
Citra langsung melihat kesal kepada Ana dan Reno karena dengan sangat bahagia menertawakan dirinya yang sedang patah hati.
Hemm,, hemm,, hemm,, benar-benar yang nih dua orang manusia bahagia banget mereka pas dengar aku habis ditolak cowok,,, belum lagi mereka tau cowoknya itu Fandi,, batin Citra sambil melihat Ana dan Reno yang masih asik menertawakan dirinya.
"Puas kalian puas tertawa in aku yang sedang patah hati ini karena ditolak,, aku lihat-lihat kalian ini sangat cocok,,, benar-benar sangat cocok sekali,," ucap Citra sambil masih melihat kesal pada Ana dan Reno.
Ana dan Reno langsung menghentikan tawa mereka begitu mendengar ucapan Citra yang sedang kesal.
"Apaan sih Citra,,, kita itu tertawa karena rasa lucu aja,,, bisa-bisanya seorang Citra yang sangat berpengalaman dalam percintaan di tolak,,, astaga aku benar-benar nggak menyangka nya," ucap Ana.
"Siapa pria yang menolak kamu Cit? tega banget tuh cowok,, menyia-nyiakan Citra yang cantik begini walaupun sekarang lagi memar-memar,,," ucap Ana lagi.
"Mungkin karena kamu lagi memar-memar kali,, atau mata tuh cowok lagi katarak makanya nggak bisa melihat Citra,," ucap Reno juga sambil menahan tawanya.
"Hmm kalian berdua lagi ledekin aku kan? tega banget yah kalian berdua ini," ucap Citra lagi.
__ADS_1
"Nggak loh Cit kita ini lagi serius,, nggak lagi ledekin kamu,, mata tuh cowok emang lagi gangguan mungkin karena menolak kamu," ucap Ana lagi.
"Hmm aku yakin setelah kalian mendengar namanya pasti kata-kata kalian tadi itu langsung kalian cancel,," ucap Citra lagi yang membuat Reno dan Ana saling pandang dan tambah penasaran akan cowok yang menolak Citra.
"Siapa memangnya cowoknya Citra?" ucap Ana.
"Iya siapa?" ucap Reno juga yang sudah penasaran.
"Cowoknya tuh Fandi,, aku cinta banget sama dia tapi dia nggak cinta sama aku,,, dia nolak aku,, nyeri hati aku ini,," ucap Citra sambil memakan buah yang ada di dekatnya.
Hening seketika,,, Reno dan Ana langsung saling 🐼 begitu mendengar ucapan Citra yang terlihat sangat serius namun juga seperti tidak mungkin.
"Ini serius kamu nembak Fandi?" tanya Ana untuk memastikan pendengarannya.
Citra pun langsung menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Iya aku serius banget tau,, Fandi cowok yang aku cintai,," ucap Citra lagi lalu kembali melanjutkan makannya.
"Kak Fandi yang barusan nelfon tadi kah?" tanya Ana lagi.
"Iya mau siapa lagi Ana kalau bukan dia,, cuma dia nama Fandi yang aku kenal," ucap Citra lagi sambil melihat kesal pada Ana karena terlalu lama otaknya loading menurut Citra.
Ana dan Reno lagi-lagi tertawa membuat Citra melongo tak percaya akan respon kedua manusia di depannya ini.
"Tertawa terus saja,, aku lihatin nih,, ayo tertawa lagi,," ucap Citra kesal.
"Sorry Cit,, sorry,," ucap Ana.
"Cit,, kamu tuh nggak salah apa cinta sama kak Fandi,, cowok dingin seperti kak Fandi,, aku nggak pernah lihat loh dia dekat dengan cewek selain sama kak Rara,," ucap Ana.
"Nah iya itu aku tau, tapi mau di apa hati aku cintanya sama dia,,, di tolak pula nyesek sekali everybody,," ucap Citra.
__ADS_1
Sementara di kantor Rafa,, Fandi sedang kesal.
Apaan sih kok terlintas terus Citra pulang bareng Chris,,, aneh banget,,, batin Fandi yang sedang berusaha untuk fokus kerja.