Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Yang akan terjadi...


__ADS_3

Orang yang berada di tempat itu langsung diam dan langsung memasang wajah serius,,, mereka tau Rafandra Alexander apalagi Andre yang sudah terjun ke dunia bisnis,, tentu sangat tau siapa itu Rafandra Alexander.


Reno mengernyitkan dahinya begitu melihat ekspresi wajah teman-temannya yang langsung berubah seketika begitu mendengar nama Rafandra Alexander.


Lahh kenapa mereka ini tadi saja mengejek aku sekarang malah memasang wajah tegang seperti ini,, memang sih yang aku ucapkan tadi itu bisa membuat mereka langsung menjadi serius,, tapi nggak gini juga kali,, lucu banget sih ekspresi wajah mereka,,,, belum lagi mereka tau banyak sudah begitu wajah mereka gimana kalau mereka tau lagi sebentar tentang Zahra,, heemm kalau gue foto bagus kali yah,, tapi pasti juga mereka bakalan minta hapus,, batin Reno.


"Udah woy,,, serius amat kalian,, santai aja dong,," ucap Reno.


"Serius aku nanya nih Ren,, kok bisa karena Rafandra Alexander,,, yang kamu maksud Rafandra itu,, anak dari Rafindra kan?" tanya Andre untuk memastikan semuanya.


"Iya Rafandra yang itu,,, emang siapa lagi?" ucap Reno santai.


"Yang belum lama ini habis mengumumkan pernikahan tersembunyi dia kan?" tanya Andre lagi.


"Iya benar yang itu,," jawab Reno lagi.


"Terus apa hubungannya kamu yang marahan dengan Fania sama Rafandra Alexander?" tanya Andre lagi.


"Kamu mau tau banget yah?" tanya Reno.

__ADS_1


"Iyalah mau tau banget,, pakai nanya segala lagi kamu,, ayo cepat beritahu aku,, apa hubungannya," ucap Andre lagi.


"Kamu benar-benar nggak tau apa-apa yah,, jadi gini waktu itu ternyata Rafandra pernah menyukai Zahra dan menembak Zahra,, tapi Zahra tolak karena dia nggak tau kalau yang menembak dia ini anak orang kaya,, seorang Rafandra Alexander makanya dia tolak,, kamu udah tau lah tipe Zahra itu yang kayak gimana, harus kaya raya,," ucap Reno.


"Kan Rafa menyembunyikan identitas dia,, dan tau nggak dia satu kampus dengan Zahra mantan kamu,, dan dia menyukai Zahra makanya dia masuk kuliah disitu,, tapi Zahra nggak beruntung karena kesombongannya,, Rafa sekarang sudah mencintai istrinya yang dia nikahi secara diam-diam bahkan mereka sekelas juga di kampus,, wanita itu terlihat baik daripada Zahra walaupun aku belum pernah bertemu dia langsung tapi terlihat jelas kok,, aku rasa mungkin itu yang membuat Rafa jatuh cinta sama dia bukan sama Zahra lagi,, sweet banget kan mereka,,," ucap Reno lagi.


"Zahra tentu tidak terima dengan semua itu,, dia masih berharap ingin bersama Rafa meskipun itu tidak mungkin lagi lagian dia yang menolak Rafa,, dia malah ingin membuat Rafa mencintai dia lagi seperti dulu,, mengejar-ngejar dia tapi mau bagaimana lagi kalau Rafa sudah mencintai istrinya yang tentu jauh lebih baik dari Zahra,,, Rafa itu tentu tidak buta dalam menilai wanita,, dan ini apesnya aku,, Fania marah sama aku hanya karena aku mendukung istri Rafa,, aku cuma memberitahukan pada Zahra supaya melupakan keinginannya untuk mendapatkan Rafa karena itu percuma saja hanya akan membuang-buang waktu dia apalagi setelah beredarnya video dia,, sudah tentu Rafa tidak akan mau lagi sama dia,, tapi malahan Zahra marah,, dan Fania juga ikutan marah,, sampai sekarang aku belum di maafkan,," curhat Reno.


