
...Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta...
...Episode 273...
“Aku hanya berjanji apabila kau tidak mengganggu rakyat biasa dan mengganggu orang-orang terdekatku. Kali ini orang-orangmu telah mengganggu para penduduk dan membakari rumahnya. Bahkan kau juga mengganggu orang-orang terdekatku yang ada di sana,” tegas Bayu sambil menunjuk kearah rombongan Pertapa Sakti Tanpa nama.
Semua ucapan Bayu itu terdengar jelas di telinga mereka yang ada di tempat itu. Apalagi rata-rata dari mereka merupakan orang-orang yang memiliki kesaktian tinggi. Sehingga setiap ucapan orang yang ada di sana dapat mudah mereka dengar dengan cara menajamkan pendengaran. Tentu saja kata-kata yang Bayu ucapkan itu membuat rombongan Pertapa Sakti Tanpa Nama menjadi sangat haru. Terutama buat mereka yang pernah mendapat pertolongan langsung dari Bayu.
“Hmmm kau cuma mencari alasan saja anak muda. Pada dasarnya kau memang ingin menantangku. Jangan salahkan aku bila kelak menghabisimu,” ancam Raja Barat.
“Coba Saja Kalau kau mampu!” tantang Bayu
Blaammmm..
Baru saja selesai bayu mengucap kan tantangannya kepada kakek dari sisi ibunya itu, Raja Barat langsung menyerangnya menggunakan ilmu semesta hitam. Orang tua itu langsung melesat dengan kecepatan yang sulit untuk dilihat dengan mata, bahkan dengan mata orang sekelas Pertapa Sakti Tanpa Nama. Mereka terkejut akibat serangan langsung Raja Barat Bayu sampai terpental belasan tombak. Bahkan Intan yang berada di samping Bayu ikut terdorong pantulan gelombang tenaga sakti Raja Barat.
Beruntung Bayu saat itu sudah bersiaga membentengi dirinya dengan gerbang ke empat petir semesta. Bayu masih bisa mempertahankan dirinya berada di atas udara. Walaupun begitu, tetap saja ia harus terlempar dan merasakan rasa sesak di dadanya akibat serangan raja Barat tadi.
“Kekuatan yang luar biasa.” Puji Bayu dalam hati kepada Raja Barat. “Mungkin inilah saatnya aku mencoba tingkat tertinggi dari ilmu tujuh gerbang semesta gerbang ke empat.” Ucap pemuda itu lagi.
__ADS_1
Bayu meningkatkan pengerahan tenaga sakti ilmu Tujuh Gerbang alam semesta tingkat ke empatnya. Seketika tubuhnya dialiri hawa petir berwarna keperakan. Lebih dahsyatnya lagi, terdengar suara menggelegar bagaikan terjadi badai di langit.
Bayu melesat mengirimkan pukulan dahsyat berhawa petir yang dipusatkan pada tangannya. Terdengar bunyi menggelegar memekakkan telinga saat tangan kanan Bayu yang penuh dengan tenaga sakti menghantam benteng yang terbuat dari Cahaya kegelapan. Cukup lama bentrokan tenaga saling tindih menindih terjadi, lalu dengan sekali hentakan Raja Barat balik menyerang Bayu.
Blaaammmm..
Ledakan yang sangat dahsyat terjadi. Bumi bergetar bagai dilanda gempa hingga mereka yang berada di atasnya dibuat seperti kapal di laut yang di terpa gelombang besar. Gelombang tenaga yang memantul dari ledakan itupun membuat orang-orang yang berada di bawah terlempar dan berterbangan. Sementara bayu sendiri lagi-lagi terlempar belasan tombak jauhnya. Beruntung ia masih bisa menyeimbangkan diri. Bayu kembali melayang sejauh puluhan tombak dari hadapan Raja Barat.
Sesaat Bayu terdiam sambil matanya menatap tajam ke arah Raja Barat. Ia tak menyangka pertahanan Raja Barat Bagai Tembok Besi di terpa angin semilir tak bergeming. Pemuda itu tak putus asa, ia pun menarik nafas dalam mempersiapkan diri untuk melakukan serangan berikutnya.
Bayu merubah tenaga sakti yang ia gunakan menjadi tingkat ke lima Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta tingkat ke lima, Gerbang Semesta tak berwujud. Sekilas tidak ada hal yang luar biasa pada diri Rajawali Merah. Dalam pandangan kasat mata, tak ada pancaran tenaga yang keluar dari tubuh pemuda itu. Namun bagi Raja Barat, Intan, dan Nalini dapat melihat kekuatan tak berwujud itu. Dalam pandangan ketiganya nampak jelas selapis kekuatan berbentuk seperti kaca memancar dari tubuh Rajawali merah.
