Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Cepatlah kamu sadar,,,


__ADS_3

"Bisakah aku kesitu? karena disini aku hanya akan menganggu saja, jadi lebih baik aku kesitu saja," ucap Citra yang langsung membuat ekspresi wajah Ana berubah.


Isshh bisa-bisanya Citra mau ninggalin aku berdua dengan kak Reno,, apa yang mesti aku lakukan kalau hanya berdua saja dengannya sedangkan aku udah nggak ada bahan lagi untuk berbicara dengan kak Reno,, pasti canggung banget nih,, batin Ana meronta-ronta.


"Cit kamu jangan pergi dong,, aku nggak mau merepotkan kak Reno, lebih bagus kalau aku merepotkan kamu saja,," ucap Ana.


"Kamu nggak merepotkan aku kok Ana,, jadi nggak usah merasa tidak enak, dan nggak apa-apa kalau Citra mau pergi kan ada aku,," ucap Reno cepat.


"Nah dengar sendiri kan Ana, apa yang dikatakan Reno, jadi kamu santai aja," ucap Citra sambil menahan tawanya begitu melihat ekspresi wajah Ana.


Hahaha aku tau banget nih, pasti Ana itu sebenarnya malu kalau hanya berdua saja dengan Reno, batin Citra sambil tertawa bahagia di dalam hatinya.


"Ishhh tapi...,"


"Udah nggak usah tapi-tapian,, aku mau ke kantor Rafa saja menemui Rara, kamu disini saja bersama Reno yah," ucap Citra lagi.


"Ra, aku kesitu yah?" ucap Citra.


"Iya, tapi Ana nggak apa-apa tuh kamu tinggalin?" tanya Rara.

__ADS_1


"Iya nggak apa-apa kok,, kan ada Reno dan anak buah Aldi disini,,, jadi udah pasti nggak apa-apa," jawab Citra cepat sambil nyengir melihat Ana.


Tega kamu Cit, tega, batin Ana meronta-ronta sambil melihat Citra yang sedang nyengir kepadanya sementara Reno hanya tersenyum saja.


"Iya benar kata kamu Citra," ucap Reno lagi.


"Ya udah oke kamu kesini aja Citra kalau memang disitu Ana nggak apa-apa kamu tinggal," ucap Rara yang senang.


"Oke Ra, aku tutup dulu panggilan telfonnya kalau gitu yah," ucap Citra lagi.


"Iya Cit,, kamu hati-hati yah kalau kesini,, aku nggak mau kejadian buruk itu terjadi lagi Cit," ucap Rara karena mengingat dirinya habis diculik bersama Citra.


"Yah pokoknya kamu hati-hati aja,, kita kan nggak tau," ucap Rara.


"Iya Ra,, aku tutup dulu yah panggilan telfonnya," ucap Citra.


"Iya Cit, salam yah sama Ana,, semoga cepat sembuh,, aku juga bakalan menjenguk dia lagi nanti sama-sama Rafa,," ucap Rara.


"Oke Ra," ucap Citra lalu segera menutup panggilan telfonnya dengan Rara.

__ADS_1


"Salam dari Rara,, semoga cepat sembuh dan dia juga bakalan jenguk kamu nanti bersama Rafa," ucap Citra.


"Aku ke kantor Rafa dulu,, Reno jagain Ana baik-baik,, kalau nakal dicium aja," ucap Citra lalu tertawa.


"Citra,," teriak Ana yang benar-benar tidak menyangka kalau Citra akan berucap seperti itu.


"Bye," ucap Citra lalu segera berjalan keluar dari ruangan Ana sambil tertawa.


Hahaha seru banget gangguin Ana,, batin Citra.


"Jagain Ana yah," ucap Citra kepada anak buah Aldi.


"Iya Nona,"


Emmm sekarang yang perlu aku pikirkan gimana caranya deketin abang Fandi yang batu itu,, batin Citra sambil mengingat Fandi yang memang sangat susah dia tebak dan juga susah dia dekati.


Sementara di tempat lain...


"Fania cepatlah kamu sadar," ucap Zahra yang lagi menunggu Fania sadar.

__ADS_1


__ADS_2