Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta

Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta
Tak Ada Obat Yang Bisa Menyembuhkan Cempaka


__ADS_3

...Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta...


...Episode 257...


Danastri kembali terduduk karena tak kuat menopang tubuhnya yang sudah terluka parah. Ia tidak mengerti apa sebenarnya terjadi dan mengapa ada orang yang rela menyelamatkannya dengan mengorbankan dirinya sendiri. Sebenarnya Gadis itu ingin menghampiri orang yang telah menyelamatkannya namun apa daya tenaganya sudah tidak ada lagi. Hanya bisa terduduk di tempatnya.


Sementara Bayu yang sedang berada di atas baru menyadari bahwa orang yang menangkis serangan nya tadi adalah Cempaka. Dengan rasa panik ia pun langsung melesat menuju Cempaka yang dipangku oleh Jaka. Melihat keadaan istri kakak angkatnya itu Bayu menjadi sangat cemas.


“Ahhh.. kenapa kau lakukan itu kak Cempaka. Ini semua Sangat  membahayakan nyawamu,” ucap Bayu dengan nada menyesal.


Bayu menoleh kearah Danastri yang sedang terduduk tidak berdaya. Ia pun dengan mata yang mengandung kemarahan mengerahkan tenaga saktinya ke arah gadis itu untuk menghabisinya. Namun tiba-tiba saja tangan Jaka menyentuhnya memberi syarat untuk tidak melakukannya dengan gelengan kepala. Pemuda itu pun urung melakukan serangan. Ia menarik kembali tenaga sakti yang sudah dikerahkan.


Kemudian Bayu mengerahkan tenaga saktinya untuk mengobati luka yang dialami Cempaka. Pemuda itu mengerahkan tenaga sakti ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat pertama yang mengandung hawa dingin embun semesta. Seketika tempat itu berubah menjadi sejuk dengan butiran butiran embun melayang-layang di sekitar tubuh Bayu menyebar sampai  sejauh lima tombak darinya.


Bayu menyalurkan tenaga saktinya ke dalam tubuh Cempaka. Walaupun terlihat ada perubahan dari denyut nadi dan tarikan nafasnya yang mulai berangsur membaik, namun luka dalam istri Pendekar Halilintar itu tidak juga membaik. Bahkan tubuhnya masih terlihat menghitam seperti terbakar. Jaka yang berada di samping semakin cemas dengan keadaan istrinya itu.


Melihat tidak banyak perubahan yang terjadi pada diri istri kakak angkatnya itu, Bayu pun meningkatkan pengerahan tenaga saktinya. Namun yang terjadi malah membuat Cempaka merintih kesakitan. Rupanya tenaga sakti yang masuk ke dalam tubuhnya begitu kuat akan tetapi fisik istri Pendekar Halilintar itu tidak mampu menopangnya.


“Cukup dik Bayu.. sepertinya sudah tidak bisa tertolong lagi. Tenaga saktimu hanya akan menambah rasa sakit yang ia rasakan,” ucap Jaka dengan suara bergetar.

__ADS_1


Mendengar ucapan pendekar Halilintar, Bayu pun menarik kembali pengerahan tenaga saktinya. Terdengar helaan nafas panjang dari pemuda yang bergelar Rajawali merah itu. Kali ini ia dibuat benar-benar tidak berdaya.


Pendekar Halilintar tidak menyalahkan Bayu dalam kejadian ini. Karena ia tahu persis apa yang terjadi saat itu. Ia hanya menyayangkan perbuatan istrinya yang terlalu gegabah menangkis serangan Bayu si Rajawali Merah.


Sementara Danastri akhirnya mengetahui bahwa perempuan yang menyelamatkannya adalah Cempaka adik tirinya dulu yang begitu ia sayangi semasa hidup. Gadis itu pun menjadi sangat berduka melihat keadaan adiknya. Ingin ia bangkit dan menghampiri adiknya tersebut namun lagi-lagi tenaganya memang telah habis dan membuatnya tak bisa bergerak. Memang terlihat sepertinya  Danastri yang lebih muda dari Cempaka, hal ini di karenakan saat meninggal usia Danastri lebih muda daripada usia Cempaka saat ini.


Saat mereka semua yang ada di sana mengkhawatirkan keadaan Cempaka, tiba-tiba saja melesat bayangan berwarna hitam kemudian membawa Danastri pergi dari tempat itu. Sekilas bayangan itu seperti seorang kakek-kakek. Bayu dan Jaka sangat merasa kecolongan dengan kejadian itu.


“Bedebah!” maki Bayu melihat orang membawa Danastri kabur.


Bayu pun bangkit berdiri hendak mengejar orang yang telah membawa Danastri. Namun lagi-lagi Pendekar Halilintar mencegahnya. Saat ini yang lebih membutuhkan bantuan memang adalah Cempaka. Namun kepanikan membuat Bayu tidak bisa berpikir jernih.


