Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Panik sekaligus senang...


__ADS_3

Rara masih berusaha teriak dan minta tolong.


Hingga akhirnya ada yang melihat Rara,, orang itu pun langsung lari tanpa pikir panjang untuk menyelamatkan Rara.


Rara yang melihat ada orang yang berlari menolongnya langsung merasa lega,, namun dia tetap berusaha agar tidak tenggelam. Sekuat tenaga Rara berusaha agar tidak tenggelam sampai orang itu tiba untuk menolongnya.


Yang lainpun langsung melihat ke arah orang yang sedang berlari menolong Rara.


Citra dan yang lainnya langsung panik begitu melihat Rara akan tenggelam.


"Rara,," teriak Citra sambil berlari untuk menolong Rara juga.


Terlihat jelas Citra sangat panik dan pucat. Dia benar-benar tidak mau Rara sampai kenapa-kenapa. Jika terjadi sesuatu pada Rara,, dia akan merasa bersalah seumur hidupnya karena mereka ke pantai ajakan dari dirinya.


Rara aku mohon jangan kenapa-kenapa bertahan lah,, batin Citra sambil berlari menolong Rara,, meskipun dia juga melihat ada yang sedang berenang untuk menolong Rara.


###########


Reno,, Chris dan juga Andre mengernyitkan dahinya begitu tau wanita-wanita mereka tidak ada di kamar mereka.


"Mereka pasti nggak ada di kamar,, nggak mungkin kan mereka nggak buka pintu jika mereka ada di dalam kamar," ucap Andre.


"Iya nggak mungkin,, lalu mereka kemana dong?" ucap Reno sambil melihat Chris dan Andre.


"Aku juga nggak tau,, Citra nggak chat aku sama sekali," ucap Chris sambil melihat Reno dan Andre.

__ADS_1


Reno dan Andre pun melihat ponsel mereka juga.


"Aku pun sama," ucap Reno.


"Aku juga nih, kemana yah mereka?" ucap Andre juga.


"Coba telfon aja,, kok nggak kepikiran yah dari tadi,," ucap Reno yang merutuki kebodohannya sendiri.


Reno pun dengan segera menelepon Ana.


"Kok nggak dijawab yah," ucap Reno sambil melihat ponselnya.


"Aku telfon Tasya dulu kalau gitu,," ucap Andre sambil menelepon Tasya.


Chris pun memutuskan untuk menelepon Citra juga.


"Aku juga nih,, Citra nggak angkat telfon dari aku," ucap Chris sambil melihat Reno dan Andre secara bergantian.


Mereka pun terlihat khawatir.


"Aku telfon Aldi dulu,, mungkin dia tau," ucap Reno sambil menelepon Aldi.


Andre pun terlihat kagum pada Reno yang sudah mempunyai nomor telfon Aldi,, karena Aldi juga pengusaha sukses jadi mempunyai nomor Aldi adalah suatu kebanggaan juga menurut Andre,, karena tidak sembarangan orang mempunyai nomor ponsel Aldi.


Aldi mengernyitkan dahinya begitu melihat Reno menelepon dirinya,, namun seketika itu dia teringat pada Ana.

__ADS_1


Adikku nggak kenapa-kenapa kan? batin Aldi lalu dengan segera mengangkat panggilan telfon dari Reno.


"Halo Reno,, ada apa dengan Ana? dia nggak kenapa-kenapa kan?" tanya Aldi langsung begitu mengangkat panggilan telfon dari Reno.


Reno mengernyitkan dahinya begitu mendengar pertanyaan Aldi yang itu berarti Ana sedang tidak bersama dengan Aldi.


Ana kemana? dia pasti sedang tidak bersama Aldi sekarang, batin Reno.


"Reno,, kok diam?" tanya Aldi lagi.


"Emmm aku bingung aja,, Ana kemana, dia pasti sedang tidak bersama kamu sekarang kan? dan dia juga tidak bersama aku sekarang,, dan yang lainnya pun tidak ada juga,, sebenarnya mereka kemana?" ucap Reno.


Deg....


Jantung Aldi benar-benar langsung berdetak tidak karuan begitu mendengar ucapan Reno.


Aldi,, Rafa dan Fandi,, sudah tau jika ada yang sedang mengintai mereka yang sedang liburan. Reno menelepon ketika Aldi,, Fandi dan Rafa ingin segera menemui yang lainnya.


############


Sementara di pinggir pantai ada Rara yang sedang berusaha disadarkan.


"Ana,, kamu sudah bisa jalan," gumam Citra yang panik sekaligus senang melihat Ana yang sudah bisa jalan bahkan langsung berlari.


Orang yang menolong Rara adalah Ana.

__ADS_1


__ADS_2