
Sialan bisa-bisanya mereka bahagia disana,, liburan sama-sama sementara aku disini masih dalam penyembuhan,,, Reno aku benar-benar nggak nyangka secepat itu kamu lupakan aku,, bukannya kamu sangat mencintai aku,, apa hubungan kita selama ini nggak spesial,, apa selama ini kamu hanya pura-pura mencintai aku? dan setelah kabar aku meninggal sampai ditelinga kamu,, kamu langsung melupakan aku begitu saja,, kamu langsung bahagia dan mencari wanita lain,, kenapa mesti Ana,, batin Fania yang sangat kesal pada Reno dan Ana,, namun Fania juga tidak bisa membenci Reno karena dia sangat mencintai Reno.
Zahra yang melihat Fania seperti sedang memikirkan sesuatu langsung menegur Fania.
"Cemburu?" ucap Zahra sambil melihat Fania.
"Kamu sendiri?" ucap Fania sambil melihat Zahra.
Zahra pun tertawa begitu mendengar pertanyaan Fania,, membuat Fania mengernyitkan dahinya bingung.
"Kenapa kamu malah tertawa,, apa yang lucu?" ucap Fania sambil melihat Zahra dengan tatapan penuh tanya.
"Yah lucu saja sama nasib kita,," ucap Zahra lagi yang semakin membuat Fania mengernyitkan dahinya.
__ADS_1
"Kamu sadar nggak sih,, kita disakiti oleh kedua wanita yang tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kita berdua,, tapi mereka berdua berhasil merebut pria kita,, terutama Rara,, pelayan itu bisa mendapatkan Rafa hanya dengan modal kegatalan dia,," ucap Zahra kesal sambil mengingat Rara.
"Dia sok polos supaya bisa mendapatkan Rafa," ucap Zahra lagi.
"Iya yah,, kita mesti balas mereka bagaimana pun caranya,, aku juga akan buat perhitungan pada Ana,," ucap Fania lagi.
"Makanya cepat-cepat deh kamu sembuh,," ucap Zahra lagi sambil melihat Fania.
"Kamu pikir aku nggak pengen cepat-cepat sembuh apa, aku juga pengen banget tapi kecelakaan aku itu benar-benar parah,, dokternya juga udah berusaha maksimal kan,," ucap Fania lagi.
"Apa yang akan kamu lakukan? jangan gegabah deh,, kamu tau sendiri kan Rafa itu seperti apa orangnya,, dan seberapa berkuasa nya dia,, jadi jangan gegabah Zahra,," ucap Fania sambil melihat Zahra.
"Nggak kok, untuk kali ini aku nggak akan gegabah,, aku akan sangat hati-hati,, aku ingin banget memberi pelajaran pada Rara,, karena gara-gara dia hidup ku jadi apes seperti ini,, orang-orang memandang rendah aku karena video yang tersebar itu,," ucap Zahra lagi sambil melihat Fania.
__ADS_1
"Hmm terserah kamu saja,, kalau kamu yakin rencana kamu akan berjalan lancar yah kamu bisa pergi,," ucap Fania.
"Ingat yah jangan sampai ketahuan oleh Rafa dan anak buahnya,, karena bisa membayakan kamu Zahra,, aku itu khawatir sama kamu kalau kamu ingin melakukan sesuatu untuk Rara,, karena pasti kamu yang kena sialnya,, kamu pasti dirugikan dengan rencana kamu sendiri,," ucap Fania yang sudah berpengalaman terhadap semua rencana jahat Zahra.
"Hmmm aku yakin untuk kali ini nggak,, aku pergi dulu yah," ucap Zahra sambil melihat Fania.
"Baiklah,, hati-hati,, jangan sampai ada kesalahan lagi,, ingat itu," ucap Fania sambil melihat kepergian Zahra yang sedang berjalan keluar kamar.
"Iya," ucap Zahra sambil melanjutkan jalannya.
Fania belum tau apa-apa mengenai rencana jahat Zahra tapi Fania sangat berharap Zahra tidak akan melakukan kesalahan lagi.
###########
__ADS_1
Sementara di tempat lain,, Rafa dan yang lainnya sudah berkumpul,, dan disisi lain ada Gracia yang sedang memantau mereka.