Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Gimana kalau kamu nggak bisa


__ADS_3

Astaga Fania ini kenapa sih nomor ponsel dia tidak aktif-aktif juga,, kalau dia marah pasti kayak gini deh,,, nggak tahu apa aku tuh kangen sama dia dan nggak mau dia itu marah lama-lama,, batin Reno sambil bolak-balik seperti setrikaan di rumahnya dengan masih terus menghubungi Fania.


Mama Reno yang lagi mau ke dapur untuk mengambil minum menghentikan langkahnya tiba-tiba,, begitu melihat Reno yang sedang bolak-balik tidak jelas.


Mama Reno segera menghampiri Reno sambil berjalan pelan.


Apa yang lagi ada di pikiran anak ini,, sampai-sampai bolak-balik tidak jelas seperti ini,, hmmm dugaan sementara ini pasti karena Fania,, mungkin saja,, batin mama Reno karena melihat Reno yang tampak sedang menghubungi seseorang melalui ponselnya.


Reno tidak menyadari kedatangan mamanya karena mama Reno sengaja berjalan pelan agar tidak di tahu Reno.


"Astaga Fania sayang sejak tadi aku telfon nomor ponselmu nggak aktif-aktif juga,, apa kamu nggak kangen aku,, aku saja kangen banget sama kamu,,, mengerikan sekali sih kalau kamu marah,, padahal tadi yang aku bilang itu nggak ada salahnya kalau aku pikir-pikir,, memang betul semuanya itu yang aku katakan," ucap Reno sambil melihat ponselnya.


Hemm ternyata dugaan aku benar,, dasar yah anak tidak tahu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak,, biar aku beri pelajaran kamu sedikit,, batin mama Reno.


"Ahkhh sakit,,sakit,,," ucap Reno karena tiba-tiba telinganya di tarik.


Dia awalnya mau marah tapi begitu melihat ternyata mamanya yang menarik telinganya,, mendadak dia mengurungkan niatnya untuk marah.

__ADS_1


"Kenapa kamu,,, mau marah sama mama, iya Reno?" ucap mama Reno dengan tangan yang masih menarik telinga Reno di tambah dengan kedua mata yang melotot.


"Tidak mamaku sayang,, mana berani Reno marah sama mama,, gini-gini Reno nggak mau durhaka sama mama,, lepasin dong ma,, sakit nih kuping aku ma," ucap Reno sambil meringis kesakitan.


Reno memang bisa saja melawan pada mamanya,,, tapi dia tidak mau,, dia sangat menyayangi mamanya walaupun mamanya sangat kejam pada dirinya,, tapi Reno tahu sebenarnya mamanya juga sangat menyayangi dirinya dan dia juga tidak mau berdosa pada mamanya.


Aduhh kenapa mama bisa ada disini sih,, aku pikir tadi dia udah tidur makanya aku sengaja disini,, ehh ternyata dia belum tidur,, hemm ini sih aku yakin banget bakalan mendengarkan ceramah mamaku lagi karena sekarang saja telingaku sudah menjadi korban pasti tadi dia mendengar ucapan aku,, menyesal banget aku nggak masuk kamar ajah tadi terus telfon Fania di dalam kamarku ajah biar aman,, batin Reno yang penuh penyesalan pada dirinya sendiri.


"Takut durhaka juga kamu yah," ucap mama Reno yang belum melepaskan tangannya pada telinga Reno.


"Iya dong ma,, lepasin dong ma sakit ini,, mama ingin anak mama nanti tuli karena mama menarik terus kupingku," ucap Reno sambil memasang ekspresi wajah kasihannya.


Ini anak sebenarnya kasihan tapi juga sangat menjengkelkan,, batin Mama Reno.


"Reno kalau kamu takut durhaka seharusnya kamu mendengarkan ucapan mama untuk menjauhi Fania,, tidak usah dengan dia carilah wanita seperti Ana,, kalau perlu Ana saja yang kamu bawa kesini terus kamu jadikan istri,, jangan Fania," ucap Mama Reno.


