
Rafa langsung tertawa begitu mendengar ucapan Fandi.
"Siapa yang macam-macam sih Fan,, aku cuma satu macam aja kok ini,," ucap Rafa.
"Kenapa Rara langsung diam? kamu juga langsung diam? kalau kamu nggak lagi macam-macam,," tanya Fandi.
"Yah karena kita lagi pengen diam,, iyakan sayang?" ucap Rafa sambil melihat istrinya yang pipinya sedang merona karena malu.
"Iya Fan,," ucap Rara.
"Udah Ra nggak usah belain suami kamu itu,, Rafa nggak usah macam-macam kamu yah di dalam mobil,, sabarlah sampai di rumahmu,," ucap Fandi.
"Iya kali Fan,, fokus aja kamu nyetir mobilnya nggak usah mikir macam-macam melulu,," ucap Rafa lagi.
"Iya aku fokus kok,," ucap Fandi.
Rafa kembali mencium bibir Rara dengan tangan yang sudah kemana-mana.
Rara dengan susah payah menahan diri agar tidak bersuara,, karena ulah Rafa.
"Sayang kamu jangan gini dong,, inikan di mobil,,," ucap Rara sepelan mungkin agar Fandi tidak dengar.
"Lagi pengen sayang,, gini doang kok nggak minta lebih,, ada Fandi masalahnya,," bisik Rafa lalu mencium bibir Rara lagi hingga ke lehernya.
Fandi benar-benar merasa aneh dengan Rafa dan Rara yang hanya diam. Fandi pun melihat ke kaca.
"Astaga Rafa kamu itu benar-benar yah,," ucap Fandi shock karena melihat Rafa yang sedang mencium leher Rara dengan tangan yang sudah memegang kemana-mana.
Rara terlonjak kaget begitu mendengar ucapan Fandi.
"Tuh kan sayang ihh, aku malu,," rengek Rara.
"Fandi kamu nggak usah lihat ke belakang deh lebih baik,, lagian aku cuma colek-colek aja kok nggak lebih,, jadi kamu nggak usah lihat-lihat ke belakang yah,," ucap Rafa.
Nggak lebih katanya padahal kalau aku nggak lihat bisa jadi dia bercinta di dalam mobil,, ada aku di dalam mobil tega benar nih anak,, batin Fandi.
"Colek-colek kamu itu Rafa pasti lama-lama jadi colek-colek beda,, udah deh Rafa jangan macam-macam dulu,, udah nggak lama lagi kok sampai ini,, tahan aja dulu,," ucap Fandi.
"Sayang benar tuh kata Fandi,, duduk baik-baik sekarang jangan macam-macam lagi,," ucap Rara.
__ADS_1
"Tapi menurutku nggak benar sayang,, aku cuma mencium kok,, kan tadi kerja terus kamu di rumah Aldi,, jadi aku merindukan ciuman kamu,," bisik Rafa.
"Ihh mesum banget sih kamu," ucap Rara heran.
"Nanti di rumah aja kalau mau mencium,," ucap Rara lagi.
"Peluk lagi kalau gitu sayang,," ucap Rafa.
Rara dengan segera memeluk Rafa,, biar Rafa bisa diam dan tidak memikirkan ciuman lagi. Rafa tersenyum melihat istrinya yang seperti itu.
Aku mencintaimu Rara,, sangat mencintai kamu,, aku harap semuanya akan selalu begini,, akan selalu baik-baik saja,, tanpa ada gangguan lagi,, semoga saja tidak ada Gracia selanjutnya di dalam rumah tangga kita,, batin Rafa.
"Rafa kita kemana nih,, ke rumahmu atau ke rumah utama?" tanya Fandi.
"Ke rumahku aja,," jawab Rafa.
"Loh kok gitu? emang nggak kenapa-kenapa aku belum pamit tadi,," ucap Rara.
"Nggak apa-apa kok sayang,, mereka mengerti kok,, aku juga udah mengirimkan pesan pada mama,,, jadi nggak kenapa-kenapa,,, kamu bisa kok kalau mau jalan-jalan lagi ke rumah utama untuk bertemu mama,," ucap Rafa.
Fandi dengan segera menyetir mobil menuju rumah Rafa dan Rara.