Sungguh Bayu merasa sangat tidak enak hati dengan Pendekar Halilintar. Sedikit banyaknya yang menyebabkan terluka parahnya Cempaka adalah pukulan sakti yang ia miliki. Sejenak ia terdiam memikirkan cara mengobati Cempaka. Dia pun mengambil Kitab ilmu tujuh gerbang alam semesta yang ada di balik bajunya kemudian membukanya selembar demi selembar.


Dikatakan dalam Kitab itu, pukulan yang diakibatkan oleh tenaga sakti ilmu tujuh gerbang alam semesta yang sudah mencapai taraf sempurna di tingkat ketiga hingga tingkat kelima hanya bisa disembuhkan oleh tenaga sakti yang sudah mencapai tingkat enam sempurna. Seketika tubuh Bayu melemas membaca petunjuk dari kitab tersebut. Hal ini pun diperhatikan oleh Jaka dan juga Cempaka yang masih lemah namun sudah mulai mampu berbicara.


“Kau jangan menyalahkan dirimu Bayu. Ini salahku sendiri yang nekat menghadang seranganmu. Mungkin nyawaku memang tidak bisa diselamatkan lagi. Namun kuminta padamu agar jangan membunuh kakak tiriku itu. Ia dikendalikan oleh ibunya yang kejam itu,” ucap Cempaka lemah.


Bayu mengangguk lemas mendengar ucapan Cempaka. Ia sangat tidak tega dengan keadaan istri pendekar Halilintar itu. Terlebih melihat kakak angkatnya yang mulai mengalir air mata di pipinya.

__ADS_1


“Kakang maukah kau membawaku ke tempat aku di istana Lembah neraka. Izinkan aku bertemu dengannya di saat terakhirk,” pinta Cempaka lirih.


Pendekar Halilintar mengangguk menjawab permintaan istrinya itu. Ia tidak sanggup mengeluarkan kata-kata untuk menjawabnya. Pendekar Halilintar mengangkat istrinya tersebut dalam gendongannya. Saat pendekar halilintar hendak melangkah meninggalkan tempat itu, Bayu mencegahnya.


“Kakang Jaka, sebaiknya biar aku yang membawa kalian ke Istana Lembah Neraka,” usul Bayu.


Lagi-lagi Pendekar Halilintar hanya mengangguk karena tidak sanggup mengucapkan kata-kata lagi.  Pemandangan  itu membuat ketua perkumpulan istana lembah neraka itu tidak enak hati. Kemudian Bayu mengeluarkan pedang penguasa naga dari dalam tubuhnya. Seketika muncul sebuah pedang yang bersinar keemasan di hadapannya.


“Berubahlah menjadi naga!” perintah Bayu kepada pedang penguasa naga.


Seketika pedang penguasa naga  menjelma menjadi seekor naga emas. Kemudian mereka bertiga menaiki naga sakti itu dan meninggalkan hutan. Kini tempat itu  kembali sunyi dan menyeramkan dengan puluhan mayat yang bergelimpangan dengan kondisi tak utuh.


Di tempat lain  orang yang membawa lari Danastri si ratu siluman serigala itu, tidak lain adalah orang yang membangkitkannya sendiri yaitu raja peramal dari timur. Saat keadaan Bayu dan Jaka saat itu sedang lengah ia pun memanfaatkannya dengan membawa kabur Danastri. Kini mereka berkumpul di kediaman pemimpin kota Sedaha.


“Sungguh sangat berbahaya. Kekuatan pemuda itu memang benar-benar dahsyat. Sangat berbahaya sekali kalau berhadapan dengannya langsung. Bahkan gadis ini yang sudah memiliki jiwa yang menyatu dengan Ratu siluman serigala saja sampai terluka sangat parah,” ungkap Raja Peramal dari timur saat memeriksa keadaan Danastri.


“Memang benar Ki, kekuatan pemuda itu memang sungguh luar biasa. Bahkan di awal-awal pertarungan tanpa menggunakan kekuatan yang sesungguhnya ia masih bisa melayani serangan kami berdua,” sahut Gayatri menanggapi ucapan raja peramal dari timur itu.


“Ini sebenarnya kesalahanmu Gayatri, sudah tahu kalau diberikan kesempatan oleh pemuda itu untuk meninggalkan tempat malah memilih bertarung dengannya. Akhirnya kerugian yang kita dapatkan. Untung saja Putrimu ini jiwanya sudah bersatu dengan jiwa ratu siluman serigala. Sehingga pengobatannya tidak terlalu sulit. Namun tetap saja ia harus beristirahat selama tiga bulan lamanya,” ungkap Raja Peramal dari Timur.

__ADS_1


__ADS_2