
Episode 309
Betapa terkejutnya Bayu dengan kehadiran orang tua berpakaian serba putih ini. Hanya dengan sekali kibasan lengan bajunya tenaga sakti yang mampu menghancurkan seorang sakti setingkat pertama kerajaan Selatan mentah seketika. Bahkan dengan perbuatannya itu ia mampu mendorong Bayu yang sekarang kekuatannya setingkat dengan ilmu tujuh berubah alam semesta tingkat ke enam. Bayi menatap tajam kearah orang tua yang baru datang itu.
“Kalian para resi masih belum terbebas dari sifat dunia. Amarah dan dendam telah menghancurkan kalian sendiri. Kalian ku hukum untuk merenungi hikayat hidup dan takdir, berpuasa empat puluh hari empat puluh malam, menyepi dan tidak berbicara dengan orang lain selama sepuluh tahun,” ucap manusia suci kuil agung.
Ketika resi yang tadinya menyerang Bayu menganggukkan kepala dan untuk meminta ampun. Kemudian ketiganya melesat meninggalkan tempat itu menuju kuil Agung. Setelah kepergian ketiga resi itu, manusia Suci kuil agung mengalihkan pandangannya ke arah Bayu.
“Anakku jalan mu pun telah tersesat, hingga semesta hitam menyelimutimu. Kau harus ikut untuk menghilangkan kabut hitam dalam hatimu. Setidaknya selama sepuluh tahun kau harus bersamaku untuk menghapus iblis dalam hatimu,” ucap manusia suci kuil agung.
Bayu yang mendengar ucapan dari manusia suci kuil Agung berkesimpulan bahwa orang tua itu ingin menghukumnya selama sepuluh tahun. Tentu saja pemuda itu tidak akan membiarkan dirinya dibawa untuk dihukum. Tanpa memberikan jawaban sedikitpun Bayu langsung mengerahkan seluruh tenaga saktinya hingga sampai ke tingkat puncak. Ia sadar lawan yang dihadapinya saat ini bukanlah lawan sembarangan, bahkan mungkin lawan terkuat yang pernah ia hadapi.
Manusia suci kuil Agung hanya tersenyum melihat tanggapan Bayu terhadapnya. Dengan tatapan penuh kasih ia pun kembali menasehati Rajawali Merah. Perlahan-lahan orang tua itu mendekati Bayu.
__ADS_1
Sementara Bayu yang melihat orang tua itu mendekatinya, merasa itu adalah sebuah ancaman. Ia pun langsung memberikan serangan jarak jauh terhadap orang tua itu. Serangkum sinar kehitaman meluncur cepat ke arah manusia suci kuil agung. Namun betapa terkejutnya si Rajawali merah ketika serangannya kandas lenyap seketika bagaikan tenggelam di dasar samudra.
Bayu mengeluarkan pedang penguasa naga. Kini di tangannya sudah tergenggam sebilah pedang berwarna hitam yang memancarkan cahaya kehitaman. Pedang penguasa naga memang telah berubah warna menjadi berwarna hitam kelam. Tenaga sakti semesta hitam memang benar-benar telah menyatu dengan pedang itu. Bayupun melesat menyerang manusia suci kuil agung dengan pedangnya.
Sementara itu di medan peperangan, peperangan sudah mulai mereda. Para prajurit kerajaan barat atas perintah putra mahkota ditarik kembali ke kerajaan Barat. Dengan gugurnya sang raja, maka secara otomatis putra mahkota yang kini tahta sebagai raja di Kerajaan Barat.
Eka Wirendra yang memang memiliki sifat lemah lembut, tidak ingin meneruskan peperangan memilih mundur. Padahal sedikit saya lagi ia kan merangkak memenangkan peperangan, walaupun akan mengorbankan beberapa orang prajurit lagi. Pemuda itu menganggap peperangan yang baru saja terjadi terlalu banyak memakan korban. Ia tak menghendaki hal itu terjadi lagi.
Melihat ditarik mundurnya pasukan kerajaan Barat, Raden Raga Lawing memanfaatkan hal ini untuk menyerang. Ia pun memerintahkan para prajurit yang dipimpinnya untuk menyerang. Dengan bantuan istana Lembah neraka dan para prajurit pilihan dengan mudah pasukan raden Raga Lawing mengalahkan sisa-sisa pasukan kerajaan selatan.
