
Seketika menjadi hening begitu mereka mendengar ucapan Citra yang blak-blakan kepada Fandi.
Sedangkan Rara benar-benar bingung dengan Citra yang langsung mengungkapkan perasaannya pada Fandi padahal Citra bilang kalau dia tidak mau di tau dulu bahwa dia menyukai Fandi.
Citra ini aneh banget,, katanya rahasia lah kok dia bongkar sendiri,, tapi ya sudahlah mungkin ini yang lebih baik,, dia mengungkapkan langsung pada Fandi,, supaya Fandi bisa sedikit demi sedikit membuka hatinya buat Citra,, batin Rara sambil melihat Citra dan Fandi secara bergantian.
"Cit,, beneran kamu suka sama Fandi?" tanya Rafa sambil melihat Citra.
"Iya dong beneran,, aku itu mencintai Fandi,, hanya Fandi nggak peka aku berikan kode,, jadi aku menyimpulkan bahwa Fandi tidak bisa di buat seperti itu,, aku harus mengungkapkannya langsung biar dia langsung mengerti,," ucap Citra dengan kepedean tingkat tinggi.
Fandi masih terdiam begitu mendengar ucapan Citra.
__ADS_1
"Wahh Citra to the point sekali,, Fandi jarang-jarang loh cewek seperti Citra,,, kamu cocok dengan Citra,, mau aja Fan,," ucap Rafa sambil melihat Fandi yang masih diam membisu.
Chris hanya menyaksikan kejadian itu,,, sekaligus merasa takjub pada Citra yang langsung mengungkapkan perasaannya padahal dia adalah seorang wanita.
"Fandi,, kamu kayak cewek aja,, ayo jawab,, Citra lagi mengungkapkan perasaan dia tuh sama kamu," ucap Rafa lagi.
"Apaan sih Rafa,," ucap Fandi.
"Ya ampun siapa juga coba yang ngomong sembarangan,, aku benar-benar mencintai kamu,," ucap Citra lagi.
"Astaga kamu kerasukan setan apa sih,, kita ini musuh jangan cintai aku,, karena aku nggak mencintai kamu,, aku mencintai wanita lain sampai detik ini aku masih sangat mencintai dia,, jadi jangan buang-buang waktu kamu untuk mencintai aku,, carilah pria lain,," ucap Fandi yang langsung membuat Citra benar-benar merasa patah hati namun Citra sudah tau akan seperti itu yang didengar dari Fandi.
__ADS_1
Aku nggak bisa mencintai pria lain,, aku benar-benar jatuh cinta sama kamu Fandi,, batin Citra sambil melihat Fandi.
Rara benar-benar merasa kasihan pada Citra yang ditolak mentah-mentah oleh Fandi,, namun dia juga tidak bisa ikut campur karena itu keputusan Fandi,, tapi Rara juga benar-benar penasaran akan wanita yang dicintai oleh Fandi.
Begitupun Rafa juga ikut penasaran dengan wanita yang dicintai Fandi,, sekaligus dia juga merasa kasian pada Citra,, yang sudah mengungkapkan perasaannya namun ditolak mentah-mentah oleh Fandi.
"Siapa wanita itu?" tanya Citra yang juga benar-benar sangat penasaran akan wanita beruntung yang dicintai oleh Fandi,,, sebelumnya Citra menyangka wanita itu adalah Rara. Karena dia bisa melihat tatapan dan juga sisi lain dari Fandi apabila dia bersama Rara.
"Kenapa kamu harus tau,, aku nggak perlu memberitahukan sama kamu kan,, yang penting aku sudah mencintai wanita lain dan aku nggak mungkin mencintai kamu,, jadi lebih baik lupakan saja perasaan kamu sama aku karena itu akan menyakiti hati kamu sendiri,," ucap Fandi sambil melihat Citra.
"Sudah aku katakan pernah,, kamu jangan sampai jatuh cinta sama aku karena kamu akan sakit hati,, kenapa juga kamu bisa jatuh cinta sama aku,, apa kamu lupa kita ini nggak akur,," ucap Fandi lagi.
__ADS_1
"Rara kan wanita yang kamu cintai?" ucap Citra.