
Rafa pun memutuskan untuk ke ruangannya kembali tidak jadi menemui Fandi karena dia sudah tau alasan Fandi tidak terlihat seperti biasanya.
Sementara Fandi berusaha untuk fokus kerja lagi tanpa terganggu oleh foto-foto yang dilihatnya atau apapun itu yang berhubungan dengan Citra dan Chris.
Kampus...
Ana,, Reno,, dan Tasya tampak sangat serius mengerjakan tugas mereka. Tasya tampak terkejut sedikit begitu melihat Reno yang benar-benar telah sungguh-sungguh untuk belajar.
Wah aku nggak nyangka kalau Reno benar-benar akan seperti ini,, bagus banget dia dekat dengan Ana,, banyak banget perubahannya ketimbang dia bersama Fania waktu itu,, tante pasti senang banget nih kalau tau anak satu-satunya sudah rajin kuliah,, kerja tugas seperti ini,, batin Tasya sambil melirik sedikit pada Reno yang benar-benar fokus dengan laptop di depannya.
Ana pun sama seriusnya.
Mereka sangat cocok sebenarnya tapi apa Ana mau menerima masa lalu Reno yang kelam ketika bersama Fania? batin Tasya lagi penuh tanda tanya.
"Tasya kerjakan tugas kamu,, ngapain kamu melamun segala,, aku nggak bakalan yah bantuin kamu kerja tugas,, kerja masing-masing,," ucap Reno sambil melihat Tasya.
__ADS_1
Tasya sedikit terkejut begitu mendengar ucapan dari Reno.
"Kak Reno ngagetin aja sih,," ucap Tasya sambil mengelus dadanya.
Ya ampun Tasya ini ngapain panggil aku dengan embel-embel kak sih,, kan aneh aja dengarnya,, biasanya juga dia panggil nama aku,, batin Reno.
"Makanya jangan melamun,, pasti kamu lamunkan Andre yah? dasar kamu ini,, fokus kerja tugasnya,," omel Reno kepada Tasya.
Citra dan Chris hanya menjadi penonton terbaik saja di taman itu,, mereka memutuskan untuk tidak kemana-mana dan ikut gabung bersama Ana,, Reno,, dan Tasya, karena tidak tau lagi mau kemana.
"Bohong banget,, mana ada kamu lagi mikirin tugas,, aku sepupu kamu jadi tau kalau kamu lagi bohong,, mikirin Andre kan? emang yah Andre itu bawa pengaruh buruk saja buat kamu,, bisa-bisa kamu yang pintar ini jadi bodoh akibat pengaruh Andre," ucap Reno lagi.
"Idihhh kak Reno nyolot banget,," ucap Tasya lalu tertawa.
"Aku lagi nggak mikirin Andre kok,, dan Andre itu bawa pengaruh baik buat aku,, nggak seperti kak Reno dulu, hmmm," ucap Tasya yang sengaja menyinggung Reno.
__ADS_1
"Emang paling bisa yah kamu ngelesnya," ucap Reno lagi yang memilih tidak lanjut debat masalah pengaruh pacar karena sudah pasti dia akan kalah.
"Nggak kok kak Reno,," ucap Tasya lagi sambil nyengir.
"Jangan panggil aku kakak,, risih tau aku dengarnya," ucap Reno sambil melihat Tasya.
Ana sedikit merasa tidak enak begitu mendengar ucapan Reno.
"Berarti selama ini kamu risih dong aku panggil kak Reno?" ucap Ana sambil melihat Reno.
"Iya Ana dia risih,, dia itu maunya di panggil sayang," ucap Tasya langsung yang membuat Reno dan Ana sama-sama malu.
"Tasya kamu ini yah,, makin hari makin cerewet saja," ucap Reno sambil melihat Tasya.
"Aku nggak risih kok,, khusus kamu nggak apa-apa,, kamu bebas mau manggil apa saja," ucap Reno sambil tersenyum lembut pada Ana.
__ADS_1
Sementara Fandi di kantor Rafa memutuskan untuk pergi sendiri melihat kedekatan Citra dan Chris.