"Tapi kamu tidak mau mendengarkan mama juga,, kamu masih saja terus berhubungan dengan Fania,, masih terus menghubungi wanita itu,, kamu bolak-balik begini seperti setrika hanya karena dia tidak mengaktifkan ponselnya,, hmm semoga saja selamanya dia tidak mengaktifkan nomor ponselnya lagi,," ucap mama Reno lagi.

__ADS_1


"Mama jangan bicara seperti itu dong ma nanti nomor ponsel Fania benar-benar nggak aktif lagi,, bakalan galau banget aku ma dan juga ma aku nggak bisa mencari wanita seperti Ana yang mama maksud itu karena aku cintanya sama Fania,, aku nerima apa adanya dia ma," ucap Reno dengan penuh keyakinan.


"Cinta sama wanita seperti itu,, nggak usah mengada-ngada kamu Reno,, lupakan Fania,, mama ingin kamu menikah dengan wanita baik-baik sebelum mama tiada," ucap mama Reno.


"Astagfirullah ma,,, tolong Mama jangan berbicara seperti itu,, aku nggak mau kehilangan mama,, aku nggak sanggup ma,, jangan bicara seperti itu lagi,," ucap Reno cepat.


"Makanya carilah wanita baik-baik kalau kamu masih mau mama tidak meninggalkan kamu,, jangan dengan Fania lagi,, mama benar-benar tidak akan pernah merestui hubungan kalian berdua Reno,, benar-benar tidak akan pernah sekalipun kamu mohon-mohon sama Mama,, jadi jalan satu-satunya ikhlaskan saja dari sekarang hubungan kamu dengan dia,, lalu cari wanita lain yang baik-baik," ucap mama Reno lagi.


"Mama jangan bicara seperti itu dong ma,, kematian itu bukan permainan ma," ucap Reno.


"Siapa bilang itu permainan Reno,, dengar baik-baik yah anak mama yang paling bego di dunia,, dengan kamu berhubungan terus dengan Fania itu sama saja kamu membunuh mama secara perlahan karena kepikiran terus akan hubungan kamu dengan Fania,," ucap mama Reno.


"Kamu mengerti sampai disitu?" tanya mama Reno.


"Iya aku mengerti kok ma,, tapi ma aku benar-benar tidak bisa memutuskan Fania ma,, dia sudah sering tidur dengan Reno ma,, masa Reno mau tinggalin dia,, mama kan wanita pasti mengertikan sama maksud Reno ma,," ucap Reno sambil melihat mamanya.


"Iya mama mengerti dengan maksud kamu Reno,, makanya kamu jangan tiduri dia lagi,,, kan bukan kamu juga yang mengambil keperawanan dia,, dia sudah tidur dengan laki-laki lain selain kamu,, jadi nggak apa-apa yang penting kamu sudahi hubungan kamu dengan dia,, jangan bertemu dia lagi dan jangan bercinta dengan dia lagi,," ucap mama Reno yang sangat mengerti dengan maksud Reno,, ada ketidaktegaan juga di dalam hati mama Reno kepada Fania karena Reno sering tidur bersama Fania,, tapi apa boleh buat dia terlanjur tahu sifat Fania,, dia begitu tidak suka dengan sifat Fania,, seandainya Fania baik mungkin dia akan merestui tapi Fania tidak baik.

__ADS_1


"Ma nggak bisa begitu dong,, meskipun bukan aku yang pertama tapi aku juga sudah bercinta dengan dia,, aku juga pacar dia ma,, masa aku mau sudahi hubunganku begitu saja padahal aku juga mencintai dia ma,, bahkan sangat mencintai dia,, jadi aku nggak bisa ma untuk yang itu,, Reno mohon sama mama tolong mengerti sama Reno,, biarkan Reno bersama dengan Fania ma,, aku janji bakalan merubah Fania pelan-pelan ma supaya bisa menjadi wanita baik sesuai yang mama sukai,," mohon Reno.


"Gimana kalau kamu nggak bisa merubah sifat dia Reno?" tanya mama Reno sangat serius.


__ADS_2