Beberapa orang keluarga dan kerabat Raja Selatan yang tertangkap sementara di jadikan tawanan. Termasuk adik pangeran Mandaka yang bernama Dananjaya itu. Beruntung ada pihak kerajaan kepercayaan Raden Raga Lawing memohon kepadanya untuk tidak membunuh Dananjaya yang memiliki sifat lurus dan baik berbanding terbalik dengan ayah dan kakaknya.
Sebenarnya kedatangan ke lima resi dari kuil agung itupun atas pengaduan dari pangeran Dananjaya itu. Ia yang rasa tidak puas atas sikap raja pertama kerajaan selatan saat mengatur siasat dengan ayahnya untuk memenangkan peperangan memilih mengadukan segala tindak-tanduk ayah dan leluhurnya itu kepada Manusia Suci kuil agung. Kemudian manusia kuil Agung mengutus lima resi menangkap Saka Prawara dan mengadilinya di tempat itu.
__ADS_1
Pangeran Dananjaya juga meminta petunjuk kepada manusia suci kuil agung tentang tata cara memusnahkan ilmu sesat pancasona. Atas petunjuk orang suci itu lah Pangeran Dananjaya mencari bambu tunggal untuk memunahkan ilmu tersebut. Semua dilakukannya untuk memukul mundur Raja Barat yang ingin menguasai kerajaan selatan.
Dipihak kelima resi yang menjalankan tugas dari pemimpin kuil agung dengan gelar manusia suci kuil agung itu, mengalami hal tidak diduga-duga. Pertarungan sengit Bayu lawan raja pertama Kerajaan Selatan ternyata bawa korban di pihak para resi itu. Sehingga niat awal mereka untuk membawa raja pertama kerajaan selatan berbuah pertarungan membawa maut.
Sementara itu pertarungan Bayu yang berlangsung memghadapi manusia suci kuil agung, tak berdaya sama sekali menghadapi orang tua tersebut. Sedikitpun pemuda itu tak mampu menyentuh sang manusia suci. Lalu dengan sekali gerakan, manusia suci kuil agung menangkap Bayu tanpa bisa melakukan perlawanan sedikitpun. Pemuda itupun dibawa ke kuil agung.
Intan dan Nalini yang melihat Bayu ditangkap oleh manusia suci Agung, berusaha membantu pemuda itu. Namun hanya dengan sekali kibasan kedua gadis itu terdorong mundur. Melihat keadaan itu keduanya langsung mengerahkan tenaga sakti mereka hingga ke puncak. Keduanya langsung menyerang manusia suci kuil agung dengan menggabungkan kekuatan mereka. Manusia kuil agung pun menangkis serangan kedua gadis itu dengan kibasan lengan Bajunya.
Blammmmm..
Ledakan keras terjadi, mengguncangkan tanah yang sebagiannya berubah menjadi tandus akibat kekuatan Bayu. Intan dan Nalini terlempar sejauh lima tombak. Sementara manusia suci kuil Agungpun terdorong sebanyak empat langkah. Meski demikian mereka berhasil membuat sang pemimpin kuil agung terdorong mundur, padahal kekuatan gabungan mereka berdua berada di bawah Bayu.
Mengapa bisa terjadi demikian? Jawabannya sebenarnya sederhana, saat ini Bayu sedang menggunakan kekuatan ilmu hitam yang tidak akan mempan terhadap manusia suci Agung. Sehingga setiap serangan Bayu kandas begitu saja setiap menyentuh tenaga sakti yang dimiliki oleh orang tua itu. Tenaga sakti Bayu saat ini tidak berfungsi sama sekali melawan kekuatan kemurnian jiwa yang dimiliki manusia suci kuil agung.
__ADS_1
Berbeda halnya dengan kekuatan Intan dan Nalini yang pada dasarnya berakiran lurus. Sehingga kekuatan mereka mampu bersentuhan langsung dengan kekuatan manusia suci kuil agung. Hanya saja memang kekuatan mereka berada di bawah orang tua tersebut. Seandainya Bayu yang menghadapinya dengan kekuatan ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat ke enam murni, tentu orang tua itu dapat dirobohkannya.
Bersambung...