan keberadaan kak Nalini. Bahkan saat orang yang bercaping itu berada dihadapan kita, aku tak bisa mengenali bahkan sedikit pun aku tak merasakan kehadiran roh mahluk burung apit. Kecuali karena melihat tenaga api hitam yang dipancarkannya.”
“Sebaiknya kita coba tanyakan kepada ketua perkumpulan Elang Sakti, di manakah keberadaan para suku api itu. Mungkin dengan menemukan keberadaan suku api kita dapat menemukan Nalini ini. Sebenarnya suku Api merupakan sukunya ibuku. Karena ibu menikah dengan ayahku yang bukan suka api maka darah suku api pun lenyap dari tubuh kau.
Bayu dan Intan melangkah keluar meninggalkan kamar tempat beristirahatnya gadis keturunan Raja yang bernama Yassika itu. Mereka berdua menemui ketua perkumpulan Elangg Sakti. Kebetulan orang tua itu berada di taman rumah bersama kakek dan nenek suami istri.
“Gadis itu sudah lepas dari marabahaya. Ia sedang beristirahat di kamarnya.” Ucap Bayu memberitahukan kepada semua orang yang ada di situ.
“Terima kasih sekali lagi atas pertolonganmu tuan pendekar. Entah apa yang akan terjadi pada kami seandainya engkau tidak datang tepat pada waktunya.” ucap kakek tua.
“Maaf sekali aku belum memperkenalkan diri. Namaku Ageng Muso Pati. Aku merupakan adik dari ayah raja yang telah digulingkan. Dengan kata lain Gadis itu adalah cucu dari kakakku yang dulunya raja.” Ucap kakek tua memperkenalkan diri.
__ADS_1
“Kalau yang ini adalah istriku. Namanya Laksmi. Selain merupakan keluarga besar kerajaan, kami juga merupakan orang-orang dunia persilatan di negeri barat ini.” Ucap kakek Ageng Muso Pati.
Bayu mengangguk-anggukan kepalanya. Kemudian iapun “Kek, apakah kalian mengetahui dimana tempat persembunyian suku api berada?” tanya Bayu.
“Hendak apa kau menanyakan tentang keberadaan suku api. Apakah kau ingin menyantroni mereka tuan Rajawali Merah” tanya ketua Perkumpulan Elang Sakti menyambar pembicaraan Bayu dan kakek Ageng Muso Pati.
“Ada hal yang ingin kami pastikan dengan mereka.”
“Sebenarnya kami tidak meragukan kalian dalam jurusan ilmu kesaktian. Tapi suku api terkenal dengan ilmu gaibnya. Ilmu gaib tidak bisa dilawan dengan ilmu kanuragan.” Tutur ketua Perkumpulan Elang Sakti.
“Berarti kalian tahu di mana letak persembunyian mereka?” tanya Bayu.
Serentak ketua perkumpulan Elang Putih dan kakek Ageng Muso Pati menggelengkan kepala mereka tanda tidak tahu.
Dengan perasaan kecewa Bayu pun tersenyum menanggapi ucapan dari para orang tua tersebut. Apa yang diucapkan oleh Ki Ageng Muso Pati memang tidak salah. Untuk menuju alam gaib ilmu tujuh gerbang alam semesta harus tahu dulu Di mana letak gerbangnya.
Wraaakkk.. wraaaakkk..
Saat semuanya tenggelam dalam lamunan masing-masing, tiba-tiba saja terdengar suara burung rajawali di atas langit mereka berada. Bayu bersiul memanggil Rajawali peliharaan nya itu. Seketika burung itu terbang menuju ke arah Bayu. Kemudian bayi merentangkan tangan kanannya yang langsung dijadikan tempat bertengger oleh burung Sakti tersebut.
“Intan ambil surat di kaki burung rajawali itu.”
Intan perlu melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Bayu. Kemudian Gadis itu menyerahkan sepucuk surat yang tadinya terikat di kaki burung rajawali.
__ADS_1
Ketua, Pendekar Halilintar dan dua orang tokoh persilatan dari timur ingin bertemu. Salah satu dari mereka kritis minta pertolonganmu.
Bayu membaca isi surat yang diserahkan oleh Intan. ternyata surat itu berasal dari pelanggan yang memberitahukan bahwa di lembah neraka telah kedatangan Pendekar Halilintar bersama dua orang tokoh dunia persilatan dari negeri.
“Sepertinya kita harus bergegas kembali ke istana Lembah neraka, Intan. Kak Jaka dan dua orang pendekar dari negeri timur datang meminta pertolongan. Entah apa yang terjadi pada mereka. Dan kita akan memulai lagi pencarian nantinya dari sini.”
Intan pun mengangguk menanggapi ucapan Bayu. Kemudian keduanya berpamitan kepada ketua perkumpulan elang sakti dan juga kakek Ageng Muso Pati. Mereka tidak dapat melarang kepergian bayu.
“Tuan Rajawali Merah, sebenarnya ada kekhawatiranku akan sepeninggal kalian berdua nanti. Aku takut orang-orang dari suku api itu akan kembali dan membawa cucuku itu lagi. Yang pasti mereka masih memerlukan satu orang perempuan yang yang memiliki darah kerajaan untuk dijadikan tumbal.
Bila kalian tidak keberatan, aku ingin cucuku itu kalian bawa bersama ke negeri Selatan biar lebih aman. Kalau disini, kapan saja nyawanya bisa terancam. Dan juga merupakan kerugian besar bagi dunia persilatan apabila mereka mampu membangkitkan kembali Dewi api.” Ucap kakek Ageng Muso Pati.
Bayu pun melirik ke arah Intan seolah-olah meminta pendapatnya. Namun Intan hanya mengangkat kedua bahunya sebagai jawaban bahwa ia pun tidak dapat memutuskan.
“Baiklah kalau begitu. Bila memang kalian menginginkan kami membawa Gadis itu ke negeri Selatan, mungkin untuk sementara waktu aku titipkan dia dia di istana Lembah Neraka. Aku tidak tahu lagi tempat mana yang aman untuk gadis itu tinggal.” Ucap Bayu.
“Sebenarnya ada tempat yang paling aman buat cucuku itu. Para suku api dan juga roh keramat burung api tidak akan pernah menginjak Pulau es. Apabila kalian tidak keberatan maukah kalian mengantarnya ke sana. Raja Pulau es sekarang merupakan sahabat baikku di dunia persilatan.”
“Mendengar itu Bayu dan Intan serentak menganggukkan kepala mereka. Sebenarnya mereka ingin mengatakan bahwa Raja Pulau es merupakan orang yang sangat mengenal mereka bahkan Intan merupakan keponakannya. Namun hal itu urung dilakukan dikarenakan mereka tidak ingin pembicaraan semakin melebar.”
Setelah memberikan waktu beberapa saat untuk cucu kakek Ageng Muso Pati mempersiapkan dirinya, merekapun berangkat ke Istana Lembah Neraka. Bayu menggunakan Naga Cahaya untuk mempersingkat perjalanan mereka.
Bersambung..
__ADS_1