Kemudian Bayu menggabungkan lima tenaga sakti itu menjadi satu. Luar biasa hasil dari penggabungan lima tenaga sakti yang nampak ditambah satu tenaga yang tak nampak itu. Tanah di tempat itu bergetar, sementara deru angin tercipta akibat pancaran tenaga gabungan itu. Nampak semua orang kagum dengan apa yang dilihatnya. Bahkan Raja barat sendiri sampai berdecak kagum dengan kehebatan cucunya itu.
“Benar-benar ilmu yang luar biasa. Sayang anak ini belum menyempurnakan ilmunya hingga ketingkat ketujuh. Tapi itu merupakan keberuntungan tersendiri bagiku, kalau tidak tentu ia akan jadi penghalang terbesar ambisiku. Sampai sekarang ia tak pernah mengakui Ki sebagai kakeknya, apalagi untuk membantuku,” gumam Raja Barat.
Raja Barat pun meningkatkan tenaga sakti semesta hitamnya sampai ketingkat puncak. Beberapa orang prajurit yang berada di dekatnya langsung tewas terkena sambaran cahaya gelap yang dipancarkan orang tua itu. Seketika para prajurit lain mundur menjauhi cahaya kegelapan yang memancar. Sementara mata Raja barat pun berubah hitam seluruhnya.
Bayu yang tubuhnya diselimuti lima tenaga sakti gabungan melesat menyerang Raja Barat. Kali ini Raja barat pun tidak berani untuk tetap diam menerima serangan Raja Wali Merah. Ia menangkis pukulan Bayu dengan tangannya yang dialiri kekuatan sakti Tenaga Semesta Hitam.
__ADS_1
Blammm.. Blammmm.. Blammm..
Tiga kali ledakan terjadi seiring dengan bentrokan tangan saat mereka saling terserang dan saling tangkis. Pertarungan antara kakek dan cucunya itupun berlangsung sengit. Sekilas pertarungan itu terlihat imbang, padahal saat itu posisi Bayu berada di bawah angin. Raja barat tidak menyerangnya dengan serius, hal ini pun disadari oleh Bayu.
“Ternyata kekuatan yang ku miliki saat ini masih berada di bawah orang tua itu. Seandainya dia serius bertarung, rasa-rasanya awal-awal sudah tembus pertahananku ini,” keluh Bayu.
“Cucuku, apa kau masih tidak mengerti keadaan. Aku sengaja tidak memberikan serangan mematikan kepadamu. Aku ingin kau paham bahwa aku masih mengingat kau sebagai cucu kandungku. Sebaiknya kau tidak usah ikut campur masalah ini” ucap Raja Barat berbicara kepada Bayu melalui ilmu mengirimkan suara.
“Aku tidak perlu belas kasihabmu. Aku juga tak perlu pengakuanmu sebagai kakekku. Jalan yang kita tempuh berbeda. Yang pasti aku tidak akan ikut campur tentang ambisimu menjadi raja dunia itu.” Sahut Bayu dengan cara yang sama menggunakan ilmu mengirimkan suara.
“Hmm.. begitu keras kepala rupanya kau anak muda. Baiklah mungkin aku harus memberikan ajaran kelas padamu supaya kau bisa membuka matamu,” tegas Raja Barat.
Raja Baratpun mengerahkan tenaga saktinya kembali setelah sempat ia tarik. Tenaga yang dikerahkannya mencapai tingkat puncak. Cahaya hitam kembali memancar. Sesaat kemudian ia langsung melesat memberi pukulan dahsyat terhadap Bayu si Rajawali Merah.
Blaammm..
Ledakan yang terjadi kini jauh lebih dahsyat. Sampai² semua orang ahli silat terlempar, termasuk Pertapa Sakti Tanpa Nama. Bahkan para prajurit yang tidak memiliki ilmu kesaktian, langsung tewas seketika terkena sambaran pantulan bentrokan tenaga sakti Raja Barat dan cucunya si Rajawali Merah.
Bayu sendiri terlempar keras dari tempatnya. Tenaga gabungan di tubuhnya tak mampu menjadi benteng dirinya mengatasi serangan lawan. Bayu terpelanting jatuh ke tanah. Tenaga sakti yang telah diarahkan buyar seketika. Mulut nya pun menyemburkan darah segar pertanda ia mengalami luka dalam.
__ADS_1
Bersambung...