Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Memang kenyataannya,,


__ADS_3

"Ya ampun cobaan macam apa ini, harus gitu aku dengar kata-kata seperti itu,, kan jiwa jomblo ku meronta-ronta Ana," ucap Citra sambil mengerucutkan bibirnya.


Ana pun langsung tertawa begitu mendengar ucapan Citra.


"Yah abis tadi kamu ngajak Cit,, yah gitu,, Reno melarang ku jika nggak keluar bareng dia," ucap Ana sambil nyengir melihat Citra.


"Hmm iya deh,, kita nggak usah keluar shopping,, masih banyak kok baju disini,, daripada nanti kamu minta izin terus Reno nemenin kamu,, hmm bisa semakin meronta-ronta jiwa jomblo ku jika kalian bermesraan di depanku," ucap Citra sambil melihat Ana.


"Iya kita nggak usah keluar,," ucap Ana lagi.

__ADS_1


"Hmm mungkin yah Reno melarang kamu keluar tanpa dia tuh,, karena dia takut kamu kenapa-kenapa Ana, kan kalau orang mau nikah tuh jangan terlalu rajin keluar rumah,, ada baiknya di rumah aja," ucap Citra sambil melihat Ana.


"Entahlah Citra,, itu hanya Reno aja yang tau alasannya,, nanti kamu tanyakan langsung aja yah pada Reno,, ucap Ana sambil tersenyum.


"Hmm malas banget,, nanti Reno malah gangguin aku,, jomblo kepo," ucap Citra.


"Ehh tapi Reno semakin posesif yah pada kamu,, padahal pernah nggak tuh,, tapi begitu ada status beh langsung dijaga,, hmmm pasti rumah tangga kamu sangat bahagia nantinya Ana,, menikah dengan orang yang mencintaimu dan juga kamu cintai,, lima anak yah Ana,, jangan hanya dua,, banyak anak bagus nanti aku yang jagain sambil menunggu jodoh," ucap Citra lagi.


Citra pun langsung tertawa begitu mendengar ucapan Ana,, apalagi melihat ekspresi wajah Ana yang terlihat memang benar-benar ketakutan dan sangat polos tak tau apa-apa,, Citra juga sebenarnya tidak tau apa-apa mengenai malam pertama,, walaupun Citra sudah sering pacaran tapi dia tidak pernah melakukan hal lebih,, di luar saja Citra terlihat nakal dan centil,, tapi sebenarnya ketika berpacaran dengan Citra dia tak pernah mau melakukan hal lebih sebelum menikah.

__ADS_1


"Ana, kalau urusan malam pertama dan urusan ranjang serahkan saja pada pria,, mereka pasti yang gerak lebih dulu,, kamu mah pasrah aja,, yang penting kamu jangan kabur yah kalau Reno mulai mencolek-colek kamu,," ucap Citra lalu tertawa karena melihat ekspresi terkejut Ana.


"Citra,, pikiran kamu itu yah,, kapan sih bisa bersih,, ya ampun heran banget aku," ucap Ana sambil geleng-geleng kepala.


"Itu memang kenyataannya Ana,, makanya tanya-tanya juga pada orang yang sudah menikah biar kamu ada sedikit gambaran,, seperti aku yang selalu kepo,, jadi aku sudah tau sedikit gambaran mengenai malam pertama," ucap Citra lagi.


"Hmm sudahlah,, bicara dengan kamu malah membuat aku semakin takut aja dan bingung,, lebih baik sekarang pilihkan aku baju aja deh," ucap Ana.


"Baiklah, tapi kamu harus ingat yah kata-kata ku,, karena itu beneran Ana," ucap Citra lagi.

__ADS_1


Ana pun hanya menganggukkan kepalanya.


Sementara di tempat lain Fandi sedang jalan bersama Delia.


__ADS_2