
Seketika itu semua mata langsung tertuju pada Fandi,, apalagi Citra yang merasa aneh dengan sikap Fandi.
"Memangnya kenapa kak?" tanya Ana sambil melihat Fandi.
"Kayak mau nyebrang aja pakai gandengan segala," ucap Fandi sambil melihat Citra dan Chris secara bergantian.
"Namanya juga lagi kasmaran,," ucap Reno yang sengaja berucap seperti itu.
"Hmm terserahlah,, aku mau balik dulu yah," ucap Fandi lagi yang memilih pergi karena kesal melihat kedekatan Citra dan Chris.
"Oh iya kak,, hati-hati yah,," ucap Ana.
"Iya," ucap Fandi lalu segera berjalan menuju mobilnya.
Citra hanya melihat kepergian Fandi dengan tatapan penuh kesedihan. Kata-kata Fandi selalu terngiang-ngiang di otaknya.
Aku memang nggak akan pernah bisa bersama kamu Fandi,, karena nggak ada sedikitpun perasaan kamu buat aku,, kok nyesek banget yah rasanya,, batin Citra sambil melihat Fandi yang terus berjalan menuju ke mobilnya.
"Udah Cit jangan sedih," ucap Chris sambil melihat Citra.
Citra pun mencoba untuk tersenyum.
"Nggak kok,, aku nggak sedih,, udah biasa dia seperti itu padaku,, jadi aku nggak akan sedih lagi," ucap Citra sambil berusaha tersenyum.
__ADS_1
Hmm cinta bertepuk sebelah tangan memang rasanya sakit banget,, tapi kok aku melihat sepertinya pria itu ada perasaan kok sama Citra,, atau hanya perasaan aku saja yah,, batin Tasya yang sejak tadi hanya menjadi penonton saja atas apa yang terjadi.
"Ya udah ayo kita pergi makan,, biar kamu nggak sakit hati,," ucap Chris lagi.
"Emm nggak deh,, aku nggak lapar," ucap Citra.
"Kamu antarin aku balik aja Chris,, aku pengen rebahan di rumah," ucap Citra lagi.
"Bisa nggak Chris?" tanya Citra lagi.
"Kamu nggak nungguin aku Cit?" tanya Ana.
"Yah nggak lah Ana,, kamu kan masih ada kelas dan masih lama baru pulang,, lagian ada Reno juga yang jagain kamu,, Chris juga pasti ada urusan lain,, aku juga mau membuat hatiku ini baik-baik saja setelah mendengar kata-kata Fandi tadi," ucap Citra.
"Iya nggak apa-apa sih,, aku mengerti kok Cit," ucap Ana sambil tersenyum.
"Ya udah kamu balik aja kalau gitu,, hati-hati yah," ucap Ana lagi.
"Iya,," ucap Citra.
"Chris bisa kan kamu antarin aku balik?" tanya Citra lagi pada Chris karena tadi Chris belum menjawab pertanyaan darinya.
"Iya bisa dong Cit,, kan tadi kamu jalannya bareng aku,," ucap Chris sambil melihat Citra.
__ADS_1
"Ayo kalau mau balik sekarang,," ucap Chris lagi.
"Oke," ucap Citra sambil tersenyum.
Dan akhirnya Citra pun pulang diantar Chris lagi setelah pamit kepada Ana dan yang lainnya.
Sementara Fandi di mobilnya terus mengingat kedekatan Chris dan Citra.
"Kenapa sih aku,, nggak penting banget mikirin mereka,," ucap Fandi.
"Fokus Fandi,," ucap Fandi lagi yang benar-benar kesal pada dirinya sendiri yang selalu kepikiran dengan kedekatan Citra dan Chris.
##############
Sore harinya....
Rafa tersenyum bahagia ketika pulang Rara menyambutnya dengan senyum bahagia.
Fandi pun ikut tersenyum melihat Rara.
"Istriku sayang,, aku sangat merindukan kamu,," ucap Rafa sambil membawa Rara ke dalam pelukannya.
"Ihh jangan gitu ada Fandi," ucap Rara karena Rafa yang sangat manja.
__ADS_1
"Biarin aja,, oh iya malam ini kita makan-makan yah di rumah ini,, beritahu Citra dan yang lainnya,," ucap Rafa.