
...Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta ...
...Episode 283...
Tubuh Bayu memancarkan cahaya terang berwarna putih seiring dengan berubahnya pancaran cahaya pedang penguasa naga menjadi kilauan cahaya putih terang. Kemudian Bayu melepaskan pedang penguasa naga yang kemudian bergerak melayang mengitari tubuh Danastri. Kemudian Pedang penguasa naga yang sudah menyatu dengan kekuatan ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat ke enam itu mengambang tepat diatas kepala Danastri yang sedang berbaring.
Terlihat tubuh Danastri mulai bereaksi. Sekilas nampak bayangan sosok serigala seolah-olah kesakitan dan ingin terdorong keluar dari tubuh itu. Apalagi setelah perlahan pedang penguasa naga mendekat ke kepala Danastri. Nampak bayangan di dalam tubuh perempuan itu kesakitan. Danastri sendiri telah hilang kesadarannya.
Tubuh Danastri terlihat mulai bergetar dan agak berkelojotan. Bagaikan roh yang akan keluar dari tubuhnya, bayangan serigala sudah mulai akan terpisah dari tubuh Danastri. Separuh bayangan jiwa ratu serigala sudah berada di luar tubuh Danastri. Namun Setiap kali bayangan itu akan terpisah, setiap kali itu juga bayangan itu berusaha kembali.
Bayu yang melihat jiwa siluman serigala di tubuh Danastri berusaha untuk melawan, pemuda itupun meningkatkan kekuatannya untuk memaksa jiwa serigala di tubuh Danastri keluar. Tangannya menyentuh ubun-ubun kemudian menyalurkan tenaga sakti ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat ke enam. Jiwa serigala di tubuh Danastri itupun mulai kesakitan hebat. Sesaat kemudian jiwa serigala itu meninggalkan tubuh Danastri.
Baru saja jiwa ratu serigala meninggalkan tubuh Danastri, Bagu langsung menangkapnya. Untung saja pemuda yang bergelar Rajawali Merah itu menggunakan Ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat ke enam, sehingga Ratu siluman serigala itu dapat ia tangkap dengan mudah. Bayu mengambil pedang penguasa naga, kemudian menyerap jiwa Ratu Siluman Serigala sehingga lebur oleh kekuatan pedang pusaka itu. Setelah ituBayu pun kembali ke keadaan semula.
“Bagaimana? Apakah sudah berhasil?” tanya Cempaka tidak sabaran setelah melihat Bayu kembali ke keadaannya semula.
“Pemurnian tubuh Kak Danastri dari jiwa dan hawa siluman sudah selesai kak Cempaka. Hanya saja apakah Kak Danastri bisa hidup kembali atau tidak tanpa jiwa ratu siluman belum dapat dipastikan. Tunggu beberapa waktu lagi, apabila dalam waktu setengah hari belum sadarkan diri, maka kita tak bisa lagi menyelamatkannya,” jawab Bayu.
__ADS_1
Cempaka pun langsung menghampiri kakaknya yang berada dipembaringan. Istri pendekar halilintar itu sangat cemas dengan keadaan kakaknya. Ia pun duduk di sisi pembaringan menunggu sampai Danastri Siuaman.
Bayu keluar kamar meninggalkan Cempaka dan Jaka yang menunggui Danastri. Ia menuju ruangan lain yang tidak begitu jauh jaraknya dari ruangan Danastri. Di ruangan itu nampak Raja Iblis Kelelawar sedang terbaring ditunggui oleh Intan dan Nalini. Mereka akan memulai proses pengambilan mustika pengikat jiwa.
Raja iblis kelelawar sendiri dalam keadaan tertotok hingga tidak bisa melakukan perlawanan sedikitpun. Apalagi yang memberikan totokan adalah Bayu sendiri, sehingga tidak ada seorangpun yang bisa membebaskan totokan tersebut, kecuali orang yang memiliki ilmu tujuh gerbang alam semesta juga. Itu artinya di dunia ini tidak ada lagi yang bisa membebaskan totokan yang dilakukan oleh Bayu, karena hanya dia yang tersisa satu-satunya yang menguasai ilmu tersebut.
Bayu mengerahkan ilmu tujuh gerbang alam semesta tingkat ke lima. Tenaga sakti tak berwujud mulai menyebar dari tubuh Rajawali Merah. Kemudian iapun mengarahkan tenaga saktinya di atas dada Raja Iblis kelelawar. Seketika di dadanya memancar sinar kebiruan. Ternyata Ilmu tujuh gerbang alam semesta bisa memancing kekuatan mutiara pengikat jiwa memancar.
