
Ana pun ikut tersenyum pada Reno...
"Beneran nih kak Reno nggak apa-apa kalau sama-sama aku,, aku nggak mau merepotkan kak Reno," ucap Ana yang merasa tidak enak pada Reno apabila dia merepotkan Reno dengan selalu menemani dirinya,, karena sebenarnya Ana bisa menyuruh anak buah kakaknya saja untuk menemani dirinya.
Reno pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum pada Ana.
"Iya nggak apa-apa kok Ana, udah kamu santai aja sama aku,, aku benar-benar nggak merasa di repotkan sama kamu,, aku senang kok melakukan ini,, jadi kamu nggak usah ragu-ragu yah,," ucap Reno sambil tersenyum pada Ana.
"Terima kasih kak Reno,," ucap Ana sambil tersenyum juga.
"Nggak nyangka yah kamu bakalan bicara imut seperti ini sama aku,, kamu ingat nggak pas awal-awal bertemu,, kamu kan nyolot terus sama aku cara bicaranya,," ucap Reno sambil menahan tawanya melihat Ana yang ekspresi wajahnya tampak menahan malu.
"Cie malu,," goda Reno sambil melihat Ana.
"Nggak kok,, aku nggak malu sama sekali,, kak Reno juga lupa yah kalau awal bertemu juga kamu bicaranya nyolot terus,, lagian aku juga menghargai yang lebih tua loh,, makanya harus sopan,, kak Reno juga kan senior aku," ucap Ana lalu tertawa.
Reno pun ikut tertawa sambil melihat Ana.
"Memang yah kamu ini paling pintar ngeles,," ucap Reno.
__ADS_1
"Kalau gitu ayo kita ke mobil,, pakai mobil aku aja yah,, aku bakalan antar kamu pulang juga kok,, kita juga banyak yang sekelas kan,, karena banyak mata kuliah yang belum aku lulus kan," ucap Reno sambil berusaha terlihat percaya diri,, walaupun sebenarnya dia merasa malu juga pada Ana karena dia menjadi mahasiswa yang lama sekali wisuda.
"Kak Reno nggak usah malu,, aku yakin kak Reno sebenarnya ini pintar hanya kamu malas saja,, pasti kalau kak Reno serius dan rajin,, aku yakin kak Reno bakalan jadi lulusan terbaik dengan nilai yang bagus-bagus,," ucap Ana sambil tersenyum pada Reno.
Reno pun tersenyum begitu mendengar ucapan Ana.
"Iya kok,, liat aja ketika seorang Reno serius kuliah,, pasti mama aku kaget nih,, selama ini dia selalu ceramah karena aku bodoh dan malasnya kuliah nggak ada yang kalahkan," ucap Reno sambil mengingat mamanya ketika marah-marah.
Reno pun langsung tertawa begitu mengingat mamanya.
"Ya udah kak mulai sekarang rajin-rajinlah,," ucap Ana sambil melihat Reno.
"Aku mau izin dulu kalau gitu sama kak Aldi,, sepertinya dia sekarang masih pakaian,, tumben-tumbenan tadi dia sarapan pagi belum pakaian kantor," ucap Ana.
"Oke, biar aku bantuin kamu," ucap Reno yang sudah siap membantu Ana.
"Udah nggak usah nolak," ucap Reno lagi ketika melihat Ana yang hendak menolak bantuan dari Reno.
"Baiklah aku nggak nolak," ucap Ana yang membuat Reno tersenyum.
__ADS_1
"Gitu dong,, anak pintar," ucap Reno lagi.
Depan pintu kamar Aldi....
Ketika Ana ingin mengetuk pintu kamar Aldi,, pas-pas Aldi juga keluar dari dalam kamarnya.
"Dek,, udah mau ke kampus?" ucap Aldi sambil melihat Ana dan Reno.
"Iya kak,, ini mau pamit sama kakak," jawab Ana.
"Oh iya,, kalian hati-hati yah, aku juga mau ke kantor nih,," ucap Aldi lagi.
Dan akhirnya mereka pun berangkat bersama dengan pisah mobil.
#################
Kampus...
"Ya ampun maaf,, maaf,," ucap wanita itu kepada Rara,, sambil membantu Rara mengambil buku-buku yang jatuh dari tangan Rara.
__ADS_1