Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Lain kali jangan begitu,,,


__ADS_3

Citra benar-benar shock dan merasa malu kepada Fandi dan yang lainnya begitu sandiwara nya diketahui.


Ya ampun kok jadi gini sih,, malu banget,, harus bilang apa dong nih? kalau udah seperti ini,, batin Citra sambil melihat Fandi dan yang lainnya.


"Hmm dasar tukang bohong,," ejek Fandi lagi.


"Terserah ku dong,," ucap Citra.


"Udah kalian nggak usah berisik dulu,, kasihan tuh Rara,, dia tuh masih dirawat tapi malah mendengar kalian berisik seperti ini," ucap Aldi menengahi pertengkaran Citra dan Fandi.


"Dia tuh yang duluan,, marahin dia aja," ucap Citra sambil melihat Aldi.


"Hmm tukang bohong," ejek Fandi lagi yang juga lupa akan dirinya yang bohong juga mengenai hubungannya dengan Delia.


Kok mereka begitu yah? kak Fandi juga sepertinya lupa,, dia kan bohong juga mengenai hubungannya,, batin Delia sambil melihat Fandi dan Delia secara bergantian..


"Iya,, iya,, nggak usah berisik dulu, kalau mau berisik kalian keluar aja," ucap Aldi lagi.


Rara hanya geleng-geleng kepala melihat Fandi dan Citra.


"Aku mau pulang aja yah, aku bosan disini, aku mau dihotel aja,, lagian aku sudah nggak kenapa-kenapa juga," ucap Rara yang mengalihkan keributan antara Fandi dan Citra.


"Jangan dulu sayang,, besok aja yah," ucap Rafa yang masih khawatir pada Rara.

__ADS_1


Rara pun menggelengkan kepalanya pertanda tidak setuju dengan ucapan Rafa.


"Nggak mau,, aku maunya dihotel aja,, disini nggak enak," ucap Rara mencari alasan meskipun ruang rawatnya di rumah sakit itu adalah ruangan yang paling bagus.


"Baiklah,, tapi diperiksa dokter dulu yah, kalau dokter bilang bisa baru kita pulang," ucap Rafa lagi.


"Iya," ucap Rara yang mengalah karena dia sangat tau suaminya.


Rafa pun segera memanggil dokter untuk memeriksa istrinya. Sedangkan yang lainnya langsung duduk santai menunggu dokter yang akan memeriksa Rara.


Fandi dan Citra terus tatap-tatapan.


Apa yang membuat Citra bohong yah? kok dia sampai bohong mengenai hubungannya dengan Chris,, batin Fandi penuh tanda tanya.


Akhh ngapain sih aku pikirkan,, nggak penting banget,, batin Fandi sambil melirik sebentar ke arah Citra.


Sementara Citra...


Hmm abis ini aku pasti diledekin terus,, ya ampun kenapa sih secepat ini ketahuannya,, batin Citra.


################


Pada akhirnya Rara pun diizinkan untuk pulang.

__ADS_1


Rara dan yang lainnya kembali ke hotel.


"Kalian istirahat yah,," ucap Rafa kepada yang lainnya.


"Iya," ucap Aldi.


Mereka pun segera ke kamar mereka.


Rara dan Rafa saja lah yang beda kamar karena mereka telah menikah,, sedangkan yang lainnya yang belum menikah berada dalam satu kamar yang terbagi cewek dan cowok.


"Cit,, kamu kok sampai segitunya sih bohong? akhirnya malu kan jadinya kalau ketahuan," ledek Ana kepada Citra.


Citra yang baru rebahan kembali terbangun dari rebahan nya karena ejekan Ana.


"Udah deh nggak usah gangguin aku melulu,, aku lelah tau," ucap Citra yang memang sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi begitu rahasianya ketahuan...


"Iya deh,, tapi lain kali jangan begitu yah, kalau jomblo mah jomblo aja,, seperti aku ini,, yang penting kan bahagia meskipun jomblo," ucap Ana lagi lalu sengaja menertawakan Citra.


Hingga tiba-tiba ponsel Ana berdering menandakan ada pesan masuk. Ana dengan segera melihat pesan masuk di ponselnya.


##############


Sambil nunggu up,, mampir ke novel author yah judulnya "Istri Bayaran"

__ADS_1


mksh sebelumnya😊🙏


__ADS_2