Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Nggak usah takut gitu..


__ADS_3

Reno melongo tidak percaya begitu mendengar ucapan Andre yang sangat tidak pernah di dengar keluar dari bibir Andre itu. Dia tidak menyangka kalau Andre akan berucap seperti itu. Mereka sudah saling tau seberapa nakalnya mereka. Dan begitu mendengar salah satu dari mereka berucap seperti itu tentu saja itu sangat mengejutkan. Reno saja tidak pernah ada kepikiran sampai kesitu untuk mencari istri yang baik karena dia sudah yakin akan bersama Fania mau bagaimana pun Fania,, dia akan menerima apapun yang dimiliki Fania,, karena di pikiran Reno dia tidak akan mendapatkan wanita yang baik,, dia cowok tidak baik. Itu yang selalu ada di pikiran Reno. Dan cintanya kepada Fania. Makanya dia sangat tidak menyangka kalau Andre yang tidak baik ini mau mencari wanita yang baik. Dia benar-benar terkejut.


"Kenapa kamu diam?" tanya Andre.


"Kaget yah begitu dengar ucapan aku?" tanya Andre lagi sambil menahan tawanya karena dia sangat lucu begitu melihat ekspresi wajah Reno.


"Iyalah kaget,, seorang Andre yang tidak baik sama sekali menginginkan wanita yang baik,, gila aja kamu,, lebih baik kamu sama Zahra aja,, jangan kalian pacaran aku takut Tasya akan kenapa-kenapa kalau bersama kamu,,, sepupu aku ini wanita baik-baik biarpun aku nggak baik,, dia nggak cocok sama kamu,, kamu lebih cocok sama Zahra," ucap Reno.


Tasya tampak panik begitu mendengar ucapan dari Reno,, karena dia juga mencintai Andre,, dia tidak mau putus dari Andre sejauh ini Andre tidak pernah macam-macam dengan dia,, mereka jarang bertemu berdua karena Andre mengerti dengan ketakutan Tasya,, dia tidak mau membuat Tasya takut dan mikir macam-macam dengan dia,, dia ingin Tasya selalu nyaman sama dia,, dan dia menyukai gaya berpacaran nya dengan Tasya,, jadilah mereka selalu rame-rame,,, kalau bertemu berdua pun pasti di rumah Tasya,,, ada kedua orang tua Tasya di dalam rumah.


Kedua orang tua Tasya pun menyukai Andre dan mereka belum mengetahui kalau Andre itu teman Reno, sedangkan Tasya juga sudah akrab dengan kedua orang tua Andre,,, belum lama menjalin hubungan Andre langsung memperkenalkannya kepada kedua orang tuanya dan juga telah bilang langsung kepada kedua orang tuanya di hadapan Tasya kalau dia ingin serius dengan Tasya,,, dia ingin menikahi Tasya dan tanggapan kedua orang tua Andre sangat bahagia dan tentu saja menerima keputusan anaknya itu.

__ADS_1


Mereka sempat pesimis pada awalnya mengenai wanita yang akan menjadi istri dari anaknya itu,,, karena mereka tau kalau pacar anaknya itu Zahra waktu itu,,, meskipun Andre tidak pernah mengatakan kepada mereka berdua atau memperkenalkan tapi mereka tetap tau mengenai pergaulan anaknya,, dengan siapa dia menjalin hubungan,, dan mereka tidak menyukai Zahra karena pergaulan Zahra,, sifat Zahra dan juga hubungan mereka yang terlalu bebas serta pengaruh buruk yang diberikan Zahra pada Andre,,, tapi begitu tau bahwa Zahra dan Andre telah putus mereka sangat bahagia luar biasa. Ketika Andre memperkenalkan Tasya mereka ingin sekali langsung melamar Tasya saja. Tentu saja mereka sudah duluan mencari informasi tentang Tasya,, bagaimana keseharian dia.


Tapi Andre cepat bilang kalau Tasya harus menyelesaikan kuliahnya dulu,, barulah dia akan menikahi Tasya,, agar Tasya tidak memikirkan masalah kuliah lagi ketika menikah dengan dia. Tapi dia juga terima saja jika Tasya akan melanjutkan kuliahnya nanti ke jenjang yang lebih tinggi tapi mungkin setelah memiliki anak.


