Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta

Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta
Akhir cerita


__ADS_3

Episode 299


“Laksanakan pekerjaan kalian, bakar tempat ini jangan sampai ada yang tersisa. Satu dari mereka masih berada di dalam ruang rahasia bangunan ini. Pastikan tidak ada tempat yang tidak tersentuh api. Setelah semua terbakar, tunggu hingga tiga hari, baru tinggalkan tempat ini.” Ucap Raja Selatan Generasi pertama.


“Siap yang mulia!” Sahut kedua gagak hitam dari bukit batangkup serempak.


Setelah memberi perintah kepada dua gagak hitam dari bukit betangkup, Raja Selatan pertama meninggalkan lembah neraka. Apa yang dicarinya kini telah dia dapatkan. Sementara kobaran api kini mulai menyala di bangunan istana lembah neraka.


Di istana kerajaan anak dan istri Chandra Darpa terbunuh karena mencoba melarikan diri dari istana. Mereka tak sengaja mendengar percakapan raja dan beberpa orang kepercayaannya sedang membicarakan masalah suku api. Mengetahui akan rencana busuk dari sang raja hendak mencelakakan suaminya, Watika pergi meninggalkan istana raja dengan anaknya. Awalnya raja kedua membiarkan mereka untuk pergi, namun setelah Raja Pertama mengetahui kejadian itu, iapun menyuruh menghabisi kedua ibu dan anak.


Dua gagak hitam dari bukit batangkup yang berada dilembah neraka pun sudah meninggalkan tempat itu. Setelah berada di sana tiga hari tiga malam sambil melakukan pencarian terhadap Chandra Darpa, keduanya tidak berhasil, dua gagak hitam dari bukti batangkup meninggalkan lembah neraka. Mereka berkeyakinan bahwa Chandra Darpa walau masih berada di istana, pasti sudah tewas karena kepanasan.

__ADS_1


Sebenarnya Chandra Darpa masih hidup, setelah satu Minggu ia bersembunyi sambil mengobati luka dalamnya di dalam ruang rahasia iapun keluar. Walaupun di dalam ruangan rahasia yang berada di bawah tanah itu ia dapat merasakan panas dan menduga adanya pembakaran dikediamannya, tetap saja Chandra Darpa sangat terkejut melihat keadaan lembah neraka saat itu. Hampir segala sudut sejauh mata memandang terlihat semua menjadi abu atau arang.


“Biadab!”


Chandra Darpa tak henti-hentinya  memaki raja kerajaan Selatan yang menjadi mertuanya. Ia sangat yakin kejadian yang menimpanya merupakan rencana jahat sang raja. Terlebih setelah beberapa hari ia keluar lembah dan menuju kota raja, ia mendapat kan kabar anak istrinya telah mendapat hukuman mati atas tuduhan pemberontakan terhadap kerajaan. Baginya raja teramat kejam sehingga anak dan cucunya sendiri tak lepas dari


Sedikit demi sedikit dendam di hati Chandra  Darpa terhadap kerajaan semakin mendalam. Ia pun berniat suatu saat akan membalas sang raja dan keturunannya. Chandra Darpa pergi mengasingkan diri ke daerah terpencil di kerajaan  barat dan memiliki istri di sana. Hingga puluhan tahun berada di sana dan memiliki seorang anak perempuan yang cantik jelita yang bernama Tarani.


Saat Tarani sudah dewasa ia pun dinikahkan dengan seorang pemuda yang oleh Chandra Darpa diketahui sebagai cucu dari tokoh sakti yang menyembunyikan diri. Dari pemuda itulah ia mendapatkan potongan kitab ilmu tujuh gerbang alam semesta. Setelah beberapa tahun menikah, Chandra Darpa meminta anak dan menantunya membangun kembali lembah neraka, setelah terlebih dahulu meminta tempat itu kepada Raja Selatan dengan status sebagai cucu dari sahabat raja pertama. Setelah mendapat izin dari sang raja merekapun membangun perkampungan di sana yang kelak menjadi perkumpulan istana lembah neraka.


