Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta

Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta
Kegelapan Semesta


__ADS_3

Episode 307


Makin lama kekuatan Bayu makin mengerikan. Sekitaran tempat itu bergoncang hebat. Kedua  mata Bayu terpejam, Namun kekuatannya terus memancar. Cahaya  hitam semakin lama semakin melebar.


“Menghindar!” seru Pranggala.


Dengan menggunakan tenaga saktinya Pranggala berteriak mengingatkan semua orang untuk menghindar dari tempat itu. Pranggala kemudian mengangkat tubuh Raja Barat yang telah tewas. Kemudian Pranggala, Intan, dan Nalini  bersama-sama pergi meninggalkan tempat itu. Nampak siapa saja yang terkena cahaya hitam yang dipancarkan oleh Bayu, akan berteriak kesakitan, dan perlahan-lahan tubuhnya lenyap di telan kegelapan.


“Ilmu apa ini? Meski mirip, ini bukan ilmu tujuh gerbang alam semesta.”


Sementara itu Raja Selatan melihat kehebatan tenaga sakti yang digunakan Bayu menjadi bergidik ngeri. Ia tak mengetahui ilmu apa yang digunakan oleh pemuda itu. Meski ia tau sedikit banyaknya seluk-beluk ilmu tujuh gerbang alam semesta, tapi ia tidak mengetahui tentang ilmu sesat dari ilmu tujuh gerbang alam semesta.


Setelah mempelajari sedemikian rupa Raja Barat dapat menyimpulkan bahwa apabila ilmu tujuh gerbang alam semesta dipelajari dengan cara terbalik, akan menciptakan sebuah tengaga sakti kebalikan dari ilmu tersebut. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan kebalikan tatacara  latihan pengolahan nafas, maupun latihan kemurnian jiwa. Bayu yang sedang berada di tingkatan ke lima Ilmu tujuh gerbang alam semesta dan akan naik ketingkat selanjutnya, disesatkan oleh dendam dan api amarah yang memuncak dalam dirinya. Ditambah kekuatan hitam pedang penguasa naga, membuat pemuda itu membangkitkan Ilmu sesat tujuh gerbang alam semesta tingkat ke enam.


Korban kedahsyatan kekuatan Bayu semakin banyak berjatuhan. Semua orang yang terkena tenaga sakti yang dikerahkan Bayu akan tewas dan lenyap ditelan kegelapan. Sementara pemuda itu tidak terlihat sedikitpun akan menghentikan pengerahan tenaga saktinya. Ia terlihat terus meningkatkan kekuatannya dengan amarah yang memuncak. Mungkin pengerahan tenaga itu akan berhenti  hingga mencapai batas maksimal dari kekuatannya itu.

__ADS_1


Raja Selatan Pertama melihat keadaan semakin gawat, mengeluarkan sesuatu dari balik bajunya kemudian melemparkannya ke langit. Seketika muncul kembang api di atas langit. Sepertinya ia sedang memberi tanda meminta pertolongan.


Raja selatan melayangkan sebuah pukulan jarak jauh dengan kekuatan penuhnya untuk menyerang Bayu. Serangkum cahaya berwarna kekuningan yang memancarkan hawa panas meluncur cepat ke arah Bayu. Namun serangan itu tiba-tiba saja sirna  ketika menyentuh cahaya hitam yang semakin lebar penyebarannya. Tentu saja hal itu sangat mengejutkan Raja Pertama kerajaan selatan.


Kini Cahaya hitam itu telah merayap sejauh tiga puluh tombak dari Bayu. Cahaya kegelapan itu merayap dan menyebar semakin jauh. Kekuatannya pun bertambah dahsyat. Kini apa saja yang dilewatinya akan tertelan cahaya berwarna hitam, baik hewan, tumbuhan, bahkan bebatuan. Hanya tanah di tempat itu saja yang tidak dilenyapkan kekuatan hitam Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta itu. Seketika tempat yang dirayapi cahaya hitam menjadi daratan tandus.


Gagal dengan serangan jarak jauhnya, raja pertama kerajaan selatan itu mencoba menyerang Bayu dalam jarak dekat. Ia langsung melesat ke arah Bayu dengan pukulan inti suryanya. Cahaya yang memancar ditubuhnya pun semakin melebar. Ini dilakukannya dengan tujuan menghindari kekuatan kegelapan yang dipancarkan oleh Bayu.


