
Fandi langsung melihat ke arah Citra dengan tatapan kesal,, namun Citra hanya tersenyum manis saja pada Fandi lalu kembali melihat Chris.
Ngapain sih Citra malah menyuruh dia gabung disini,,, aku mau melarangnya pasti istri aku bakalan tidak terima,, tapi kalau dia disini bawaannya aku kesal terus melihat dia yang sangat akrab dengan istriku, mana sepertinya dia ada rasa sama istriku,, karena ekspresi wajah dia benar-benar berubah begitu tau istriku sudah menikah,, batin Rafa yang mulai tidak tenang sekaligus kesal.
"Emmm nggak apa-apa nih kalau aku gabung disini? jangan sampai kalian mau ada obrolan penting aku nggak enak,," ucap Chris yang sebenarnya hanya mencari alasan saja agar dia tidak ikut gabung bersama Rara,, karena dia benar-benar tidak sanggup melihat kemesraan Rara dan Rafa lama-lama.
Nah bagus banget kamu bicara seperti itu,, batin Rafa yang sangat bahagia.
"Kita nggak ada obrolan penting kok,, tenang aja,, jadi kamu gabung disini aja Chris," ucap Rara yang langsung membuat senyum Rafa memudar.
Citra benar-benar menahan tawanya ketika melihat ekspresi wajah Rafa.
Hmm istriku kenapa ditahan sih,, batin Rafa.
"Oh ya udah aku disini aja kalau gitu,, gabung bareng kalian," ucap Chris sambil melihat Rara.
__ADS_1
Sepanjang mereka makan siang,, Citra tidak henti- hentinya membuat Rafa cemburu,, dan Rara yang benar-benar polos tidak peka sama sekali kalau Rafa sedang cemburu pada dirinya.
###########
"Ra aku balik dulu yah,," ucap Chris begitu mereka berada di dekat mobil Rafa.
"Sama aku nggak pamit nih,, padahal tadi kita udah kenalan loh dan juga udah ngobrol banyak," ucap Citra yang langsung membuat Fandi bergidik ngeri melihat Citra yang seperti itu.
"Mau pamit juga kok," ucap Chris sambil tersenyum.
"Senyuman kamu tiada pernah bisa aku lupakan," ucap Citra lagi.
Citra hanya senyum-senyum tidak jelas begitu Fandi seperti itu.
"Iya kok,, lagian aku tau pasti Citra hanya bercanda saja,," ucap Chris sambil melihat Fandi dan Citra secara bergantian.
__ADS_1
"Kalian cocok,," ucap Chris yang sengaja mau menggoda Fandi dan Citra.
"Nggak cocok sama sekali,,, dia ini wanita tidak jelas bisa-bisanya kamu bilang aku cocok dengan dia,, dan kamu nggak lihat apa wajah dia sedang memar-memar gitu bisa-bisanya kamu bilang aku cocok dengan dia," cerocos Fandi cepat.
Rara dan Rafa hanya jadi penonton terbaik saja.
"Ya ampun kalau ini sudah sembuh aku tuh cantik tau,, dan juga cocok sama kamu," ucap Citra sambil tersenyum manis pada Fandi.
Fandi lagi-lagi bergidik ngeri melihat Citra yang seperti itu pada dirinya.
Chris langsung tersenyum melihat Citra dan Fandi yang selalu ribut sejak makan siang bersama mereka tadi.
"Iya benar kok yang dikatakan Citra,, pasti kalau memar diwajahnya sudah sembuh dia akan terlihat semakin cantik, sedangkan sekarang aja sudah cantik,," ucap Chris,, yang sebenarnya ingin tau alasan wajah Citra bisa menjadi seperti itu namun dia merasa tidak enak terlalu banyak bertanya.
"Tuh kan akhirnya ada juga yang mengerti dengan kecantikan aku ini,," ucap Citra dengan bangganya.
__ADS_1
"Nggak sama sekali," ucap Fandi dengan santainya.
"Aku mencintai kamu Fandi,," ucap Citra to the point.