Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Nggak mungkin curiga sama aku,,,,


__ADS_3

Chris tersenyum bahagia begitu mendengar ucapan Gracia karena itulah yang dia inginkan,, Rara bersama dengan dirinya,, Chris tidak perduli Rara sudah menikah dan sudah pasti tidak perawan lagi,, dia hanya menginginkan Rara di sampingnya,, karena dia sangat mencintai Rara lebih dari apapun.


Gracia benar-benar geleng-geleng kepala melihat Chris yang sangat mencintai Rara.


Apa sih yang dipunya Rara sehingga banyak sekali yang mencintai dia,, Chris juga tergila-gila padanya,, apalagi Rafa,, mereka memang pria-pria bodoh padahal jelas-jelas aku lebih segala-galanya jika dibandingkan dengan Rara wanita kampungan itu,, batin Gracia kesal karena melihat banyak pria yang mencintai Rara.


"Kamu itu jangan senyum-senyum saja,, tapi kamu harus melakukan apa yang aku perintahkan,," ucap Gracia lagi.


"Iya Gracia aku tau kok,, kamu tenang saja,, yang penting Rara bisa bersama aku nantinya,, aku akan melakukan itu," ucap Chris lagi.


"Hmm tau-tau aja tapi sampai sekarang nggak ada apa-apa juga yang aku dapatkan," ucap Gracia lagi.

__ADS_1


"Yah kamu sabarlah Gracia,, Rafa itu bukan orang bodoh,, apalagi ada Fandi,, kamu tau sendiri kan bagaimana mereka? kamu mau kalau kita ketahuan,, dan kamu nggak bisa menjalankan rencana kamu?" ucap Chris lagi sambil melihat kesal pada Gracia.


"Yah aku nggak mau dong,, udah deh nggak usah nyolot kamu," ucap Gracia yang tidak terima dengan Chris yang kesal terhadap dirinya.


"Emang yah wanita selalu benar,, aku nggak nyolot,, aku hanya menyuruh kamu sabar aja dulu,, karena aku nggak mungkin terlalu kelihatan jelas dengan tujuan aku,, aku nggak mau ketahuan dan Rara membenci diriku,, karena aku sangat mencintai Rara,," ucap Chris lagi.


"Iya,, oke aku akan sabar,, tapi kamu harus secepatnya mencari tau,,," ucap Gracia lagi.


"Jangan berpikir aku nggak tau,, aku tau semuanya tentang kamu Chris," ucap Gracia lagi karena melihat ekspresi wajah Chris yang tiba-tiba berubah.


Gracia ini aku pikir dia nggak tau,, aku yang membantu Citra,, batin Chris.

__ADS_1


"Aku lakukan itu supaya bisa tetap punya alasan berada disekitaran Rara tanpa membuat mereka curiga,, karena Citra itu termasuk dekat juga dengan Rara,, kan untuk sekarang aku nggak mungkin dekat dengan Rara tanpa alasan karena sudah pasti Rafa dan Fandi akan curiga padaku,, kalau Rara sih nggak mungkin curiga sama aku karena dia itu cewek polos yang sangat baik makanya aku sangat tergila-gila padanya," ucap Chris lagi sambil mengingat Rara dan tersenyum.


"Tidak usah memuji wanita itu dihadapan aku,, oke kamu boleh dekat dengan Citra hanya saja jangan lupakan tujuan kamu Chris,, karena yang aku tau kamu itu banyak menemani Citra jalan,," ucap Gracia lagi.


"Iya karena aku nggak mungkin menolak ajakan dia Gracia,, tapi aku selalu memantau kok, mencari celah apa saja yang bisa memungkinkan kamu membawa Rara,," ucap Chris lagi.


Ketika Gracia ingin berbicara lagi,, tiba-tiba ponsel Chris berdering membuat Gracia membatalkan niatnya untuk berbicara.


Sedangkan Chris dengan segera mengambil ponselnya dan mengernyitkan dahinya begitu melihat nama kontak yang meneleponnya.


"Siapa?" tanya Gracia penasaran.

__ADS_1


"Citra," jawab Chris.


__ADS_2