Tubuh raja pertama Kerajaan Selatan tertahan oleh kekuatan kegelapan yang keluar dari tubuh Bayu. Pertemuan cahaya hitam dan cahaya kuning seperti membuat sebuah dinding pembatas  yang sama-sama tidak bisa saling melangkahi. Namun raja pertama Kerajaan Selatan yang sadar bahwa Bayu belum mendapatkan kesadaran diri sepenuhnya, ingin memanfaatkan keadaan ini untuk merobohkan Pemuda tersebut.


Raja pertama kerajaan selatan masih berusaha masuk ke dalam lingkaran kegelapan yang semakin lama semakin melebar. Sedikit demi sedikit ia bergerak maju ke arah Bayu. Sementara kekuatan tenaga inti Surya yang melindungi tubuhnya mendapat tekanan yang semakin kuat dari cahaya kegelapan yang dipancarkan Bayu.


Di sekitar tempat yang diselimuti cahaya hitam bagaikan dilanda badai halilintar. Halilintar itu menyambar kesana kemari, bahkan membuat tanah di tempat itu menjadi terbelah karena sambarannya. Beberapa Sambaran mengenai cahaya kuning yang menjadi benteng  Raja Pertama kerajaan selatan itu. Ia pun harus terdorong mundur beberapa tindak karenanya.


Menyadari kekuatannya yang tidak mungkin menembus pertahanan tenaga sakti ilmu sesat tujuh gerbang alam semesta tingkat ke enam, raja selatan pertama pun mencoba mundur. namun usahanya terlambat, tenaga sakti yang dipancarkan oleh Bayu telah mengunci gerakannya hingga tak dapat keluar dari kurungan cahaya kegelapan.

__ADS_1


Raja pertama Kerajaan Selatan mencoba dengan sekuat tenaga untuk bisa keluar dari kurungan tenaga sakti yang menguncinya. Sementara tenaga inti Surya yang memancar dari tubuh Saka Prawara mulai meredup akibat tekanan dari tenaga kegelapan dan halilintar hitam milik Bayu. Semakin lama cahaya kuning yang memancar dari tubuh Saka Prawara semakin menipis dan akan menghilang.


Di saat-saat yang sangat kritis itu  muncul lima orang lelaki berpakaian serba kuning mirip seorang pendeta sebuah kepercayaan. Dua orang diantaranya langsung melesat kedalam cahaya kegelapan menyelamatkan Raja Pertama kerajaan selatan itu sambil mengerahkan tenaga saktinya. Cahaya putih bersinar dari kelima orang itu.


“Lima Resi Kuil Agung!” seru hampir semua orang berbarengan.


Lima Resi Kuil Agung merupakan lima orang pelayan ketuhanan yang selama ini tidak pernah mencampuri urusan keduniawian, apalagi urusan kerajaan. Mereka semata-mata mempersembahkan kehidupan mereka untuk melayani Tuhan. Entah kenapa kali ini mereka datang untuk membantu raja pertama Kerajaan Selatan. Memang letak kuil agung berada dekat dengan kediaman raja pertama Kerajaan Selatan yang menyepi dari keramaian.


Dua orang resi yang masuk kedalam lingkaran kegelapan yang dikerahkan Bayu berhasil menyelamatkan Raja Pertama Kerajaan Selatan. Mereka berhasil keluar dari lingkaran kegelapan. Namun tetap saja ketiganya mengalami kerugian. Masing-masing dari mereka kehilangan sebelah tangannya, karena ditelan kekuatan kegelapan saat akan keluar dari tempat itu.


“Puji Dewa Agung! Hilangkan lah dendam dan kebencian di dalam hatimu anak muda. Kau telah mengundang kegelapan hadir di semesta ini.  Kekuatan amarah yang terlalu besar   akan menelan cahaya kebaikanmu sendiri. Kau telah terpilih sebagai pembawa cahaya, jangan sampai cahaya itu berubah menjadi kegelapan.”


Seakan mendengar ucapan dari salah satu resi yang berbicara tadi, tiba-tiba Bayu membuka matanya yang dari tadi terpejam. Kedua bola mata pemuda itu berubah menjadi hitam seluruhnya. Dari tatapan mata itu nampak hawa pembunuhan yang sangat tebal. Kali ini Rajawali Merah benar-benar dikuasai amarahnya.


“Dia harus menebus kesalahannya dengan nyawanya sendiri,” ucap Bayu dengan nada yang begitu dingin dan menimbulkan kesan menyeramkan.

__ADS_1


“Anak muda, biarlah kami yang mewakilimu untuk menghukumnya. Jangan biarkan cahaya terangmu meredup karena menurunkan tangan kejam.”


Bersambung...


__ADS_2