
"Hemm gue mau kemana lagi yah, bingung juga sih kalau begini, apa gue balik ajah," gumam Citra.
"Gue yakin deh Zahra itu pasti sangat membenci Rara dan dia teman yang bagus, tapi percuma juga gue pengen ketemu dia, pasti sekarang dia lagi malas keluar karena videonya yang beredar, dia juga pasti lagi malas buka sosial media," ucap Citra lagi sambil menyetir mobil.
Citra tahu tentang gosip Rara yang di jelek-jelekan tapi berakhir Zahra yang tersebar videonya dan kejadian itu tidak beda jauh, setelah Citra mencari tahu Citra yakin itu semua ada campur tangan dari Rafa, dan nama Rara kembali bagus lagi.
Ehh tapi Zahra itu pasti menginginkan Rafa juga, batin Citra.
"Sudahlah itu urusan belakangan, yang penting urusin Rara dulu, gue harus berteman dengan Zahra," gumam Citra.
##########
"Benarkan kata gue Rafa pasti langsung mengangkatnya kalau istrinya yang menelepon, coba ajah kalau gue yang telfon pasti dia nggak angkat tuh, pasti dia mengabaikannya dengan senang hati," ucap Aldi.
Rara dan Ana langsung tertawa setelah mendengar ucapan Aldi.
"Kak Aldi baperan, lagian buat apa juga dia mengangkat panggilan telfon dari kak Aldi kalau kak Rafa lagi sibuk, kan kak Aldi dan kak Rara beda, kalau kak Rara istri kesayangan," ucap Ana sambil tersenyum.
"Iya sih," ucap Aldi lalu tertawa.
"Ya udah ayo kita pulang," ucap Aldi.
"Ayo," ucap Rara dan Ana bersamaan.
Mereka segera pulang ke rumah Aldi.
"Juan desain untuk apartemen baru yang akan di buat belum di tentukan, iya kan?" tanya Rafa.
"Belum,, kayaknya paman sengaja,, kamu yang akan memilihnya,,, paman yakin pilihan kamu itu bagus dan banyak desainer-desainer terkenal yang akan presentasi,,, pilihlah yang bagus tuan Rafa," ucap Fandi.
Rafa langsung tertawa mendengar ucapan Fandi.
"Lebay banget kamu, awas ajah kalau kamu panggil aku tuan lagi yah, aku tendang kamu sampai di rumahmu," ucap Rafa.
"Tega banget," ucap Fandi.
"Duh kok gue nggak biasa banget yah bicara dengan loe pakai aku,, kamu," ucap Fandi sambil nyengir.
"Biasakan, ini di kantor," ucap Rafa.
"Hmm,"
"Oh iya kamu udah di kantor berarti nggak masuk kampus lagi dong kamu?" tanya Fandi.
"Iya nggak masuk lagi, lagian aku kan udah selesai kuliahnya, kamu ajah tuh yang mesti masuk kuliah lagi," ucap Rafa.
"Ehh tapi kamu kan asisten aku, kamu kuliah sambil kerja deh,, lagian tinggal pengajuan judul ajah,, nggak ada mata kuliah lagi kan kamu?" tanya Rafa.
__ADS_1
"Iyalah nggak ada lagi," jawab Fandi.
"Kamu kuliah sambil kerja dong kalau gitu," ucap Rafa.
"Gampang sih tuh, lagian itu kampus juga milik keluarga Alexander jadi bisa di atur, aku juga pintar gini jadi nggak di ragukan lagi" ucap Fandi sambil nyengir.
"Kepedean banget kamu," ucap Rafa.
"Gimana sama istriku dia akan sendiri dong," ucap Rafa yang langsung teringat pada istrinya.
"Iya juga yah, gimana sama dia takutnya nanti ada yang bakalan punya niat jahat sama dia," ucap Fandi.
"Ehh tapikan Rara juga tinggal pengajuan judul juga, kita nggak masuk lagi dan banyak penjagaan juga buat dia kan," ucap Fandi lagi.
"Iya juga sih, tapi aku benar-benar takut saja kalau sampai hal yang pernah terjadi lagi, dan juga sampai sekarang Gracia belum di tahu keberadaannya, iyakan," ucap Rafa.