Bayu mulai menarik mutiara pengikat jiwa dengan menaruh telapak tangannya sejengkal di atas dada Raja Iblis Kelelawar. Perlahan-lahan mutiara pengikat jiwa terangkat. Raja iblis kelelawar mulai terlihat meringis menahan sakit. Setelah memakan waktu sepeminuman teh, mutiara pengikat jiwa akhirnya terangkat dari tubuh Raja Iblis Kelelawar.
Setelah mutiara pengikat jiwa keluar dari tubuhnya, tubuh raja iblis kelelawar mulai kelojotan. Perlahan-lahan tubuh Raja Iblis Kelelawar meleleh, tak berapa lama kemudian tubuh itu hanya tinggal tulang belulangnya saja. Tangan kanan Raja Barat itu pun tewas saat itu juga.
Mereka akan melakukan pemisahan jiwa gelap burung api keramat sesuai dengan penjelasan Nalini. Gadis itu bercerita kepada Bayu bahwa saat ia berada di daerah suku api, ia membaca salah satu kitab yang menerangkan bagaimana cara memisahkan jiwa gelap tersebut. Bayi sendiri mempunyai kecerdasan alinea yang memanfaatkan keadaan untuk mencari tahu tentang roh burung api keramat.
Bayu, Nalini, dan Intan keluar ruangan, kemudian berpindah ke ruangan lain. Kali ini mereka menuju ruangan yang biasa digunakan oleh orang-orang Istana lembah Neraka untuk latihan. Ruangan itu memang sangat luas, sehingga memudahkan melakukan sesuatu yang memerlukan ruang gerak lebih.
Sesampainya di ruangan itu ternyata ada Pranggala dan putri Yassika sedang berlatih. Bersama mereka juga ada dua orang anggota istana Lembah neraka yang berpakaian serba hitam mengawal. Melihat ketua mereka datang bersama intan dan nalini, Pranggala dan yang lainnya langsung berlutut satu kaki dengan tangan menjura memberi hormat. Pranggala pun berkata, “Apakah ketua ingin menggunakan ruangan ini?”
__ADS_1
Bayu mengangguk kecil menjawab pertanyaan Pranggala.
“Kalau begitu kami mohon izin untuk keluar,” ucap Pranggala.
“Tidak usah wakil ketua. Siapa tahu kami memerlukan bantuan kalian,” sambar Nalini.
Pranggala mengerutkan keningnya mendengar ucapan Nalini. Tidak biasanya Nalini memanggilnya dengan sebutan wakil ketua. Biasanya Gadis itu memanggilnya sama dengan panggilan yang biasa digunakan oleh Bayu dengan sebutan paman. Terlebih lagi tidak biasanya Nalini memotong pembicaraan Bayu.
“Benar paman, tidak ada masalah kalian tetap berada di sini. Siapa tahu memang kamu memerlukan kalian nantinya,” timpal Bayu.
Tanpa sepengetahuan mereka, salah seorang dari anggota perkumpulan Istana Lembah Neraka yang berpakaian serba hitam itu tersenyum penuh arti. Di sisi lain Intan pun sebenarnya merasakan ada sesuatu yang aneh dari sikap Nalini. Namun Gadis itu sedikit pun tidak dapat memahami keadaan.
“Nalini, duduklah bersila! Bersemadi lah hingga kau mampu mencapai puncak semadi,” perintah Bayu kepada Nalini.
Sementara itu di perguruan tangan dewa, Arya sedang berada di dalam ruang penyimpanan pusaka. Entah kenapa ia tergerak hatinya untuk memeriksa sekali lagi catatan tentang roh burung api keramat. Ia pun membaca kembali kitab yang menjelaskan tentang roh burung api keramat itu.
Betapa terkejutnya Arya saat membaca sebuah catatan kecil dari buku tersebut. Sepertinya catatan itu ditulis orang lain bukan si penulis buku sebelumnya. Wajahnya kelihatan sangat pucat.
__ADS_1
“Ketua harus tahu tentang ini. Jangan sampai ketua melakukan pemisahan jiwa burung api keramat itu. Salah-salah bencana besar bagi dunia persilatan tak bisa dicegah,” gumam Arya cemas.
Bersambung...