Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Sedang mengawasi Rara,,


__ADS_3

Rafa pun langsung melihat ke arah Chris.


"Chris kamu sekarang lagi jomblo nggak?" ucap Rafa sambil melihat Chris.


"Iya aku jomblo,," jawab Chris refleks.


"Nah ini ada Chris yang jomblo dan juga nggak kalah tampan dari Fandi,, apa kamu nggak bisa mempertimbangkan gitu untuk pindah ke lain hati saja," ucap Rafa yang membuat Citra dan Chris melongo begitu mendengar ucapan Rafa yang lancar mengalir seperti air.


Biar dia nggak dekat-dekat istriku,, aku nggak suka dia terlalu dekat dengan istriku meskipun mereka teman,, jadi dia harus secepatnya punya kekasih,,, batin Rafa sambil melihat Chris.


"Chris kamu mau kan? Citra juga cocok loh kalau bersama kamu," ucap Rafa lagi sambil melihat Chris.


"Rafa apa-apaan sih tanya seperti itu pada Chris,," ucap Citra sambil melihat Rafa.


"Nggak enak tau sama Chris,," ucap Citra lagi.


"Kan cuma tanya aja,, siapa tau aja kan kalian ini jodoh yang baru bertemu,," ucap Rafa lagi.


Tiba-tiba Fandi datang dan mengernyitkan dahinya begitu melihat Citra yang sedang menangis.

__ADS_1


Kenapa lagi nih Citra,, dia ini semenjak habis diculik langsung benar-benar aneh banget,, aku sampai nggak mengenali dia lagi,, dia benar-benar beda banget dengan yang dulu,, waktu pertama kali aku ketemu dengan dia,, batin Fandi sambil melihat Citra.


Semua mata pun tertuju pada Fandi, Citra dengan cepat menghapus air matanya.


"Ini dia pelakunya," ucap Rafa sambil melihat Fandi membuat Fandi tampak kebingungan.


"Pelaku apaan sih,, nggak jelas banget kamu Rafa," ucap Fandi yang masih memasang wajah bingungnya.


"Kamu juga Citra ngapain kamu nangis?" ucap Fandi lagi sambil melihat Citra.


"Dia nangis karena kamu masih nanya lagi," ucap Rafa.


"Menurut kamu gitu tapi menurut Citra beda,," ucap Rafa.


Ya ampun Rafa buat aku malu saja nih sama Fandi,, batin Citra.


"Udah-udah nggak usah ribut," ucap Rara.


"Nggak ribut kok sayang tapi aku cuma memberitahukan saja kepada Fandi si manusia tega ini pada Citra," ucap Rafa.

__ADS_1


"Hmm nggak jelas banget sih kamu Rafa,," ucap Fandi.


"Aku jelas kali,, kamu aja yang nggak jelas tuh," ucap Rafa.


"Oh iya,, kamu kenapa balik lagi? menyesal kamu nolak Citra,, iyakan?" ucap Rafa sambil melihat Fandi.


"Apaan sih aku nggak menyesal karena itu yang terbaik buat aku dan juga Citra,,, jadi nggak usah bahas itu lagi,,, aku balik karena ini mengenai Rara," ucap Fandi yang langsung memasang wajah seriusnya.


Rafa pun langsung memasang wajah seriusnya begitu melihat Fandi yang sedang serius karena itu berarti ada yang mencurigakan lagi.


Hmmm sebegitu nggak berartinya aku Fandi buat kamu,, tapi kenapa aku masih mencintai kamu,, dan berharap sama kamu,, batin Citra sambil melihat Fandi.


Sedangkan Chris hanya menjadi pendengar dan menyimak saja.


"Ada apa dengan istriku?" tanya Rafa langsung.


"Iya Fan ada apa?" tanya Rara juga.


"Tadi waktu aku mau ke mobil,, aku melihat seorang pria yang mencurigakan,, gerak-gerik dia buat aku curiga,, dan benar saja dugaan aku dia suruhan seseorang,, aku mendengar dia berbicara melalui telfon tadi,, memang dia tidak menyebutkan nama Rara tapi aku benar-benar curiga kalau pria itu sedang mengawasi Rara,," ucap Fandi yang benar-benar serius.

__ADS_1


__ADS_2