"Serius nih,, Rafa suka sama Zahra waktu itu Ren?" tanya Andre seakan tidak percaya.


"Iya serius banget aku,, kaget kan kamu,, kalian semua pasti kaget juga kan,, apalagi aku yang tau pertama,, bisa-bisanya Rafa menyukai Zahra,," ucap Reno.


"Iya yah,, berarti udah benar aku meninggalkan Zahra,, karena aku yakin juga kalau dia sampai mendapatkan Rafa waktu itu,, pasti dia akan membuang aku yang sebagai pacarnya waktu itu,," ucap Andre.


"Iya dong sudah pasti itu,, ngapain dia bersama kamu sedangkan ada Rafa yang lebih segalanya,," ucap Reno lagi.


"Tapi masalahnya ini yang lebih penting,,, Fania nggak mau nih baikan sama aku,, bingung juga aku harus merayu dia bagaimana lagi,, abis dia itu susah banget di rayu ya ampun,, padahal aku sangat mencintai dia,, nggak semangat banget aku kalau dia marah sama aku,, kasih saran aku dong supaya bisa semangat lagi biarpun Fania lagi marah sama aku,, atau kasih saran gimana bisa baikan dengan Fania lagi,,, padahal kalau di pikir-pikir aku itu nggak salah apa-apa,,, justru aku memberikan saran yang bagus supaya Zahra tidak menghabiskan waktunya untuk hal yang sia-sia tapi malah begini jadinya,," ucap Reno.


"Iya sih kamu memang nggak salah apa-apa Reno,, lagian gila banget tuh si Zahra masih menginginkan suami orang,, dan Rafa juga terlihat sangat mencintai istrinya,, di tambah lagi video dia yang sudah beredar,, mana mau si Rafa,, aku aja nggak mau lagi sama dia yang memberikan tubuhnya sama preman,, mana jijik banget lagi premannya,," ucap Andre.

__ADS_1


"Iya benar banget,, nggak mikir apa Zahra itu,, nggak habis pikir banget aku,," ucap salah satu teman mereka juga.


"Udahlah itu semua terserah Zahra aja,, yang penting aku sudah memberitahukan dia juga,, mau dengar dan tidaknya terserah dia saja,, yang penting bantu aku dong harus gimana nih biar bisa baikan dengan Fania atau biar aku nggak terlalu lemas gini begitu dia lagi marah sama aku," ucap Reno lagi.


"Cari cewek lain saja,,," ucap Andre yang langsung membuat Tasya melihat kepada Andre.


"Kenapa sayang?" tanya Andre sambil mengernyitkan dahinya.


"Kamu sama aku hanya pelampiasan aja yah jangan-jangan karena putus dengan Zahra?" tanya Tasya penuh selidik yang membuat Reno langsung menahan tawanya.


Rasain kamu Andre,,, sebaiknya aku nggak usah beritahu dia mengenai kelebihan Tasya,, biar dia cari masalah aja terus dapat bogeman dari Tasya,, batin Reno sambil tertawa di dalam hatinya.


"Tentu tidak dong,, aku benar-benar mencintai kamu,, lagian aku yang mutusin Zahra,,, jangan mikir macam-macam dong,, kamu harus percaya sama aku,, lagian aku nggak langsung mencari wanita lain kok,, sewaktu habis memutuskan Zahra,, aku membutuhkan waktu juga untuk mencari wanita lain,, dan aku akhirnya jatuh cinta lagi sama kamu,," ucap Andre cepat.


"Huu lebay banget,,, nggak usah lebay,, nggak lihat apa disini ada yang lagi galau dan ada juga yang lagi jomblo," ucap salah satu teman mereka.


Tasya hanya tersenyum malu-malu begitu mendengar ucapan Andre.


Dasar si Tasya baru begitu aja udah senyum-senyum begitu dia,, aku pikir bakalan ada yang lebih gitu,, yang akan terjadi,, batin Reno.

__ADS_1


__ADS_2