
"Ana kok kamu diam?" ucap Reno begitu tidak mendengar suara Ana.
"Kamu lagi mikirin apa?" tanya Reno lagi.
"Emm nggak mikirin apa-apa kok,," ucap Ana cepat.
"Massa sih,, kamu jujur aja sama aku,, kamu lagi mikirin apa?" tanya Reno lagi yang tidak percaya dengan perkataan Ana.
"Beneran aku lagi nggak mikirin apa-apa kok,," ucap Ana.
"Ayolah kamu jujur saja,, kamu jangan menutup-nutupi sesuatu sama aku,, atau jangan-jangan kamu kepikiran nanti ketika kita jalan-jalan,, kamu kepikiran sama aku,, dengar yah Ana,, kamu itu nggak merepotkan sama sekali,, jadi kamu jangan memikirkan sesuatu yang bukan-bukan yah,," ucap Reno karena tau pasti Ana akan kepikiran hal itu.
Iya Reno,, aku juga memikirkan itu,, aku benar-benar nggak enak jadi beban kamu,, padahal kamu bisa mendekati wanita lain,, aku nggak mau kamu menghabiskan waktu kamu sama aku,, aku nggak berguna seperti ini,, batin Ana.
__ADS_1
"Reno,, sebaiknya waktu kamu gunakan untuk mendekati wanita lain,, jangan sama aku terus,, nanti nggak ada wanita yang mau dekat sama kamu karena kamu bersama aku terus,, nanti mereka salah paham dengan kedekatan kita,, aku nggak mau menjadi penghalang siapa-siapa,," ucap Ana pada Reno.
"Ana jangan pernah kamu berpikiran seperti itu yah,, aku nggak ada niat untuk mendekati wanita lain,, aku juga nggak apa-apa kalau wanita lain berpikiran macam-macam dengan kedekatan kita,, aku sih santai-santai aja, jadi kamu nggak usah mikir macam-macam yah,, karena aku nggak bakalan mau kalau kamu menyuruh aku menjauhi kamu,," ucap Reno.
Ya ampun Reno keras kepala banget sih,, padahal ini semua kan demi kebaikan dia,, aku nggak mau dia jadi dijauhi wanita lain hanya karena aku,, batin Ana yang benar-benar bingung pada Reno.
"Ana sebaiknya kamu istirahat saja yah,, dan jangan pernah mikir macam-macam,, satu hal yang perlu kamu ingat kamu itu bukan beban dan kamu nggak pernah ngerepotin aku,,," ucap Reno lagi.
"Ehh kok malah gitu sih?" ucap Reno lagi.
"Iya Reno,, aku mau istirahat sekarang,," ucap Ana lagi.
"Oke,, istirahat lah,," ucap Reno lagi sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ya udah aku tutup yah panggilan telepon nya," ucap Ana lagi.
"Oke,," ucap Reno.
Ana pun segera menutup panggilan telfonnya begitu mendengar ucapan Reno.
"Hmm nggak nyangka kalau akan seperti ini hubungan aku dengan Reno,, padahal sebelumnya kita nggak akur,, karena Fania kita jadi seperti ini,, Reno pasti hanya menebus kesalahan Fania saja makanya dia baik sama aku,," ucap Ana yang merasa ada yang lain dengan perasannya begitu mengingat hal itu.
"Hmm sebaiknya aku tidur saja nggak usah mikirin hal-hal yang lain," ucap Ana lagi sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.
Sementara Chris yang berada di kamarnya sedang bahagia-bahagianya karena mengingat dirinya yang tidak lama lagi akan bersama dengan Rara,, wanita yang sangat dia cintai meskipun Rara telah menikah dengan Rafa.
"Memang benar yang orang katakan cinta itu buta,, buktinya aku masih sangat mencintai kamu Rara meskipun kamu sudah bersama dengan Rafa,, tunggu aku Ra, kita akan hidup bahagia berdua tanpa Rafa,," ucap Chris di dalam kamarnya sambil memandang foto Rara yang sangat banyak di dalam kamarnya.
__ADS_1