Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Itulah tujuan aku,,,


__ADS_3

Rara dan Rafa seketika balik ke belakang begitu mendengar ucapan Fandi,, dan memang benar apa yang dikatakan oleh Fandi,, mereka sedang diikuti,,, Rafa seketika terlihat panik juga,, dia panik bukan mengkhawatirkan dirinya melainkan mengkhawatirkan istrinya,,, dia sangat tidak mau terjadi sesuatu pada istrinya.


Rara langsung terlihat pucat,,, seketika bayang-bayang yang terjadi pada dirinya selama ini terlintas kembali,, dia benar-benar tidak mau di culik lagi,, ataupun melihat Rafa dan Fandi kenapa-kenapa.


"Kamu nggak usah takut yah sayang,, kamu tenang aja yah,, ada aku dan Fandi di dekat kamu,, kita akan menjaga kamu," ucap Rafa yang mengerti dengan ketakutan Rara.


Rara hanya bisa menganggukan kepalanya sambil berdoa agar mereka tidak kenapa-kenapa.


Rafa langsung mengambil ponselnya lalu menelepon anak buahnya.


"Ini salahku yang lengah,,, seharusnya tadi ada anak buahku yang mengikuti kita,,, aku nggak nyangka kalau mereka sampai seberani ini,," ucap Rafa sambil menelepon anak buahnya.


"Fandi kamu fokus yah,," ucap Rafa lagi.

__ADS_1


"Iya Rafa aku benar-benar sangat fokus nih,, kamu cepat hubungi anak buah mu,, sebelum mereka bertambah nekat,," ucap Fandi.


"Kita bisa melawan tapi jangan sampai mereka membawa senjata tajam,,, aku nggak mau Rara kenapa-kenapa,,, karena jangan sampai target mereka Rara,," ucap Fandi lagi sambil fokus menyetir mobil.


"Jangan lewat tempat sunyi," ucap Rafa lagi.


Lalu segera bicara dengan anak buahnya karena anak buahnya sudah mengangkat panggilan telfon dari dirinya.


"Ikuti saja,, aku nggak mau berbuat apa-apa dulu,, aku hanya ingin bermain-main sedikit saja dengan mereka,," ucap Gracia yang sedang duduk santai di mobil sambil tersenyum licik.


"Mereka bukan orang bodoh,,, kita nggak bisa terang-terangan seperti ini,, kamu lihat sendiri kan mereka nggak jalan di tempat sunyi,,, mereka sudah menyadari kita,,, di dalam mobil itu ada Fandi dan ada Rafa pria yang harusnya jadi milik aku,,, dia sedang melindungi Rara wanita tidak tau diri itu,, seharusnya dia melindungi aku,, seharusnya Rafa melindungi aku dan membuang Rara,,," ucap Gracia penuh dengan dendam pada Rara.


Aduh bos kumat lagi,, aku benar-benar takut,, jangan sampai aku membuat kesalahan bisa-bisa aku tiada lagi di dunia ini kalau melakukan kesalahan disaat dia lagi seperti ini,,, batin anak buah Gracia yang sangat paham dengan Gracia.

__ADS_1


"Tenang bos,, pria yang bos cintai pasti akan kembali pada bos,, tinggal menyingkirkan wanita itu saja terus bos mendekati ulang pria itu lagi,, sekarang kan wajah bos sudah beda,, jadi dia pasti tidak akan menyangka kalau bos ini adalah mantan dia,, bos pasti bisa mendapatkan dia lagi,, bos kan tau cara meluluhkan hati pria itu,," ucap anak buah Gracia dengan hati-hati.


Gracia langsung tersenyum begitu mendengar ucapan anak buahnya.


Anak buah Gracia benar-benar merinding melihat senyuman Gracia.


Aku ingin bilang agar dia merubah senyuman dia,, tapi takut salah bicara dan membuat dia tersinggung,,, kalau aku jadi pria itu pasti langsung takut melihat senyuman dia yang seperti ini,, batin Anak buah Gracia lagi.


"Kamu memang benar,, itulah tujuan aku,, aku pasti bisa mendapatkan kamu kembali Rafa,, kamu akan bertekuk lutut lagi dengan wajah baru aku ini,, mau bagaimana pun caranya,,, aku sudah ada di dekat kamu lagi sayang," ucap Gracia sambil tertawa jahat di dalam mobil.


###############


Maaf yah author baru bisa lanjut sekarang karena kemarin-kemarin author ada urusan di dunia nyata juga,,, padat banget nggak sempat ngetik,,,,,mksh yang selalu setia menunggu walaupun menunggu itu berat,,, hehehe

__ADS_1


__ADS_2