Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Fandi dan Delia...


__ADS_3

Delia sedikit terkejut begitu mendengar ucapan Fandi,, karena dia belum menyiapkan apapun,, mental pun belum dia siapkan.


Fandi yang melihat Delia seperti orang kebingungan langsung mengernyitkan dahinya.


"Ada apa Delia? kamu nggak mau ikut aku? atau kamu masih ada urusan lain?" tanya Fandi sambil melihat Delia.


Delia pun langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil melihat Fandi.


"Emmm bukan gitu juga sih,, aku hanya belum siap aja,, nanti aku salah ngomong atau melakukan hal yang salah gitu,, kan aku belum ada persiapan sama sekali,, nanti gagal semua kan nggak bagus,," ucap Delia sambil melihat Fandi.


"Oh itu kamu tenang aja,, itu nggak akan terjadi kok,, dibawa santai aja yah nanti jangan terlalu tegang,, nanti karena kamu tegang malah membuat semuanya terbongkar,, natural saja sikap mu,, seperti orang pacaran pada umumnya,," ucap Fandi meyakinkan Delia.


Delia pun menganggukkan kepalanya pertanda setuju dengan omongan Fandi.


"Oke,, ayo kita ke rumah Rafa sekarang,," ucap Fandi lagi.


Delia pun akhirnya mengikuti Fandi ke rumah Rafa.


#############

__ADS_1


Sementara di rumah Rafa,, Citra benar-benar tidak bersemangat,, dia terus kepikiran dengan kekasih Fandi,, dia terus memikirkan wajah kekasih Fandi.


Wanita itu pasti cantik banget,, dia bisa mendapatkan Fandi,, dia pasti sangat istimewa,, karena Fandi bisa jatuh cinta pada dirinya,, hmm aku benar-benar nggak siap bertemu dengan kekasih Fandi,, batin Citra.


"Cit,, kamu kenapa?" tanya Chris sambil melihat Citra yang sejak tadi tampak sedang berpikir.


Citra sedikit terlonjak kaget begitu mendengar pertanyaan Chris.


"Emm nggak kenapa-kenapa kok,," ucap Citra cepat.


"Nggak mungkin deh,, kamu lagi mikirin apa?" tanya Chris lagi sambil melihat Citra.


"Beneran kok,, aku lagi nggak mikirin apa-apa,," ucap Citra lagi.


"Yah nggak dong Ana,, kamu apa-apaan sih aku nggak mikirin Fandi sedikit pun,, ngapain pikirkan pacar orang coba,," ucap Citra cepat.


"Yah siapa tau aja," ucap Ana lagi.


Hmm sepertinya dugaan aku benar,, batin Ana.

__ADS_1


"Lalu kamu ada masalah apa Cit? ayo cerita kita akan dengerin kok dan beri kamu solusi pastinya,," ucap Rara lagi.


"Nggak ada kok Ra,, aku nggak ada masalah apa-apa,, aku hanya nggak nyangka aja kalau sekarang aku udah nggak jomblo,, aku udah punya kekasih,," ucap Citra sambil berusaha tersenyum agar tidak banyak pertanyaan lagi untuk dirinya.


Hmmm ini semua kan nggak beneran Cit,, kamu selalu saja membohongi diri kamu sendiri,, batin Chris.


"Oh gitu Citra,," ucap Rafa.


"Chris segera lamar dia biar dia lebih nggak nyangka lagi,," ucap Rafa lagi sambil menahan tawanya.


Citra dan Chris langsung terlonjak kaget begitu mendengar ucapan Rafa.


"Apaan sih Rafa,, nggak semudah itu kali,," ucap Citra.


"Mudah kok,, asal kalian sama-sama mau," ucap Rafa.


"Perlu banyak persiapan untuk sampai ke tahap itu,," ucap Citra lagi.


"Aku aja nggak banyak persiapan tuh,," ucap Rafa lagi yang mengingat dirinya bisa menikah dengan Rara.

__ADS_1


"Yah kalian beda," ucap Citra lagi.


Citra dan Rafa terus saja adu pendapat hingga mereka berdua langsung terdiam begitu melihat Fandi dan Delia.


__ADS_2