"Iya juga sih," ucap Fandi.
#########
Rara sudah dua kali datang ke rumah Aldi, bedanya sekarang ada Ana jadi Rara bisa melihat keluarga Aldi, waktu Rara pertama kali datang dia tidak melihat keluarga Aldi sama sekali.
"Kak Aldi istirahat saja di kamar, biar kak Rara bareng aku saja," ucap Ana.
"Nggak mau dong, masa ada Rara akunya ke kamar sih, lagian aku ini udah sehat kok," ucap Aldi.
"Nggak mau dong Rara, gue benar-benar bosan kali rebahan melulu, gue pengen ngobrol-ngobrol gitu biar nggak bosan," ucap Aldi lagi.
"Iya deh kakak, asal kak Aldi senang ajah," ucap Ana.
"Nah gitu dong, oh iya kita makan-makan malam ini, kalian yang masak yah, udah beberapa hari ini gue makannya nggak enak," ucap Aldi.
"Beres kak," ucap Ana.
"Oke," ucap Rara.
"Tapi emang udah bisa?" tanya Rara.
"Yah bisalah Rara, please pokoknya gue mau makan yang enak-enak, kalau di larang makan yang enak-enak gue mogok makan ajah deh," ucap Aldi.
"Bocah banget," ledek Ana.
"Biarin," ucap Aldi.
"Kita bakalan masak yang enak-enak buat Aldi, iyakan Ana?" ucap Rara sambil melihat Ana.
"Iya," ucap Ana.
__ADS_1
"Nah gitu kan bagus," ucap Aldi sambil tersenyum.
"Oh iya Citra kemana yah, aku ke kamar dulu deh ngecek Citra," ucap Ana.
"Iya, cek tuh anak dia nggak nongol-nongol sejak tadi," ucap Aldi.
Ana segera ke kamarnya untuk melihat Citra tapi ternyata Citra tidak ada, karena memang Citra tadi sedang keluar tapi tidak memberitahukan Ana.
"Kenapa Ana?" tanya Aldi begitu melihat Ana turun dengan wajah kebingungan dan juga tidak bersama dengan Citra.
"Itu kak, Citra nggak ada di kamar, dia kemana yah?" tanya Ana.
"Yah mana kakak tahu, kakak juga kan baru datang Ana," ucap Aldi.
"Coba tanya pelayan deh, atau satpam ajah," ucap Aldi lagi yang yakin kemungkinan besar Citra sedang keluar, tapi dia tidak bilang-bilang kepada Ana dan dirinya.
Ana segera bertanya kepada salah satu pelayan di rumahnya.
"Bi lihat teman saya nggak?" tanya Ana.
"Oh tadi dia keluar non," jawab pelayan itu.
"Dia nggak bilang gitu, mau keluar dimana?" tanya Ana lagi.
"Nggak, dia hanya langsung keluar saja, kita juga tidak berani untuk bertanya non," jawab pelayan itu lagi.
"Oh ya udah makasih yah bi," ucap Ana lagi dan pelayan itu pun segera kembali melanjutkan kerjanya.
"Kebiasaan deh tuh anak nggak mau bilang-bilang kalau mau keluar," ucap Ana.
"Telfon saja Ana," ucap Rara.
"Oh iya kak Rara benar juga, pantas saja kak Rafa jatuh cinta sama kak Rara," ucap Ana sambil tersenyum.
"Astaga Ana nggak ada hubungannya antara telfon Citra dan Rafa jatuh cinta," ucap Rara sambil menggelengkan kepalanya.
"Adakan saja kak," ucap Ana lalu segera menelepon Citra.
Citra yang masih menyetir mobil tak tentu arah langsung melihat orang yang meneleponnya ketika ponselnya berdering.
"Kenapa sih nih anak," ucap Citra sambil memberhentikan mobilnya lalu mengangkat panggilan telfon dari Ana.
"Halo, ada apa Ana?" tanya Citra.
"Loe lagi dimana?" tanya Ana.
"Di jalan nih, gue bosan di rumah dan keluar jalan-jalan sebentar," jawab Citra.
__ADS_1
"Oh gitu, loe bisa pulang nggak, ada kak Rara nih disini kita mau masak, loe pulang deh biar semakin rame," ucap Ana.