
"Fan,, kenapa kamu seperti lagi mikirin sesuatu,,, kamu lagi mikirin Citra yah yang lagi pulang bareng dengan Chris?" ucap Rafa sambil menahan tawanya.
Rafa memang sangat senang menggoda Fandi.
"Fan,, cemburu itu bisa hadir tanpa kamu sadari loh,,, jadi kamu harus tau ciri-ciri cemburu itu seperti apa,," ucap Rafa lagi.
"Aduhh apa-apaan sih kamu Rafa,, nggak usah dehh bicara sembarangan,,, aku nggak cemburu sama sekali dan aku juga lagi nggak mikirin Citra yang pulang bersama pria lain,, lagian itu kan hak dia ngapain aku pikirin sih,,," ucap Fandi.
Rara hanya menjadi menggelengkan kepalanya melihat Rafa yang selalu menggoda Fandi.
"Fan,, kamu benar-benar nggak ada perasaan pada Citra? dia itu benar-benar mencintai kamu loh Fan,, terlihat jelas,, dia juga nggak malu mengakui perasaan dia sama kamu,, walaupun kamu tolak padahal aku pikir kamu bakalan menerima dia," ucap Rara sambil mengingat wajah kecewa Citra dan juga Citra yang sedih karena penolakan Fandi.
"Aku nggak mencintai dia Ra,, aku nggak ada perasaan apapun pada dia,," ucap Fandi sambil fokus menyetir mobil.
__ADS_1
"Lalu wanita yang kamu cintai itu siapa Fan? aku baru tau loh karena selama ini aku nggak pernah tuh melihat kamu dekat dengan wanita lain selain aku,, kamu juga nggak pernah curhat sama aku tentang wanita yang kamu cintai," ucap Rara.
Kamu Ra yang aku cintai,, jadi gimana aku mau cerita sama kamu,, sedangkan kamu sudah menjadi calon seseorang,, dan seseorang itu sangat dekat pada aku juga,, tapi perasaan aku sampai saat ini belum hilang sama sekali,, kamu masih menjadi wanita yang menempati hati aku,, makanya aku nggak bisa menerima perasaan Citra pada aku karena pada akhirnya dia akan sedih juga,, dia akan kecewa karena cinta aku bukan untuk dia,, lebih baik aku menyakiti dia di awal daripada nanti,,, aku terima kalau Citra akan membenci aku karena penolakan aku,, aku lebih suka dia membenci aku daripada mencintai aku,,, batin Fandi.
"Nah iya Fan,, siapa wanita itu?" tanya Rafa juga.
"Hmm kalian nggak kenal,, nantilah kalau aku jadi dengan dia baru aku perkenalkan pada kalian," ucap Fandi.
Dan itu nggak mungkin terjadi,,, batin Fandi.
Citra kembali melanjutkan tangisannya di samping Chris yang sedang menyetir mobilnya membuat Chris menjadi kebingungan.
"Cit,, kamu kenapa?" ucap Chris sambil fokus menyetir mobilnya dan sesekali melirik ke arah Citra.
__ADS_1
Citra masih fokus menangis dan belum menjawab pertanyaan Chris.
"Gara-gara tadi yah Cit,,, kamu yang sabar yah,, aku nggak akan bilang sama siapa-siapa kok kalau kamu habis di tolak mentah-mentah dengan cowok,," ucap Chris yang semakin membuat Citra menangis.
"Astaga aku salah bicara yah maaf Cit,, maaf,," ucap Chris lagi.
Setidaknya aku kalah sama kamu Citra,, kamu bisa mengungkapkan perasaan kamu pada orang yang kamu cintai meskipun di tolak,, sedangkan aku,, aku nggak punya keberanian mengungkapkan perasaan aku kepada Rara hingga akhirnya dia sudah dimiliki orang lain saat ini,, batin Chris.
"Kamu itu gangguin aku,,, malu tau,," ucap Citra masih sesenggukan.
Chris langsung tertawa begitu mendengar ucapan Citra.
"Iya dehh maaf,, maaf,, aku pikir kamu nggak punya malu," ucap Chris lagi sambil menahan tawanya.
__ADS_1
Mereka sudah akrab meskipun baru saja saling kenal.
"Chris kamu mau nggak bantuin aku?" ucap Citra tiba-tiba sambil melihat Chris.