"Ihhh enak aja kamu main suruh-suruh putus,,, aku dan Tasya saling mencintai,, kita nggak akan putus setelah kamu menyuruh kita putus,, kamu pikir aku bisa mendapatkan hati Tasya itu mudah apa,, penuh perjuangan woy,, terus begitu aku sudah mendapatkan aku mau putuskan,, gila aja kamu,,, intinya aku nggak akan putus dengan Tasya,, sekali pun Tasya mutusin aku karena mengikuti keinginan kamu,, aku nggak akan mau,, aku akan menculik dia terus menikahi dia,, kamu nggak bisa apa-apa lagi kalau dia sudah menjadi istriku,," ucap Andre yang membuat Tasya hampir saja tertawa namun di tahannya,,, Tasya teringat dengan perjuangan Andre mendapatkan hati dan kepercayaannya memanglah tidak mudah,, Tasya begitu karena dia takut sama Andre,,, dia takut dengan gaya pacaran Andre,, dia takut hanya di main-mainkan saja. Padahal Andre orangnya setia pada Zahra saja dia setia,, hanya begitu melihat video Zahra yang beredar dia sangat jijik pada Zahra. Dan lama-kelamaan dia sadar wanita seperti apa yang dia mau untuk menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya,, mungkin karena pergaulan Andre juga yang sudah berubah sedikit demi sedikit,, dia lebih banyak ngumpul sama teman-teman yang baik dan sudah jarang ke club.


"Kamu gila yah mau menculik sepupu aku,,," sewot Reno.


"Kenapa tidak kalau itu di butuhkan untuk bisa bersama dia,,, aku itu sangat mencintai Tasya,, kamu nggak usah meragukan itu,, aku serius dengan ucapan aku ini,, kalau aku nggak serius mencintai dia ngapain aku penuh perjuangan untuk mendapatkan cinta dia,,, kamu tanya Tasya aja gimana perjuangan aku yang banting tulang ngejar dia,,, dan aku tau mendapatkan wanita baik-baik itu nggak mudah,,, nggak kayak wanita murahan sangat mudah mendapatkannya,," ucap Andre lagi.


Andre dan Tasya langsung menepuk jidat mereka masing-masing begitu mendengar pertanyaan dari Reno. Sedangkan temannya yang lain langsung menertawakan Reno.

__ADS_1


"Ren,, pokoknya kamu harus kuliah baik-baik yah biar kamu pintar dikit nggak goblok-goblok amat,, heran aku sama kamu,, itu cuma perumpamaan Reno,," ucap Andre gemas.


"Kamu ini sejak tadi aku tanya Tasya,, kamu terus yang jawab,," sewot Reno sambil melihat Andre.


"Yah nggak apa-apa dong,, lagian kamu jangan begitu amat,, nanti kita akan memiliki hubungan yang lebih dekat lagi selain teman,, jadi baik-baiklah juga sama calon keluarga mu ini,," ucap Andre sambil nyengir.


"Ren,, emang benar kok yang dia bilang,, dia itu lama pendekatannya dengan aku,, dan juga nggak mudah karena aku takut sama dia,, dan juga aku baru mau menjalin hubungan dengan seseorang makanya sangat lama aku menerima dia,, tapi dia nggak pantang menyerah sih,, jadi aku menerima dia,, dan dengan syarat juga kalau aku tidak sama dengan mantannya,," ucap Tasya malu-malu dan Andre langsung mengusap rambut Tasya gemas sambil tersenyum.


Menurut Tasya jika pria itu sangat mencintai dirinya tentu dia tidak akan merusak dirinya,, dan menjaga dirinya. Makanya kalau Andre mau macam-macam pada dirinya sebelum sah sudah pasti dia akan langsung memutuskan Andre. Andre juga tidak tau kalau Tasya jago bela diri. Tasya sengaja tidak bilang.


"Hee tangan kamu tuh di jaga,," ucap Reno cepat sambil memindahkan tangan Andre dari rambut Tasya.

__ADS_1


Andre menggelengkan kepalanya melihat Reno sambil tersenyum,, Andre sadar walaupun Reno nakal tapi dia juga sangat menjaga keluarganya apalagi yang wanita,, karena Reno tau betul pria itu seperti apa.


"Reno,, aku nggak akan seperti dulu lagi jadi kamu tenang saja,, nggak usah takut gitu,, tadi itu hanya ungkapan sayang aku sama dia,,, dan kamu harus tau ini aku nggak pernah menciumnya,, aku ingin menciumnya kalau udah nikah,, karena kalau sah itu bebas dan juga baru pertama melakukan di saat udah sah itu pasti beda rasanya,," ucap Andre sambil senyum-senyum.


__ADS_2