"Cit,, kamu tadi bisikin apaan sih sama kak Rara? aku penasaran loh,, beritahu aku juga dong,," ucap Ana.
Citra tetap fokus memakai skincare rutinnya tanpa mempedulikan ucapan Ana.
"Cit,, kenapa kamu diam aja sih,, aku lagi bicara sama kamu loh,," ucap Ana kesal.
"Duh Ana kamu nggak lihat nih,, aku lagi makai skincare,, bentaran kan bisa,, lagian kamu kepo banget sih,," ucap Citra.
"Cepetan dong kamu pakai skincare nya dan aku emang kepo sejak dulu,, hanya kamu baru sadar aja,, kamu juga kan kepo orangnya jadi nggak usah bilangin aku deh kalau kita sama," ucap Ana tak mau kalah.
"Iya,, iya berisik banget deh kamu,," ucap Citra.
Begitu selesai Citra dan Ana segera ke tempat tidur karena Ana sudah lebih dulu memakai skincare rutin malamnya.
"Ayo buruan beritahu aku,, apa tadi yang kamu bisikan sama kak Rara?" ucap Ana lagi.
"Sebentar juga kamu bakalan tahu,, tunggu aja,," ucap Citra sambil nyengir.
__ADS_1
"Astaga Citra kamu kan tinggal bilang ngapain harus tunggu sebentar kalau kamu bisa bilang sekarang sih,, heran deh aku,," ucap Ana.
"Yah terserah aku dong pokoknya kamu tunggu aja deh kalau mau tahu,, karena sebentar aku mau video call dengan Rara," ucap Citra.
"Haa video call,, kenapa kamu mau video call dengan kak Rara?" tanya Ana lagi.
"Bentar kamu bakalan tahu juga,, udah nggak usah berisik,, kira-kira Rara udah sampai belum yah?" ucap Citra.
"Belum deh sepertinya,," ucap Ana.
"Oh iya Cit,, kalau aku masuk kuliah,, kamu mau ngapain dong Cit? masa kamu bengong sendiri di dalam rumah,," ucap Ana yang tiba-tiba teringat dengan hal itu.
"Yah aku kerja lah Ana,, aku kan mau kerja di kantor Aldi,, gimana sih kamu," ucap Citra sambil menggelengkan kepalanya.
"Oh iya juga yah,, kapan kamu mau masuk kerja?" tanya Ana.
"Kalau kamu udah mulai masuk kuliah,, aku bakalan masuk kerja juga karena nggak mungkin kan aku mau di rumah sendirian,, bosan tahu,, meskipun disini banyak pelayan hanya nggak mungkin kan aku bergosip dengan mereka,," ucap Citra.
"Iya juga sih,," ucap Ana sambil nyengir.
Rumah Rafa
Fandi langsung pulang begitu sudah mengantar Rafa dan Rara selamat sampai di rumah. Tak lupa Rafa menyuruh Fandi untuk berhati-hati. Dan juga Rara yang tidak lupa mengucapkan terima kasih pada Fandi.
Untung udah sampai,, aku nggak tahan banget melihat mereka yang mesra banget,, si Rafa sepertinya sengaja banget mau pamer sama aku,, berdosa banget tuh anak,, batin Fandi sambil fokus menyetir mobilnya.
"Sayang sini aku bawain yang kamu pegang itu," ucap Rafa sambil berjalan masuk ke dalam rumah begitu pun dengan Rara.
"Nggak usah sayang biar aku pegang sendiri saja, kamu pasti capek banget kan,," ucap Rara.
"Iya sih sebenarnya aku capek banget tapi begitu melihat wajah kamu,, capek aku itu langsung hilang saja tanpa tersisa, jadi biarkan aku membantu kamu,, karena kamu istriku jadi kita harus saling membantu,," ucap Rafa sambil tersenyum.
"Gombal banget,," ucap Rara.
"Nggak sayang,, ini beneran loh sayang,," ucap Rafa lagi sambil membuka pintu kamar.
Mereka pun segera masuk ke dalam kamar.
"Sayang kamu duluan aja dulu yang bersih-bersih,, nanti setelah itu aku,," ucap Rara.
__ADS_1
"Nggak mau barengan aja sayang,, biar cepat?" tanya Rafa.