Chandra Darpa menyembuhkan mereka sambil memberikan sesuatu kedalam tubuh empat tokoh sakti tersebut agar kelak bisa dimanfaatkan olehnya. Setelah keempat orang itu sembuh, Chandra Darpa pun mengungkapkan keinginannya meminta bantuan ke empat tokoh sakti tersebut. Ke empat orang tersebut menolak, hingga iapun menggunakan racun yang ada di tubuh mereka sebagai ancaman. Dari keempat orang itu hanya Raja Iblis Tengkorak yang bersedia, karena tidak ingin mati konyol. Sementara  ketiga orang lainnya yang berasal dari aliran putih tetap bersikeras menolak, walaupun nyawa mereka terancam.

__ADS_1


Tidak habis akal, Chandra Darpa menggunakan lonceng pengikat jiwa untuk mempengaruhi ke tiganya, kemudian memberikan lonceng itu kepada Raja Iblis Bukit tengkorak. Setelah ke empat orang itu di taklukan, Chandra Darpa menyuruh Raja Iblis Bukit tengkorak untuk ke Istana Lembah Neraka mengumpulkan kekuatan. Ia juga menugaskan untuk melatih cucunya kelak Ilmu Tujuh Gerbang Alam Semesta dengan cara transfer tenaga agar hasilnya lebih cepat.


Suatu ketika saat Chandra Darpa memanggil Raja Iblis Tengkorak untuk memberikan perintah, Chandra Darpa mengalami jalan api, tenaga sakti ilmu tujuh gerbang alam semesta yang ia pelajari berbalik menyerang dirinya. Semua ini dikarenakan hatinya yang sudah tak bersih saat mempelajari ilmu itu. Melihat Chandra Darpa dalam keadaan terluka dalam, Raja Iblis Bukit tengkorakpun mengambil kesempatan membunuh Chandra Darpa dan mengambil penawar racun yang ada di tubuhnya.


Mendapat serangan seperti itu, Chandra Darpa pun roboh. Tak ingin mati konyol ia meminum ramuan mati tiga hari untuk mengelabui Raja Iblis Bukit tengkorak. Menyangka Chandra Darpa sudah tewas, Raja Iblis Bukit tengkorak  membuang jasadnya ke jurang setelah terlebih dahulu mengambil penawar racun. Di dalam jurang itulah Chandra Darpa kemudian menemukan Ilmu Panca Sona.


Di Lembah Neraka Raja Iblis Bukit tengkorak langsung mengambil alih kendali, sementara Tarana putri Chandra Darpa dan suaminya hendak di singkirkan oleh Raja Iblis Bukit tengkorak. Tentu saja mereka melawan hingga terjadi pertarungan sengit. Karena kemampuan suami istri itu masih berada di bawah Raja Iblis Bukit Tengkorak, merekapun terluka. Keduanya memutuskan untuk bersembunyi di ruangan rahasia di Istana lembah neraka dan meninggalkan anak mereka.


Kedua suami istri itu yakin Raja Iblis Bukit tengkorak tidak akan membunuh bayi mereka, karena apa yang direncanakan Raja Iblis Bukit tengkorak memerlukan kekuatan besar yang tentu saja ilmu tujuh gerbang alam semesta jawabannya. Raja Iblis Bukit Tengkorak berencana menguasai dunia persilatan. Untuk itulah dia membesarkan Bayu dan mengajarkannya ilmu tujuh gerbang alam semesta dari kitab yang diberikan Chandra Darpa.


Sementara Chandra Darpa sendiri setelah berhasil menguasai Ilmu Panca Sona kembali memunculkan dirinya di kerajaan barat. Melihat keadaan negara itu yang sudah diambang kehancuran Chandra Darpa menyatukan para pemberontak untuk melakukan kudeta terhadap raja. Ia pun mengutus orang untuk meminta bantuan kerajaan Selatan dengan iming-iming akan tunduk pada kerajaan itu saat pemberontakannya berhasil dan kelak ia menjadi Raja. Chandra Darpa sendiri merahasiakan identitasnya kepada semua orang, tentu saja termasuk kepada pihak kerajaan selatan. Kerajaan Selatan pun setuju dengan usulan tersebut, dan membantu pergerakan Chandra Darpa.

__ADS_1


Peperangan antara kerajaan Barat dan pemberontak  berlangsung tak dapat dielakkan. Setelah beberapa bulan pertempuran terjadi, Pada akhirnya kemenangan berada di pihak para pemberontak yang dipimpin Chandra Darpa. Atas kemenangan itu iapun diangkat menjadi raja baru kerajaan Barat. Rencana Pembalasan pun dimulai.


Bersambung..


__ADS_2